Timnas Indonesia vs Singapura: Ole Romeny Ahli Cetak Gol di SUGBK

Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026, dengan Ole Romeny menjadi sorotan di SUGBK.
Sejak debut pada Maret 2025, Romeny mencetak enam gol, termasuk lima gol dalam pertandingan kandang di SUGBK.
John Herdman menyiapkan pendekatan berdasarkan pertemuan sebelumnya, dengan Ragnar Oratmangoen dan Luke Vickery sebagai kandidat pendamping Romeny.
Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada matchday perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Aksi Ole Romeny diprediksi menjadi magnet dalam laga ini.
Prediksi itu muncul karena performa Romeny yang selalu tajam ketika membela Skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Stadion berkapasitas 78 ribu penonton itu seolah memiliki magis tersendiri bagi sang striker.
1. Romeny moncer, cetak lima gol dari enam pertandingan kandang

Selebrasi Ole Romeny usai mencetak gol dalam laga Timnas Indonesia vs China di Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (5/6/2025) (kitagaruda.id) Sejak melakoni debutnya bersama Timnas pada Maret 2025 lalu, Romeny telah mencetak enam gol. Lima di antaranya tercipta di SUGBK.
Daftar korban Romeny di SUGBK adalah Bahrain, China, Saint Kitts and Nevis, Oman, dan Mozambik. Hanya saat menjamu Bulgaria Romeny gagal menyarangkan bola ke dalam gawang.
2. Trio bareng siapa?

Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, telah tiba di Jakarta jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (21/9/2026). (Dok. PSSI). Romeny jelas memiliki peluang tinggi untuk menjadi starter di lini depan. Karena diprediksi memainkan sistem 3-4-3, sosok dua wing penopang Romeny untuk mencetak gol pun menarik dinantikan.
Pelatih John Herdman memiliki opsi Ragnar Oratmangoen di sisi kiri dan debutan Luke Vickery selaku sayap kanan. Kedua pemain ini menjadi kandidat kuat untuk mendampingi Romeny.
3. Herdman kantongi cara tekuk Singapura

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Tino). Di sisi lain, Herdman telah mengantongi cara menekuk Singapura. Cara itu merupakan hasil pembelajarannya pada pertemuan terakhir di Piala AFF 2026, yang berakhir imbang 1-1.
“Pelajaran terbesar dari pertandingan melawan Singapura di Piala AFF 2026 adalah mereka merupakan tim yang sangat tangguh. Mereka memiliki kedisiplinan yang tinggi secara taktik,” kata Herdman dalam sesi jumpa pers jelang laga, Kamis (24/9/2026).
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















