Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dari Urologi hingga Bedah Otak, Siloam Kembangkan Ekosistem Robotik

Dari Urologi hingga Bedah Otak, Siloam Kembangkan Ekosistem Robotik
Teknologi robotik Siloam International Hospital (dok. Siloam International Hospital)
Intinya Sih
  • Siloam International Hospitals resmi mengadopsi teknologi robotik berbasis AI untuk meningkatkan akurasi tindakan medis, keselamatan pasien, dan kualitas hasil perawatan tanpa menggantikan peran dokter.
  • Hingga awal 2026, tujuh jenis robot medis telah digunakan di enam rumah sakit Siloam untuk berbagai prosedur seperti urologi, ginekologi, ortopedi, hingga bedah otak dan tulang belakang.
  • Siloam Hospitals Kebon Jeruk ditetapkan sebagai pusat robotik nasional dengan tiga sistem utama, menjadi Center for Robotic and Minimally Invasive Surgery pertama di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Siloam International Hospitals resmi mengembangkan dan mengadopsi teknologi robotik dengan sistem berbasis artificial intelligence (AI). Hal ini ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis hingga navigasi bedah presisi sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi.

Investasi tersebut difokuskan untuk meningkatkan akurasi tindakan, keselamatan pasien, serta kualitas hasil perawatan. Kehadiran teknologi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran dokter, melainkan menjadi alat bantu yang memungkinkan tenaga medis bekerja dengan lebih akurat dan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam setiap prosedur.

Tujuh teknologi robotik untuk beragam prosedur

Teknologi robotik Siloam International Hospital (dok. Siloam International Hospital)
Teknologi robotik Siloam International Hospital (dok. Siloam International Hospital)

Hingga awal 2026, Siloam International Hospitals telah mengadopsi tujuh jenis robot medis untuk mendukung berbagai kebutuhan layanan, mulai dari urologi, ginekologi, bedah digestif, hingga ortopedi serta bedah otak dan tulang belakang. Teknologi ini digunakan dalam beragam tindakan seperti biopsi prostat, prostatectomy, pengangkatan tumor ginjal, rekonstruksi saluran kemih presisi tinggi, hingga operasi penggantian lutut (Total Knee Replacement/TKR).

Implementasinya telah tersebar di enam rumah sakit Siloam, tidak hanya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga di Surabaya dan Makassar. Secara keseluruhan, lebih dari 339 prosedur berbasis robotik dan sistem medis presisi telah dilakukan hingga awal 2026.

Sejumlah sistem robotik yang dioperasikan mencakup Da Vinci Xi untuk berbagai prosedur. Ini mencakup Biobot MonaLisa dengan teknologi MRI-Fusion untuk diagnostik kanker prostat yang lebih akurat, serta Brainlab Cirq untuk tindakan otak dan tulang belakang. Di bidang ortopedi, Siloam juga menggunakan sistem robotik seperti ROSA Knee System, Cuvis Joint, dan Velys guna mendukung perencanaan dan eksekusi operasi sendi yang lebih presisi dan terukur.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia memiliki  akses terhadap perawatan berstandar internasional tanpa harus mencari layanan ke  luar negeri," ungkap David Utama, Presiden Direktur Siloam International  Hospitals, pada Rabu (4/3/2026) di Jakarta.

Siloam Hospitals Kebon Jeruk jadi pesat bedah robotik

Sejak Desember 2025, Siloam Hospitals Kebon Jeruk ditetapkan sebagai pusat robotik dalam jaringan Siloam International Hospitals dengan mengoperasikan tiga sistem robotik sekaligus dalam satu lokasi, yakni Da Vinci Xi, Biobot MonaLisa, dan ROSA Knee System. Integrasi ini menjadikannya sebagai Center for Robotic and Minimally Invasive Surgery pertama di Indonesia, dengan cakupan layanan bedah lintas disiplin dalam satu ekosistem terintegrasi.

Kehadiran tiga platform robotik berbeda di satu rumah sakit memungkinkan penanganan berbagai prosedur kompleks secara lebih akurat dan minimal invasif. Pendekatan terintegrasi ini sekaligus memperkuat posisi Siloam Hospitals Kebon Jeruk sebagai pusat rujukan nasional untuk tindakan robotik dan prosedur kompleks di Indonesia.

Dengan perluasan implementasi robotik secara nasional, Siloam berharap bisa menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi yang lebih akurat di Indonesia. Integrasi sistem robotik dan AI ini diharapkan tidak hanya meningkatkan standar keselamatan dan akurasi tindakan medis, tetapi juga memperluas akses pasien terhadap prosedur minimal invasif dengan hasil klinis yang lebih optimal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More