Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Trofi Crystal Palace Bersama Oliver Glasner, Juara di Eropa!
ilustrasi trofi (unsplash.com/Ariel)
  • Oliver Glasner resmi meninggalkan Crystal Palace akhir musim 2025/2026 setelah membawa klub meraih kesuksesan besar dan memilih fokus pada keluarga di Austria.
  • Selama masa kepemimpinannya, Palace menjuarai Piala FA 2024/2025 tanpa kekalahan dan menambah trofi Community Shield 2025/2026 usai menang adu penalti melawan Liverpool.
  • Glasner menutup eranya dengan gelar Liga Konferensi Eropa 2025/2026, trofi Eropa pertama dalam sejarah klub, menjadikannya salah satu pelatih tersukses The Eagles.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Oliver Glasner mengambil keputusan untuk berpisah dengan Crystal Palace pada akhir 2025/2026. Pelatih asal Austria tersebut memilih tidak memperpanjang kontraknya yang telah berakhir setelah menjalani periode yang sukses bersama The Eagles. Glasner mengungkapkan bahwa kelelahan secara pribadi serta keinginan untuk lebih dekat dengan keluarganya di Austria menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Kepergian Glasner dari Selhurst Park sekaligus mengakhiri periode apik The Eagles. Glasner Glasner layak disebut sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah klub berkat apa yang telah ia persembahkan. Dari total 6 trofi yang dimiliki Palace per 6 Juni 2026, setengah di antaranya didapat selama ditangani Glasner.

1. Skuad besutan Oliver Glasner menjuarai Piala FA 2024/2025 tanpa kekalahan

Oliver Glasner memulai tugasnya pada Februari 2024 dan menutup musim penuh pertamanya (2024/2025) sebagai pelatih Crystal Palace dengan meraih gelar juara Piala FA. Perjuangan The Eagles dimulai dengan mengalahkan Stockport 1-0 pada putaran ketiga dan Doncaster 2-0 pada putaran keempat. Lalu, tim besutan Glasner menyingkirkan Millwall 3-1 pada putaran kelima dan Fulham 3-0 pada perempat final.

The Eagles tampil fantastis dengan membantai Aston Villa dengan tiga gol tanpa balas pada semifinal. Lalu, pasukan Glasner melengkapi perjalanan tak terkalahkan dengan menumbangkan Manchester City dengan skor 1-0 di partai puncak. Satu-satunya gol tersebut dicetak pemain yang akhirnya hengkang ke Arsenal, Eberechi Eze.

2. Crystal Palace juara Community Shield setelah mengalahkan Liverpool

Keberhasilan menjuarai Piala FA 2024/2025 membuat Crystal Palace layak tampil dalam laga penentuan juara Community Shield 2025/2026. Tim besutan Oliver Glasner harus menghadapi Liverpool yang menyandang status juara English Premier League. Lewat pertarungan sengit yang berlanjut ke babak adu penalti, The Eagles memastikan gelar juara di Wembley Stadium.

Kedua tim menyajikan aksi menarik dengan saling berbalas gol pada babak normal. Setelah Hugo Ekitike membuka keunggulan Liverpool pada menit 4, Jean-Philippe Mateta menyamakan kedudukan lewat titik penalti pada menit 17. Empat menit berikutnya, Jeremie Frimpong membuat The Reds kembali unggul 2-1. Namun, gol Ismaila Sarr menutup duel selama waktu normal.

Pada babak adu penalti, 3 dari 5 eksekutor Liverpool gagal melakukan tugasnya. Itu termasuk Mohamed Salah yang menjadi penendang pertama. Sementara itu dari lima penendang Palace, hanya Eberechi Eze dan Borna Sosa yang gagal.

3. Gelar juara Liga Konferensi Eropa menjadi penutup kerja sama Oliver Glasner dan Crystal Palace

Oliver Glasner menutup perjalanannya di Crystal Palace dengan prestasi apik. Ia sukses mengawal anak asuhnya di Liga Konferensi Eropa 2025/2026 hingga merengkuh gelar juara. Ini menjadi trofi Eropa pertama sepanjang sejarah klub.

Menariknya, Palace memulai perjuangan dari fase kualifikasi dan unggul agregat 1-0 atas Fredrikstad FK. Lalu, tim besutan Glasner finis di peringkat sepuluh fase liga dan harus melakoni laga play-off untuk tampil pada babak 16 besar. Ambisi untuk melangkah lebih jauh menemui hasil usai menang agregat 3-1 atas Zrinjski Mostar pada fase play-off.

Dalam perjalanan sejak babak 16 besar hingga semifinal, The Eagles menyingkirkan AEK Larnaca, Fiorentina, serta Shakhtar Donetsk. Lalu pasukan Glasner memastikan gelar juara usai menang tipis 1-0 atas Rayo Vallecano di final. Satu-satunya gol tersebut dicetak Jean-Philippe Mateta pada menit 51. 

Kesuksesan meraih tiga trofi dalam waktu kurang dari 3 musim membuat Oliver Glasner menempati posisi istimewa dalam sejarah Crystal Palace. Di bawah arahannya, The Eagles tidak hanya mampu bersaing di kompetisi domestik, tetapi juga mencatat pencapaian bersejarah di level Eropa. Warisan yang ditinggalkan Glasner menjadi standar baru bagi klub yang selama ini jarang diperhitungkan sebagai penantang gelar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article