Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Timnas U-19 Gagal ke Final Piala AFF, Kalah Tragis dari Australia

Timnas U-19 Gagal ke Final Piala AFF, Kalah Tragis dari Australia
Gelandang Timnas U-19 Evandra Florasta mengambil penalti saat duel Indonesia U-19 kontra Vietnam di Stadion Utama Sumut, Minggu (7/6/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
Intinya Sih
  • Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final Piala AFF U-19 2026 setelah kalah 0-1 dari Australia di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang.
  • Gol tunggal Marcus Edward Neill pada menit ke-90 menjadi penentu kekalahan Garuda Muda yang tampil solid namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
  • Usai kekalahan ini, Timnas U-19 akan memperebutkan posisi ketiga melawan Kamboja, sementara Australia melangkah ke final menghadapi Thailand.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia U-19 gagal ke final Piala AFF U-19 2026. Pil pahit itu ditelan setelah keok dengan skor 0-1 dari Australia di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB.

Kekalahan tersebut terasa menyakitkan bagi tim asuhan Nova Arianto. Itu karena Timnas U-19 kalah akibat dibobol gol telat Marcus Edward Neill saat duel sudah menginjak menit 90.

Duel di Deli Serdang itu sebenarnya berlangsung ketat. Tim berjuluk The Young Socceroos sempat kesulitan mengembangkan permainan, namun Garuda Muda gagal memberikan hukuman.

Australia mendapat peluang emas lebih dulu lewat aksi Alexander Garbowski, menit 18. Beruntung bagi tuan rumah, karena eksekusi Garbowski tidak mengarah ke gawang.

Hanya satu menit berselang, giliran Timnas U-19 yang menebar ancaman. Cukup disayangkan, upaya Mathew Baker juga masih belum menggetarkan jala lawan.

Kebuntuan kedua tim ternyata berkepanjangan. Timnas U-19 dan Australia harus puas bermain imbang tanpa gol hingga wasit meniup peluit turun minum.

Pada paruh kedua, Australia sedikit mendominasi jalannya laga. Namun, mereka kurang efektif dalam membangun serangan. Justru Timnas U-19 yang cukup menyengat.

Arkhan Kaka sempat mendapat peluang emas di depan mulut gawang Australia pada menit 67. Lagi-lagi, penyelesaian akhirnya kurang baik, bolanya memantul ke sisi kanan gawang Australia.

Soliditas tuan rumah berhasil membuat Australia frustrasi. Namun, justru Timnas U-19 yang dibuat gigit jari pada menit 90.

Kiper Dafa Algasemi dipaksa memungut bola dari gawangnya seusai Edward Neill lolos dari perangkap offside. Situasi itu membuatnya leluasa untuk menyontek bola ke dalam gawang.

Perjuangan Timnas U-19 belum berhenti. Mereka masih akan memperebutan peringkat ketiga, kontra Kamboja. Sementara, Australia menantang Thailand di partai puncak.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
Eddy Rusmanto
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More