Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Itu Bloatware di Smartphone? Ini Penjelasan Lengkapnya
ilustrasi smartphone (unsplash.com/Ed Hardie)
  • Bloatware adalah aplikasi bawaan yang diinstal produsen smartphone, sering dianggap mengganggu karena jarang dipakai dan memenuhi memori meski kadang punya fungsi berguna.
  • Sebagian bloatware bisa dihapus lewat pengaturan, tapi ada juga yang hanya bisa dinonaktifkan atau perlu akses root maupun ADB Command untuk benar-benar dihapus.
  • Bloatware umumnya tidak berbahaya, namun beberapa dapat mengancam privasi, memperlambat kinerja perangkat, memenuhi penyimpanan, dan mengonsumsi kuota internet tanpa disadari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat beli smartphone baru, pasti kamu sering mendengar istilah bloatware. Di berbagai forum internet juga banyak pembahasan terkait bloatware. Bloatware sendiri memiliki konotasi yang cukup negatif, bahkan banyak orang yang menyarankan untuk menghapus dan sebisa mungkin mencari smartphone yang minim bloatware.

Namun, sebenarnya apa itu bloatware di smartphone? Selain itu, apakah bloatware berbahaya, bagaimana cara menghapus bloatware, dan apa saja contoh bloatware? Penasaran dengan jawabannya? Yuk, kita ulik di bawah ini!

1. Apa itu bloatware di smartphone

ilustrasi smartphone (unsplash.com/Mikhail Pushkarev)

Laman McAfee menjelaskan bahwa bloatware atau junkware merupakan program atau aplikasi yang secara langsung diinstal pada sebuah perangkat oleh produsen. Bloatware biasanya merupakan bagian dari kerja sama antara produsen dengan pihak lain seperti developer aplikasi. Dengan menginstal suatu aplikasi atau program dari pihak lain, produsen smartphone bisa mendapat keuntungan lebih. Terkadang, bloatware bisa berguna bagi pengguna. Namun, sering kali bloatware dianggap sebagai "sampah" karena jarang digunakan dan hanya membuat memori penuh.

2. Apakah bloatware bisa dihapus?

ilustrasi smartphone (unsplash.com/Benjamin Sow)

Secara teori, bloatware di smartphone bisa dihapus oleh pengguna. Namun, metode penghapusannya bisa berbeda tergantung pada bloatware itu sendiri. Dilansir Lifehacker, ada bloatware yang bisa dihapus dengan mudah, sama seperti aplikasi lain. Kamu bisa masuk ke Pengaturan, cari menu aplikasi, cari aplikasi bloatware yang hendak dihapus, dan hapus aplikasi tersebut.

Ada juga bloatware yang tidak bisa dihapus dan hanya bisa dimatikan atau disable. Untuk menghapusnya kamu membutuhkan akses root atau harus kamu juga bisa menghapusnya menggunakan ADB Coomand. Metode penghapusan dengan ADB Command juga cukup sulit karena memerlukan komputer, kamu harus menghubungkan smartphone ke komputer, dan mengaktifkan USB Debbuging.

3. Bahaya bloatware bagi smartphone

ilustrasi smartphone (unsplash.com/The Average Tech Guy)

Laman NordPass menerangkan bahwa bloatware biasanya tidak berbahaya. Namun, ada beberapa bloatware atau program bawaan yang bisa membobol privasi dan keamanan perangkat dengan cara merekam semua aktivitasmu. Bloatware juga bisa memperlambat kinerja smartphone karena memakan banyak RAM, membuat penyimpanan penuh, bahkan mampu memakan kuota internet karena kerap mengunduh program di latar belakang tanpa kamu ketahui. Beberapa bloatware juga membuat perangkat lebih rawan terhadap peretasan.

4. Contoh bloatware di smartphone

ilustrasi smartphone (unsplash.com/dlxmedia.hu)

Tiap merek smartphone memiliki bloatware yang berbeda. Dilansir ZDNET, beberapa bloatware di smartphone Samsung adalah Samsung Kids, Samsung Shops, Samsung TV Plus, Global Goals, dan Samsung Free. Laman Medium juga menjelaskan kalau Xiaomi memiliki bloatware yang sangat banyak, mulai dari MiVideo, Services & Feedback, GetApps, Joyose, Google One, Facebook, MiPlayClient, dan Wallpaper Carousel. Beberapa aplikasi bawaan Google seperti YouTube, Gmail, Google Maps, atau Meet juga dianggap sebagai bloatware.

Setelah mengetahui apa itu bloatware di smartphone, kamu bisa lebih cermat ketika menginstal dan menghapus berbagai aplikasi. Jika merasa suatu aplikasi mengganggu dan tidak penting, maka kamu bisa menghapusnya. Namun, tak menutup kemungkinan kalau ada bloatware yang berguna seperti peta digital, pemutar video, atau browser bawaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team