Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lini Gaming Lenovo Makin Komplet, Mulai dari LOQ Hingga Seri Legion

Lenovo Legion 9i (IDN Times/Fatkhur Rozi)
Lenovo Legion 9i (IDN Times/Fatkhur Rozi)
Intinya sih...
  • Lenovo memperlihatkan konsep laptop gaming dengan layar rollable hingga handheld berbasis SteamOS, menunjukkan pentingnya fleksibilitas, AI, dan portabilitas dalam perangkat gaming.
  • Legion Pro Rollable hadir dengan layar OLED rollable yang bisa melebar dari 16 inci hingga 24 inci, dilengkapi dengan spesifikasi kelas atas dan Lenovo AI Engine+ untuk menjaga FPS tetap stabil.
  • Lenovo juga memperkenalkan Legion Go, handheld gaming paling bertenaga di lini Legion yang langsung berjalan di SteamOS, serta Legion 7a dan Legion 5 Series sebagai perangkat serbaguna untuk gamer, streamer, dan kreator.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lenovo tampil dengan tema “Level Up” pada CES 2026 ini. Mereka memperlihatkan bagaimana perangkat gaming tidak lagi sekadar soal performa mentah. Dari konsep laptop dengan layar rollable hingga handheld berbasis SteamOS, Lenovo ingin menunjukkan bahwa fleksibilitas, AI, dan portabilitas kini sama pentingnya dengan FPS tinggi.

Lewat lini Legion dan LOQ terbaru, Lenovo seolah ingin mengatakan bahwa gamer bermain dengan cara yang semakin beragam. Ada yang bertanding di panggung esports, ada yang main sambil bepergian, ada pula yang butuh satu mesin untuk gaming sekaligus produktivitas.

Legion Pro Rollable, Konsep Laptop Gaming Unik

Legion Pro Rollable Front Facing.png
Legion Pro Rollable (dok. Lenovo)

Sorotan utama datang dari Legion Pro Rollable, sebuah proof of concept laptop gaming dengan layar OLED rollable yang bisa melebar dari 16 inci hingga 21,5 inci, bahkan 24 inci. Konsep ini dirancang khusus untuk atlet esports yang membutuhkan layar besar saat latihan, tetapi tetap menginginkan perangkat yang ringkas untuk dibawa bepergian.

Dalam mode Focus, layar 16 inci digunakan untuk melatih presisi dan refleks. Saat masuk Mode Tactical, layar melebar ke 21,5 inci untuk meningkatkan kesadaran periferal. Puncaknya, Mode Arena menghadirkan tampilan 24 inci penuh—ukuran yang lazim dipakai di kompetisi esports profesional.

Di balik layarnya, Legion Pro Rollable dibangun dari basis Legion Pro 7i dengan spesifikasi kelas atas, termasuk prosesor Intel Core Ultra dan GPU laptop NVIDIA GeForce RTX 5090. Dipadukan Lenovo AI Engine+ dan LA Core, perangkat ini mengatur CPU dan GPU secara dinamis untuk menjaga FPS tetap stabil dalam skenario kompetitif bertekanan tinggi.

Legion Go dengan SteamOS, Handheld Gaming Rasa Konsol

IMG20251030154747.jpg
Lenovo Legion Go 2 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Lenovo juga memperkenalkan Legion Go, Powered by SteamOS (8,8”, 2), handheld gaming paling bertenaga di lini Legion yang langsung berjalan di SteamOS. Perangkat ini menggabungkan fleksibilitas PC gaming dengan pengalaman plug-and-play ala konsol.

Dengan layar PureSight OLED 8,8 inci 144Hz, prosesor hingga AMD Ryzen Z2 Extreme, RAM LPDDR5X hingga 32GB, dan SSD PCIe hingga 2TB, Legion Go mampu menjalankan game AAA dengan mulus. SteamOS menghadirkan fitur quick suspend/resume, cloud save, hingga akses penuh ke Steam Library tanpa perlu konfigurasi rumit.

Pendekatan ini terasa relevan bagi gamer yang ingin bermain di mana saja tanpa kompromi besar pada performa. Legion Go menjadi jembatan antara dunia PC dan konsol dalam format handheld yang matang.

Legion 7a dan Legion 5 Series, Gaming Bertemu Produktivitas

Di segmen laptop, Lenovo menghadirkan Legion 7a (16”, 11) sebagai perangkat serbaguna untuk gamer, streamer, dan kreator. Laptop ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 400 Series dan GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series dengan total TDP hingga 125W, menjadikannya cukup kuat untuk gaming AAA sekaligus tugas berat seperti coding, simulasi, dan rendering 3D.

Desainnya lebih tipis dan ringan dari generasi sebelumnya, dengan layar OLED PureSight beresolusi tinggi dan pendingin Legion Coldfront: Hyper untuk menjaga suhu tetap stabil. Lenovo AI Engine+ berperan penting mengatur performa secara real-time, memudahkan transisi dari sesi gaming panjang ke pekerjaan intensif.

Sementara itu, Legion 5i dan Legion 5a menyasar gamer yang butuh keseimbangan harga dan performa. Dengan opsi prosesor Intel Core Ultra Series 3 atau AMD Ryzen AI 400 Series, serta GPU RTX 50 Series, seri ini dirancang fleksibel untuk bermain, streaming, hingga produktivitas harian.

Lenovo LOQ, Gerbang Masuk ke Dunia Gaming Serius

LOQ 15IPH11 24 Zone RGB Hero Left 135 Degree.jpg
LOQ 15IPH11 (dok. Lenovo)

Untuk pelajar dan gamer pemula, Lenovo memperbarui lini LOQ 15AHP11 dan LOQ 15IPH11. Laptop ini membawa GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series ke segmen yang lebih terjangkau, dipadukan dengan sistem pendingin Hyperchamber agar performa tetap stabil tanpa suara kipas berlebihan.

LOQ menjadi pintu masuk yang menarik bagi pengguna yang membutuhkan satu perangkat untuk kuliah sekaligus gaming. Pendekatan ini konsisten dengan strategi Lenovo memperluas ekosistem gaming ke lebih banyak kalangan.

Lenovo tidak hanya memamerkan spesifikasi, tetapi juga ide besar tentang masa depan gaming. Legion Pro Rollable menunjukkan potensi baru desain laptop, Legion Go memperkuat posisi handheld PC gaming, sementara Legion dan LOQ terbaru merangkul spektrum gamer yang semakin luas. “Level Up” di sini bukan sekadar slogan. Lenovo tampak serius membangun perangkat yang menyesuaikan cara gamer bermain hari ini—fleksibel, cerdas, dan siap dibawa ke mana saja.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More

2 Cara Setting APN XL di Android, Internet Makin Ngebut!

21 Jan 2026, 12:32 WIBTech