Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tinggalkan Juventus, 5 Pemain Ini Sukses Juara Liga Champions

Tinggalkan Juventus, 5 Pemain Ini Sukses Juara Liga Champions
Zinedine Zidane berseragam Juventus (transfermarkt.com)

Juventus adalah klub Italia tersukses di kancah domestik. Mereka punya koleksi gelar Serie A serta Coppa Italia terbanyak sepanjang sejarah. Namun, Si Nyonya Tua ternyata kerap kesulitan di kancah Eropa. Sejauh ini, Juve baru dua kali menjuarai Liga Champions.

Gelar Liga Champions terakhir pun didapat Juve sudah sangat lama, yaitu pada musim 1995/1996. Sejak itu, Juve belum pernah berjaya lagi di Liga Champions. Beberapa pemain mereka pun sampai harus hijrah ke klub lain demi bisa mendapat trofi Liga Champions, misalnya lima nama berikut ini.

1. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane mengangkat trofi Liga Champions 2001/2002. (twitter.com/ChampionsLeague)
Zinedine Zidane mengangkat trofi Liga Champions 2001/2002. (twitter.com/ChampionsLeague)

Zinedine Zidane pernah membela Juventus ketika masih jadi pemain. Tepatnya, ia berkostum Juve pada 1996–2001. Selama lima musim, Zidane dua kali menjuarai Serie A. Namun, gelandang flamboyan Prancis ini tak pernah berhasil meraih trofi Liga Champions bareng Juve.

Zidane sebenarnya sempat dua kali membawa Juventus melangkah ke final Liga Champions. Itu terjadi secara beruntun pada musim 1996/1997 dan 1997/1998. Sayangnya, kedua final itu berakhir dengan kekalahan bagi Juve. Pada 2001, Zidane pun hijrah ke Real Madrid yang ternyata jadi klub terakhirnya.

Bersama Real Madrid, barulah Zidane bisa mengangkat trofi Liga Champions pada 2001/2002. Bahkan, ia jadi pencetak gol kemenangan Real Madrid di final. Setelah pensiun, Zidane menjadi pelatih dan sukses tiga kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid.

2. Filippo Inzaghi

Filippo Inzaghi menjuarai Liga Champions 2006/2007. (twitter.com/championsleague)
Filippo Inzaghi menjuarai Liga Champions 2006/2007. (twitter.com/championsleague)

Filippo Inzaghi adalah striker asal Italia yang paling populer saat membela AC Milan. Namun, sebelumnya Inzaghi lebih dulu berseragam Juventus pada 1997–2001. Bersama Juventus, Inzaghi pun sempat tampil di final Liga Champions 1997/1998. Sayangnya, Juve gagal juara karena kalah dari Real Madrid.

Inzaghi baru berhasi mengangkat trofi Liga Champions setelah pindah ke AC Milan. Tak hanya sekali, Inzaghi dua kali meraihnya, yaitu pada 2002/2003 dan 2006/2007. Trofi musim 2006/2007, khususnya, spesial bagi Inzaghi karena ia mencetak dua gol kemenangan Milan di final menghadapi Liverpool.

3. Thierry Henry

Thierry Henry menjuarai Liga Champions 2008/2009. (twitter.com/Squawka)
Thierry Henry menjuarai Liga Champions 2008/2009. (twitter.com/Squawka)

Thierry Henry adalah mantan striker asal Prancis yang sangat identik dengan Arsenal. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa ia sempat membela Juventus terlebih dulu sebelum bergabung dengan Arsenal. Tepatnya, Henry membela Juventus pada paruh kedua musim 1998/1999.

Selama setengah musim di Italia, Henry kesulitan menunjukkan ketajamannya. Ternyata, hal itu membuatnya langsung dilego ke Arsenal. Bersama Arsenal, barulah ia bisa benar-benar berkembang jadi striker kelas dunia. Namun, ia tetap tak berhasil menjuarai Liga Champions bersama The Gunners.

Henry akhirnya pindah ke Barcelona pada 2007 dan pada musim 2008/2009 ia mengangkat trofi Liga Champions perdananya. Ternyata, itu juga jadi trofi Liga Champions satu-satunya bagi Henry. Ketika Barca juara Liga Champions lagi pada 2010/2011, Henry sudah keburu pindah ke Amerika Serikat.

4. Alvaro Morata

Alvaro Morata berseragam Real Madrid (skysports.com)
Alvaro Morata berseragam Real Madrid (skysports.com)

Alvaro Morata mengawali kariernya di Real Madrid. Ia turut memenangi Liga Champions 2013/2014 bersama Los Blancos, lalu hijrah ke Juventus. Bersama Juve, Morata bermain selama dua musim dan meraih empat trofi. Namun, ia gagal membawa Juve memenangi Liga Champions.

Setelah itu, Morata sempat kembali ke Real Madrid pada 2016/2017 dan lagi-lagi mengangkat trofi Liga Champions. Dalam dua musim terakhir, Morata kembali membela Juventus sebagai pinjaman dari Atletico Madrid. Ternyata, periode keduanya bersama Juve pun berakhir tanpa trofi Liga Champions.

5. Kingsley Coman

Kingsley Coman mengangkat trofi Liga Champions 2019/2020. (instagram.com/king_coman)
Kingsley Coman mengangkat trofi Liga Champions 2019/2020. (instagram.com/king_coman)

Satu lagi pemain yang baru menjuarai Liga Champions setelah meninggalkan Juventus adalah Kingsley Coman. Winger asal Prancis ini membela Juventus pada musim 2014/2015. Selain meraih Scudetto, Juve juga sukses mencapai final Liga Champions musim tersebut. Sayangnya, mereka gagal juara karena takluk dari Barcelona di final.

Setelah itu, Coman mulai membela Bayern Munich dan ia pun menikmati periode bergelimang trofi. Sejauh ini, Coman sudah meraih delapan belas trofi di Bayern, termasuk Liga Champions 2019/2020. Coman berpeluang terus menambah koleksi trofinya karena ia masih memiliki kontrak bersama Bayern hingga 2027.

 

Meski sukses di kancah domestik, Juventus sudah sangat lama tidak berjaya di ajang Liga Champions. Banyak pemain Bianconeri pun akhirnya baru bisa menjuarai Liga Champions setelah pindah ke klub lain. Kapan Juventus bisa mengakhiri puasa gelar juara Liga Champions mereka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Peter Eduard
EditorPeter Eduard
Follow Us

Latest in Sport

See More

7 Pemain Nigeria yang Bermain di Premier League 2025/2026

17 Apr 2026, 14:34 WIBSport