6 Tim yang Belum Menang hingga Pekan Ke-7 Saudi Pro League 2026/2027

Enam tim belum meraih kemenangan hingga pekan ketujuh Saudi Pro League 2026/2027: Al-Khaleej, Al-Shabab, Al-Fateh, Al-Faisaly, Al-Taawoun, dan Abha Club.
Al-Khaleej menjadi yang terbaik di antara enam tim tanpa kemenangan dengan lima hasil imbang, menempati posisi ke-13; Al-Shabab menyusul di peringkat ke-14 dengan empat poin.
Abha Club berada di dasar klasemen setelah hanya meraih dua hasil imbang dan lima kekalahan, sementara Al-Taawoun menelan kekalahan 0-6 dari Al-Hilal pada pekan ketujuh.
Saudi Pro League 2026/2027 telah merampungkan pertandingan pekan ke-7 sebelum jeda internasional. Saat tim-tim papan atas mulai nyaman mengamankan poin, ada enam tim yang justru masih terseok-seok, bahkan belum pernah merasakan kemenangan. Berikut enam tim yang belum meraih kemenangan hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027 tersebut.
1. Al-Khaleej meraih 5 keimbangan dan 2 kekalahan hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027
Perjalanan Al-Khaleej pada awal musim Saudi Pro League 2026/2027 diwarnai tren kurang memuaskan lantaran belum memetik satu pun kemenangan hingga pekan ketujuh. Skuad berjuluk Al-Danah tersebut memulai kompetisi dengan tiga hasil imbang secara beruntun, yakni 0-0 saat berhadapan dengan Al-Taawoun, 0-0 melawan Al-Shabab, dan 1-1 waktu bertandang ke markas Abha Club. Walau pertahanan mereka sempat tampil cukup rapi pada tiga laga awal, tumpulnya lini serang membuat Al-Khaleej gagal mengamankan poin penuh.
Performa Al-Khaleej kian terpuruk pada pekan keempat dan kelima usai menelan kekalahan telak 1-5 dari Al-Hilal serta tumbang 0-3 di tangan Neom SC. Upaya untuk bangkit pada dua laga berikutnya hanya membuahkan skor imbang 0-0 melawan Al-Riyadh dan 1-1 saat menjamu Al-Nassr. Catatan 5 keimbangan serta 2 kekalahan dari 7 pertandingan awal ini membuat Al-Khaleej kini tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027.
2. Al-Shabab meraih 4 keimbangan dan 3 kekalahan hingga pekan Ke-7 Saudi Pro League 2026/2027
Al-Shabab mengawali Saudi Pro League 2026/2027 dengan tren yang sangat mengkhawatirkan. Klub berjuluk White Lions tersebut tercatat hanya mampu mengumpulkan 4 poin dari hasil 4 keimbangan dan 3 kekalahan. Catatan minor ini menempatkan Al-Shabab di posisi ke-14 klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027.
Perjalanan sulit mereka dimulai saat takluk 1-3 dari Al-Qadsiah pada laga pembuka. Mereka kemudian meraih hasil imbang secara beruntun saat menghadapi Al-Khaleej dengan skor 0-0, Al-Riyadh dengan skor 3-3, dan Al-Hazem dengan skor 1-1. Performa dari skuad asuhan Thomas Letsch kian merosot setelah menerima dua kekalahan beruntun saat menjamu Al-Hilal dengan skor 0-2 serta saat melakoni laga tandang ke markas Al-Kholood dengan skor 1-2. Hasil imbang tanpa gol (0-0) saat menjamu Al-Fayha makin memperpanjang puasa kemenangan mereka hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027.
3. Al-Fateh meraih 3 keimbangan dan 4 kekalahan hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027
Al-Fateh mencatatkan awal musim yang cukup buruk dalam mengarungi Saudi Pro League 2026/2027. Skuad asuhan Pelatih Khaled Al-Atwi ini terdampar di papan bawah klasemen lantaran belum mencatatkan kemenangan dari tujuh laga awal. Perjalanan mereka dimulai saat tumbang 0-3 dari Al-Nassr pada laga pembuka, lalu berlanjut dengan kekalahan 0-1 saat menjamu Al-Ettifaq. Mereka meraih 3 poin lewat 3 kali hasil imbang beruntun saat menghadapi Al-Faisaly dengan skor 1-1 serta bermain tanpa gol 0-0 kala berhadapan dengan Al-Ittihad dan Al-Taawoun.
Harapan untuk bangkit pada dua pertandingan berikutnya justru sirna lantaran pertahanan Al-Fateh sangat rapuh. Mereka dipaksa mengakui keunggulan Al-Diriyah dengan skor 1-2 di kandang sendiri sebelum kembali takluk 2-4 saat bertandang ke markas Neom SC. Catatan 3 keimbangan dan 4 kekalahan ini membuat mereka terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027.
4. Al-Faisaly meraih 3 keimbangan dan 4 kekalahan hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027
Al-Faisaly kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Arab Saudi usai mengakhiri Saudi First Division League 2025/2026 di posisi runner-up. Kendati demikian, proses adaptasi tim berjuluk The Burgundy di Saudi Pro League 2026/2027 ini berjalan cukup terjal. Hingga pekan ketujuh, Al-Faisaly belum pernah meraih kemenangan dan terdampar di papan bawah klasemen sementara. Dari 7 laga awal yang sudah dilakoni, mereka hanya mampu mengumpulkan 3 poin lewat torehan 3 keimbangan serta 4 kekalahan.
Rangkaian hasil kurang memuaskan Al-Faisaly dimulai sejak pekan pertama saat takluk 2-4 di markas Al-Hilal, lalu kembali menyerah 0-2 dari Neom SC. Harapan kebangkitan sempat muncul ketika mereka memetik poin perdana lewat hasil imbang 1-1 kontra Al-Fateh pada pekan ketiga, meski setelah itu kembali tersungkur 1-3 saat melawat ke kandang Al-Qadsiah pada pekan keempat. Lini pertahanan Al-Faisaly kemudian mencatatkan dua clean sheet saat menahan imbang Al-Hazem dan Al-Ettifaq dengan skor kacamata (0-0)secara beruntun pada pekan kelima dan keenam. Akan tetapi, tren tanpa kemenangan tersebut terus berlanjut setelah mereka dipaksa mengakui keunggulan Al-Ittihad dengan skor 1-3 pada pekan ketujuh. Hasil kurang memuaskan dari 7 laga awal ini membuat pasukan asuhan Pelatih Giovanni Solinas kini berada di posisi ke-16 klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027.
5. Al-Taawoun meraih 3 keimbangan dan 4 kekalahan hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027
Al-Taawoun mencatatkan awal musim yang sangat mengecewakan di Saudi Pro League 2026/2027. Performa ini berbanding terbalik jika dibandingkan dengan pencapaian musim lalu, saat mereka mengakhiri liga di posisi ke-6 klasemen akhir. Hingga pekan ke-7, skuad asuhan Pelatih Zarko Lazetic ini belum mengantongi satu pun kemenangan dan terperosok di papan bawah klasemen.
Rangkaian hasil buruk mereka diawali dengan skor imbang 0-0 melawan Al-Khaleej, kekalahan 2-3 dari Al-Kholood, serta hasil imbang 0-0 saat berhadapan dengan Al-Fayha. Tren negatif mereka berlanjut usai takluk 1-2 dari Al-Nassr, bermain imbang 0-0 menghadapi Al-Fateh, dan menyerah 0-1 di markas Al-Hazem. Puncak penderitaan Al-Taawoun terjadi pada pekan ke-7 setelah dibantai Al-Hilal dengan skor mencolok 0-6 di hadapan pendukung sendiri. Catatan 3 keimbangan dan 4 kekalahan ini membuat mereka kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027.
6. Abha Club meraih 2 keimbangan dan 5 kekalahan hingga pekan ke-7 Saudi Pro League 2026/2027
Abha Club mencatatkan awal musim yang sangat buruk dalam mengarungi Saudi Pro League 2026/2027. Padahal, klub berjuluk The Leaders of the South ini datang dengan status mentereng usai menjuarai Saudi First Division League 2025/2026 demi mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain karena hingga pekan ketujuh mereka belum meraih kemenangan. Dari 7 pertandingan, Abha Club hanya mampu mengemas 2 keimbangan dan 5 kekalahan.
Perjalanan Abha Club musim ini diawali dengan kekalahan 1-2 dari Al-Hazem pada laga perdana, setelah itu dihancurkan Al-Ahli dengan skor telak 0-4 pada pekan kedua. Tren negatif tersebut berlanjut ketika mereka ditahan imbang 1-1 oleh Al-Khaleej, takluk 2-3 saat bertandang ke markas Al-Fayha, serta kalah 0-1 saat menjamu Al-Ettifaq. Pada dua laga pemungkas, Abha Club hanya mampu meraih satu poin usai menelan kekalahan 1-2 saat melawan Al-Nassr dan hanya sanggup bermain imbang 0-0 melawan Al-Diriyah. Rangkaian hasil buruk tersebut membuat Abha Club kini berada di dasar klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027.
Perjalanan di Saudi Pro League musim ini memang masih sangat panjang, tetapi sudah berjalan buruk untuk keenam tim di atas. Kini, evaluasi strategi harus dilakukan agar mereka bisa segera pecah telur dan menjauh dari zona degradasi.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















