5 Istilah di Kamera HP yang Wajib Kamu Tahu, Sering Dicuekin!

- Megapixel merupakan satuan jumlah pixel di kamera, namun tak menjamin kualitas foto dan video.
- OIS dan EIS adalah sistem stabilisasi di HP yang berbasis hardware dan software.
- Lensa menentukan hasil foto dan video, ada banyak jenis lensa dengan karakteristik berbeda.
Sebagai salah satu komponen terpenting, tentunya kamera HP memiliki banyak aspek. Aspek di kamera HP mencakup banyak hal, mulai dari software, hardware, hingga kemampuan perekaman. Gak cuma itu, kamera HP juga memiliki banyak istilah, lho. Sayangnya, banyak orang yang gak tahu menahu soal istilah-istilah tersebut. Alhasil, saat beli HP banyak orang yang gak mendapatkan kualitas kamera yang maksimal.
Contohnya, ada istilah OIS dan EIS yang berhubungan dengan stabilisasi kamera. Kemudian, ada juga istilah lensa yang sangat penting. Tak cuma itu, istilah FPS juga sering muncul namun tak banyak orang yang memperhatikannya. Nah, apa kamu termasuk orang yang gak paham mengenai istilah di kamera HP? Jika iya, maka kamu wajib menyimak pembahasan berikut!
1. Megapixel

Secara umum, megapixel merupakan satuan yang menunjukan jumlah pixel di kamera. Lebih lanjut, pixel adalah satuan terkecil di foto dan video yang berupa kotak kecil yang membentuk keseluruhan gambar. Jadi, secara teori semakin besar angka megapixel maka pixel semakin banyak, padat, dan seharusnya foto dan video jadi semakin tajam. Namun, megapixel besar tak menjamin foto jadi bagus.
Sebab, perhitungan megapixel di HP dan kamera profesional sangat berbeda. Dalam hal ini, HP dan kamera digital mengadopsi teknologi pixel binning yang bisa menggabungkan data dari beberapa pixel menjadi satu pixel yang lebih besar. Alhasil, walau angka megapixel di kamera sangat tinggi seperti 50 atau 200 MP, foto dan video yang dihasilkan akan "dikompres" menjadi 12, 16, atau 20 MP.
2. OIS dan EIS

Kalau kamu suka merekam video, maka kamu wajib tahu soal OIS dan EIS. Sebab, OIS dan EIS merupakan sistem stabilisasi yang ada di HP. Pertama, Optical Image Stabilization (OIS) merupakan stabilisasi berbasis hardware. Dalam hal ini, OIS menggunakan micro-electromechanical system (MEMS) yang bisa mendeteksi gerakan di lensa kamera. Nah, hardware dari OIS dipasangkan di lensa kamera.
Di sisi lain, Electronic Image Stabilization (EIS) merupakan stabilisasi berbasis software. Spesifiknya, EIS akan mendeteksi gerakan di HP menggunakan sensor gyro atau gyroscope. Nantinya, gerakan yang dideteksi sensor gyro akan diproses lewat software di HP dan akhirnya foto dan video menjadi makin stabil. OIS sangat berguna untuk foto malam, kemudian EIS mampu memaksimalkan kestabilan perekaman video.
3. Lensa

Lensa merupakan salah satu aspek terpenting di kamera HP. Sebab, lensa bisa menentukan hasil foto hingga menentukan sudut pandang di foto dan video. Secara singkat, lensa merupakan komponen optik yang terdiri atas elemen kaca dan plastik yang bisa menangkap dan memfokuskan cahaya agar bisa menghasilkan foto dan video. Jenis lensa di HP juga ada banyak, seperti lensa wide, ultrawide, macro, depth, hingga telephoto. Nah, tiap jenis lensa memiliki ukuran, bentuk, karakterisrtik, dan kegunaan yang berbeda.
4. Frame per Second (FPS)

Frame Per Second (FPS) atau biasa disebut frame rate merupakan satuan yang mengukur berapa banyak frame atau gambar yang ditampilkan dalam satu detik. Nah, FPS ini merupakan istilah yang berhubungan dengan video. Semakin banyaknya angka FPS di perekaman video, maka video yang dihasilkan jadi makin mulus. Standarnya, perekaman video di HP menggunakan frame rate 30 FPS. Kemudian, untuk perekaman yang lebih halus dan mulus, kamu bisa menggunakan frame rate 60 FPS. Terakhir, frame rate hingga ratusan FPS digunakan untuk merekam video slow motion.
5. Aperture

Aperture bisa didefinisikan sebagai berapa besar bukaan pada lensa kamera. Aperture sendiri diukur menggunakan satuan f, seperti f/2.0, f/1.9, f/1.5, hingga f/3.2. Jika diaplikasikan di kamera HP, angka aperture yang kecil menandakan kamera tersebut memiliki kualitas yang tinggi dan membuat efek bokeh makin natural. Alhasil, foto yang dihasilkan jadi lebih estetik. Namun, beberapa lensa seperti lensa ultrawide biasanya memiliki angka aperture yang tinggi. Hal tersebut sangat normal karena tiap lensa punya fungsi dan karakter yang berbeda.
Setelah mengetahui istilah di kamera HP, kamu harus lebih selektif dalam memilih HP. Dalam hal ini, cermati spesifikasi kamera agar HP kamu bisa menghasilkan foto dan video yang berkualitas. Perhatikan megapixelnya, stabilisasinya, hingga kelengkapan lensanya. Jangan sampai kamu membeli HP secara sembarangan. Jika hal tersebut dilakukan, maka kamu akan menyesal setelah membeli HP.