Apa Itu Fabrikasi 2 nm di Chipset HP dan Bagaimana Pengaruhnya?

- Fabrikasi 2 nm memperkecil jarak antartransistor, sehingga lebih banyak transistor dan core dapat dimuat untuk mendukung pergerakan elektron serta performa chipset yang lebih optimal.
- Dibanding 3 nm, chipset 2 nm memakai transistor GAA, menawarkan clock speed hingga 15 persen lebih tinggi dan efisiensi sekitar 25–30 persen, tetapi biaya produksinya lebih mahal.
- Teknologi 2 nm mulai hadir pada chipset flagship sejak 2025–2026 dan diproyeksikan meluas, meski saat ini HP mid-range serta entry-level masih memakai proses 4–6 nm.
Tren chipset HP dengan proses fabrikasi 2 nm dimulai oleh Samsung pada akhir 2025 setelah perilisan Exynos 2600. Setelah itu, berbagai produsen seperti Apple, MediaTek, hingga Qualcomm mulai menirunya. Tercatat, terdapat empat chipset HP 2 nm yang muncul di 2026 per September, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 6, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Apple A20 Pro, dan MediaTek Dimensity 9600 Pro.
Proses fabrikasi 2 nm juga bukan angka semata, tapi mampu meningkatkan performa hingga kemampuan chipset HP secara signifikan. Namun, tahukah apa itu fabrikasi 2 nm di chipset HP, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana efeknya terhadap HP itu sendiri?
1. Apa itu proses fabrikasi 2 nm di chipset HP?

Apple A20 Pro (apple.com) Laman VYRIAN menerangkan bahwa nm (nanometer) sebenarnya merupakan standar pengukuran jarak, serupa dengan meter atau centimeter. Namun, nm merupakan standar yang sangat kecil sehingga hanya bisa digunakan untuk mengukur benda berukuran mikroskopis seperti transistor di chipset atau prosesor HP. Angka kecil seperti 2 nm artinya produsen berhasil membuat jarak transistor semakin kecil di chipset.
Semakin kecil jaraknya, seperti 3 atau 2 nm, secara otomatis jumlah transistor yang bisa ditanamkan akan makin banyak. Efeknya elektron bisa bergerak dengan lebih mudah, efisien, dan akhirnya performa chipset jadi makin optimal. Jumlah core CPU yang dipakai juga bisa lebih banyak. Tak hanya 4 atau 6 core, bahkan chipset 2 nm bisa memiliki 8 hingga 10 core sekaligus.
2. Keunggulan utama chipset 2 nm di HP

MediaTek Dimensity 9600 Pro (mediatek.com) Laman resmi TSMC menjelaskan bahwa proses fabrikasi 2 nm mampu memberikan beberapa kelebihan seperti meningkatkan performa, membuat daya lebih efisien, hingga meningkatkan kepadatan energi. Spesifikasi chipset juga bisa ditingkatkan, contohnya clock speed jadi lebih tinggi, mampu memaksimalkan TDP (Thermal Design Power), bahkan bikin performa AI melonjak.
Berbagai masalah seperti overheat (panas berlebih) dan throttling juga bisa diatasi berkat proses fabrikasi 2 nm, khususnya dengan transistor GAA yang baru. Chipset HP dengan proses fabriaksi 2 nm juga memiliki kecepatan yang tinggi di berbagai prosesnya. Hal tersebut membuat chipset bisa mendukung berbagai fitur canggih seperti modem 5G berkecepatan tinggi hingga mampu meningkatkan usia pakai perangkat.
3. Perbandingan chipset HP 2 nm dengan 3 nm

Snapdragon 8 Elite (mi.co.id) Sebelum kehadiran chipset 2 nm berbagai produsen lebih akrab dengan chipset 3 nm. Hingga kini, proses fabrikasi 3 nm juga masih digunakan secara luas, khususnya di chipset kelas atas. Meski begitu, chipset 3 nm dan 2 nm memiliki perbedaan yang cukup mencolok, lho! Laman Utmel Electronics menerangkan bahwa chipset 2 nm umumnya punya clock speed yang lebih tinggi hingga 15 persen.
Arsitektur transistornya juga berbeda, yaitu GAA (2 nm) dan FinFET (3 nm). Chipset 2 nm punya peningkatan efisiensi yang signifikan, yakni sekitar 25-30 persen. Menariknya, biaya produksi chipset 2 nm lebih mahal jika dibandingkan dengan chipset 3 nm. Chipset 3 nm juga lebih teruji dan optimal karena sudah lama beredar sehingga bisa jadi pilihan aman buat kamu yang masih ragu dengan chipset 2 nm.
4. Chipset 2 nm akan jadi standar baru di masa depan

Snapdragon 8 Elite Gen 6 (qualcomm.com) Chipset 2 nm memang termasuk teknologi baru, tapi teknologi tersebut diprediksi akan menjadi standar baru di beberapa tahun ke depan. Dilansir SamMobile, Samsung sedang mengembangkan chipset 2 nm generasi keduanya (Exynos 2700) yang diprediksi akan rilis pada awal 2027. Laman Gadget Hacks juga menerangkan bahwa Google akan merilis chipset Google Tensor G7 yang menggunakan proses 2 nm TSMC pada tahun yang sama. Awalnya, chipset 2 nm akan dipakai secara eksklusif di chipset flagship, tapi lama kelamaan teknologi tersebut akan turun ke chipset mid-range jika biaya produksinya makin murah.
Sayangnya, fabrikasi 2 nm baru bisa dinikmati di HP flagship yang harganya belasan hingga puluhan juta rupiah. HP mid-range dan entry level masih menggunakan proses fabrikasi yang terbilang "kuno" seperti 6, 5, atau 4 nm. Jangankan 2 nm, fabrikasi 3 nm sekali pun belum tersedia di HP mid-range atau entry level.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















