Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kekurangan Googlebook jika Dibandingkan dengan Laptop Windows

4 min read
5 Kekurangan Googlebook jika Dibandingkan dengan Laptop Windows
Googlebook (blog.google)
  • Googlebook memiliki pilihan software yang lebih terbatas dibandingkan Windows.

  • Pilihan game dan perangkat keras Googlebook masih lebih terbatas daripada laptop Windows.

  • Harga Googlebook mulai Rp16 jutaan, tetapi belum tentu lebih ekonomis dibandingkan laptop Windows.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Googlebook merupakan laptop premium baru dengan harga mulai 899 dolar AS atau sekitar Rp16 jutaan. Pada rentang harga yang sama, calon pembeli sebenarnya memiliki banyak pilihan laptop Windows dengan spesifikasi dan ekosistem software yang matang. Googlebook sendiri membawa RAM 16 GB dan SSD 512 GB pada seluruh model awalnya sehingga perbandingan dengan laptop Windows kelas menengah premium cukup menarik.

Googlebook menawarkan integrasi Android dan Gemini serta fitur produktivitas yang menjadi pembeda utamanya. Namun, pengguna yang terbiasa memakai Windows mungkin menemukan beberapa keterbatasan ketika berpindah ke platform baru ini. Berikut lima kekurangan Googlebook jika dibandingkan dengan laptop Windows pada kisaran harga yang sama.

  1. 1. Pilihan software Windows masih lebih luas

    potret laptop Windows
    potret laptop Windows (unsplash.com/@dell)

    Googlebook mendukung berbagai aplikasi populer, seperti Adobe Premiere, Adobe Photoshop, BandLab, Netflix, dan Microsoft 365. Pengguna Googlebook bisa memasang aplikasi Android langsung melalui Google Play Store tanpa emulator pihak ketiga. Namun, Google sendiri mencatat bahwa ketersediaan aplikasi dapat berbeda-beda dan sebagian fitur membutuhkan langganan.

    Di sisi lain, Windows masih memiliki keunggulan dalam jumlah aplikasi desktop yang tersedia untuk berbagai kebutuhan. Bagi kamu yang mengandalkan software khusus perusahaan, aplikasi teknis, atau program lama perlu mengecek kompatibilitas sebelum beralih ke Googlebook. Hal ini membuat Windows menjadi pilihan yang lebih aman bagi pekerja dengan kebutuhan software yang sangat spesifik.

  2. 2. Pilihan game masih terbatas

    HP Googlebook
    HP Googlebook (googlebook.google)

    Laptop Googlebook dapat digunakan untuk bermain game, termasuk game Android melalui Google Play. Untuk game PC, seperti Counter-Strike 2, Cyberpunk 2077, dan ARC Raiders, Google menyediakan NVIDIA GeForce NOW untuk bisa bermain. Artinya, game PC berat yang disebut Google tidak dijalankan secara lokal oleh Googlebook, tetapi melalui layanan cloud gaming. Hal ini karena masih banyak game yang belum bisa dijalankan pada sistem operasi Googlebook secara langsung.

    Sementara itu, laptop Windows pada harga yang sama memberikan pilihan lebih luas untuk menjalankan game PC secara langsung. Tentu kemampuan gaming tetap bergantung pada GPU yang digunakan. Akan tetapi, fleksibilitas untuk memilih laptop dengan GPU khusus tetap menjadi keunggulan Windows bagi pengguna yang menjadikan gaming sebagai kebutuhan utama.

  3. 3. Pilihan hardware Googlebook lebih terbatas

    Googlebook Asus
    Googlebook Asus (googlebook.google)

    Perangkat Googlebook generasi pertama terdiri dari lima model. Kelima laptop tersebut antara lain Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo. Seluruh model membawa RAM 16 GB dan SSD 512 GB. Perbedaan terdapat pada prosesor, ukuran layar, jenis panel, bobot, dan fitur lain. Sementara, laptop Windows memiliki pilihan perangkat yang jauh lebih luas pada rentang harga serupa. Konsumen bisa memilih laptop tipis, convertible, workstation, atau perangkat gaming berdasarkan kebutuhan masing-masing. 

  4. 4. Laptop Windows lebih fleksibel untuk perangkat dan aksesori

    potret sebuah laptop Windows
    potret sebuah laptop Windows (pexels.com/@vladbagacian)

    Sebagai perangkat yang menggunakan sistem operasi baru, Googlebook terintegrasi dengan perangkat Android dan layanan Google. Integrasi ini menjadi salah satu keunggulan utamanya karena pengguna bisa mengakses aplikasi dan berkas dari HP Android melalui laptop. Sebaliknya, Windows justru tidak terpaku pada satu ekosistem smartphone sehingga lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan perangkat. Pengguna bisa menghubungkan beragam printer, perangkat penyimpanan, aksesori kerja, perangkat produksi konten, dan periferal gaming selama tersedia dukungan Windows. Bagi kamu yang memakai banyak perangkat berbeda, fleksibilitas ini bisa lebih penting daripada integrasi Android yang ditawarkan Googlebook.

  5. 5. Harga mulai Rp16 jutaan belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis

    ASUS Googlebook
    ASUS Googlebook (googlebook.google)

    Googlebook termurah adalah Acer Googlebook 14 dengan harga sekitar Rp16 jutaan. Spesifikasinya berupa prosesor Intel Core Ultra 5, RAM 16GB, SSD 512GB, dan layar OLED 2.8K touchscreen. Spesifikasi itu membuat harga awalnya terlihat kompetitif untuk laptop premium. Namun, kita perlu membandingkannya dengan laptop Windows yang menawarkan konfigurasi berbeda pada harga yang sama.

    Googlebook bukanlah laptop yang memiliki spesifikasi buruk. Namun, pilihan Windows pada kelas harga ini sangat beragam. Pada kelas harga yang sama, kita bisa menemukan laptop Windows dengan spesifikasi yang menawarkan performa, GPU, layar, dan fitur tertentu sesuai kebutuhan. Googlebook lebih masuk akal bagi mereka yang membutuhkan integrasi Android, Gemini, dan pengalaman Googlebook OS dibandingkan orang yang hanya mencari laptop dengan spesifikasi tinggi.

    Tentu saja perbandingan ini di luar aspek seperti daya tahan baterai, performa utuh secara langsung, dan keunggulan Googlebook yang belum sepenuhnya muncul. Itu karena Googlebook baru saja diluncurkan. Selain itu, Googlebook juga belum tersedia secara resmi di Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More