Timnas Korea Selatan U-23 Adalah Penguasa Asian Games Sejak 2014

Korea Selatan U-23 merebut emas Asian Games 2026 setelah menundukkan tuan rumah Jepang 1-0 di Toyota Stadium, lewat gol Eom Ji Sung pada menit ke-61.
Meski mendapat tekanan Jepang sejak awal pertandingan, Korea tampil efektif, menjaga keunggulan tipis hingga akhir laga dan memastikan gelar juara.
Emas 2026 memperpanjang dominasi Korea sejak 2014; mereka selalu juara, sementara Jepang kalah dari Korea dalam final Asian Games sejak 2018.
Jakarta, IDN Times - Timnas Korea Selatan U-23 kembali menunjukkan keperkasaan mereka di Asian Games 2026. Mereka keluar sebagai juara dan berhak atas medali emas.
Bertanding melawan Jepang di Toyota Stadium, Sabtu (3/10/2026), Korea menang tipis 1-0 atas Jepang. Torehan ini jadi spesial, sekaligus menunjukkan bahwa mereka adalah penguasa Asian Games.
1. Efektivitas lawan Jepang di final 2026
Dalam laga final ini, Korea sebenarnya beberapa kali ditekan Jepang selaku tuan rumah. Sejak babak pertama, mereka dipaksa menahan agresivitas permainan Jepang yang berstatus sebagai tuan rumah.
Namun, Korea menunjukkan efektivitas. Mereka berhasil mencuri gol pada menit 61 lewat gol dari Eom Ji Sung. Skor 1-0 berhasil mereka pertahankan sampai laga tuntas, membawa mereka jadi juara.
2. Mempertahankan catatan apik sejak 2014
Keberhasilan Timnas Korea Selatan U-23 meraih emas di Asian Games 2026 ini mempertahankan catatan apik mereka sejak 2014. Selama itu, mereka selalu menjadi juara.
Saat 2014 di Incheon, Korea selaku tuan rumah mengalahkan Korea Utara di final. Berlanjut pada 2018 di Jakarta-Palembang, mereka juga menang 1-0 atas Jepang yang diperkuat Kaoru Mitoma dan Ayase Ueda.
Berlanjut pada 2022 di Hangzhou, Korea juga sukses meraih emas. Kembali, Jepang menjadi korban dari keganasan skuad Negeri Ginseng di final Asian Games.
3. Jepang selalu jadi korban Korea
Dari empat kemenangan terakhir yang didapat Korea U-23 di final Asian Games, Jepang selalu menjadi pesakitan. Sejak 2018 di Indonesia, sampai 2026 di tanah mereka sendiri, mereka tak pernah menang.
Korea Selatan U-23 selalu jadi momok bagi Jepang. Namun, seringnya mereka jumpa di final jadi bukti bahwa duopoli tim asal Asia Timur itu masih terasa di cabang olahraga (cabor) sepak bola Asian Games sejak 2018.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















