Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Langkah Sederhana agar Smartphone Jadul Tidak Lemot
ilustrasi smartphone (unsplash.com/@freestocks)
  • Kosongkan penyimpanan dan hapus tembolok secara rutin agar HP tetap responsif.

  • Batasi aplikasi latar belakang dan gunakan versi aplikasi yang lebih ringan.

  • Restart dan perbarui sistem secara berkala untuk menjaga performa serta stabilitas perangkat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak semua orang mampu mengganti smartphone ketika perangkat lama mulai melambat. Apalagi, sekarang harga smartphone baru sedang mengalami kenaikan. Beberapa pengguna masih mengandalkan HP berusia beberapa tahun untuk kebutuhan sehari-hari, seperti chat, bermedia sosial, menonton video, dan berselancar di internet.

Seiring bertambahnya usia perangkat, performa memang dapat menurun karena penyimpanan penuh, aplikasi yang semakin berat, atau sistem bekerja lebih keras dibanding saat pertama kali digunakan. Untungnya, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu meningkatkan kinerja HP lawas. Berikut tips yang bisa kamu terapkan!

1. Bersihkan penyimpanan secara rutin

ilustrasi smartphone Android (unsplash.com/@amanz)

Penyimpanan yang hampir penuh bisa menghambat kinerja smartphone. Sistem operasi membutuhkan ruang kosong untuk menyimpan berkas sementara, tembolok (cache), dan berbagai proses yang berjalan di belakang layar. Solusinya, kamu bisa menghapus foto, video, dokumen, atau aplikasi yang sudah tidak diperlukan. Menyediakan ruang kosong sekitar 15 hingga 20 persen dari kapasitas penyimpanan biasanya membantu sistem bekerja lebih optimal. Gunakan aplikasi pembersih bawaan secara otomatis atau juga bisa secara manual.

2. Kurangi aplikasi yang berjalan di latar belakang

ilustrasi sebuah smartphone (unsplash.com/@indraprojects)

Beberapa aplikasi tetap aktif meski sedang tidak digunakan secara langsung. Aplikasi media sosial, belanja daring, hingga layanan pesan instan biasanya terus berjalan untuk memperbarui data dan mengirim notifikasi. Semakin banyak aplikasi aktif, semakin besar penggunaan RAM dan daya baterai. Membatasi aplikasi yang berjalan di latar belakang bisa membantu mengurangi beban perangkat dan meningkatkan respons sistem.

3. Hapus tembolok yang menumpuk

ilustrasi menggunakan smartphone (unsplash.com/@nordwood)

Tembolok berfungsi menyimpan data sementara agar aplikasi dapat dibuka lebih cepat. Namun, jika ukurannya terus bertambah, tembolok justru bisa memenuhi penyimpanan dan memengaruhi kinerja perangkat. Membersihkan tembolok secara berkala merupakan salah satu cara paling mudah untuk menjaga performa smartphone. Langkah sederhana ini dapat membantu mengatasi aplikasi yang lambat atau mengalami gangguan ringan. Penghapusan tembolok bisa dilakukan secara manual di menu Pengaturan, lalu pergi ke daftar aplikasi terpasang. Aplikasi media sosial, seperti Facebook dan Instagram, biasanya menyimpan tembolok dalam jumlah besar.

4. Gunakan versi lite atau aplikasi yang lebih ringan

Instagram di smartphone (unsplash.com/@purzlbaum)

Beberapa layanan populer menyediakan versi aplikasi yang lebih ringan untuk perangkat dengan spesifikasi terbatas. Aplikasi media sosial, seperti Facebook Lite, biasanya membutuhkan RAM dan penyimpanan lebih kecil. Selain itu, ada juga aplikasi peramban dengan ukuran kecil, seperti Opera Mini yang lebih ringan dari Chrome. Penggunaan aplikasi ringan dapat mengurangi beban prosesor dan memori. Cara ini cukup efektif bagi smartphone lama yang mulai kesulitan menjalankan aplikasi modern dengan fitur yang semakin kompleks.

5. Restart dan perbarui sistem secara berkala

ilustrasi menggunakan smartphone (unsplash.com/@plhnk)

Sebagian pengguna jarang memulai ulang smartphone selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Padahal, restart dapat membantu membersihkan proses sementara yang menumpuk dan menyegarkan penggunaan memori. Pastikan sistem operasi dan aplikasi penting tetap diperbarui selama masih mendapat dukungan resmi. Pembaruan biasanya membawa perbaikan kekutu (bug), peningkatan keamanan, dan optimasi yang membantu perangkat bekerja lebih stabil.

Sebagian kasus HP yang lambat sebenarnya bukan disebabkan oleh usia perangkat semata. Penyimpanan yang penuh, aplikasi berlebihan, dan kebiasaan penggunaan sehari-hari bisa saja menjadi faktor utama sehingga langkah-langkah sederhana di atas dapat memberikan peningkatan performa. Jika perangkat masih juga lambat, kamu bisa lakukan factory reset dengan mencadangkan semua data penting terlebih dahulu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article