Waduh, Son Heung Min Dikucilkan di Timnas Korea Selatan?

Majelis Nasional Korea Selatan menyoroti konflik internal timnas, termasuk ketegangan sejak Piala Dunia 2022, perselisihan Son Heung Min-Lee Kang-in, dan isu boikot wawancara.
Sejumlah pemain muda dilaporkan tak puas dengan gaya kepemimpinan Son; Kim Min Jae, Hwang Hee Chan, dan Hwang In Beom disebut dalam isu tersebut.
KFA meminta pelatih sementara Moreno memperbaiki hubungan skuad secara bertahap, sementara klaim pemain siap pensiun jika Son bertahan masih perlu verifikasi resmi.
Jakarta, IDN Times - Konflik internal dikabarkan melanda Timnas Korea Selatan. Son Heung Min diklaim mendapat penolakan dari sejumlah pemain yang lebih muda hingga muncul rumor mengenai pengucilannya.
Informasi tersebut terungkap dalam pemeriksaan di Majelis Nasional Korea Selatan (National Assembly) pada 21 Oktober 2026. Menurut laporan sejumlah media lokal, termasuk Chosun, Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menyoroti persoalan yang terjadi di tubuh Timnas Korea Selatan.
Persoalan tersebut mencakup ketegangan selama Piala Dunia 2022, kabar Kim memblokir Son di media sosial pada 2023, hingga pertikaian fisik yang ramai diberitakan antara Son dan Lee Kang In selama Piala Asia 2024.
Selain itu, aksi boikot wawancara yang dikaitkan dengan Piala Dunia 2026 turut menjadi bagian dari sorotan terhadap dinamika internal tim. Kini, muncul masalah baru melibatkan Son.
1. Gaya kepemimpinan Son tak bikin puas
Ketegangan ini disebut berkaitan dengan gaya kepemimpinan Son. Sejumlah pemain muda dikabarkan tidak puas karena menilai sang kapten terlalu ingin menjadi pusat perhatian.
Kim Min Jae, Hwang Hee Chan, dan Hwang In Beom, disebut dalam laporan mengenai konflik tersebut. Mereka bahkan diklaim menyebut Son dengan julukan "nomor 7", alih-alih memanggil namanya.
2. Ada yang akan pensiun dini jika Son tetap main
Perselisihan tersebut disebut tidak berhenti pada hubungan antara Son dan beberapa pemain. Kim, Hwang Hee Chan, dan Hwang In Beom, juga turut memengaruhi pemain lain, bahkan muncul klaim mereka siap pensiun dini dari Timnas apabila masih ada Son.
Namun, klaim mengenai sikap para pemain tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut melalui sumber primer atau pernyataan resmi pihak-pihak yang terlibat.
Isu keretakan hubungan di skuad Korea Selatan sebenarnya bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, tim ini beberapa kali menjadi sorotan akibat persoalan internal yang melibatkan pemain senior dan junior.
3. Kepemimpinan KFA juga jadi pertanyaan
Konflik tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai peran pimpinan Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), Lee Yong Soo, dalam menangani persoalan di dalam tim. Lee menilai berbagai kabar yang beredar telah berkembang menjadi kontroversi yang tidak perlu. Dia berharap pelatih sementara, Moreno, dapat membantu memperbaiki hubungan antarpemain dan menyelesaikan persoalan secara bertahap.
"Meskipun saat ini memakai jasa pelatih sementara, kami berharap Moreno dapat mengoordinasikan hubungan di dalam skuad dan menyelesaikan berbagai masalah satu per satu," ujar Lee.























