6 Game PS2 yang Sempurna Namun Sudah Tidak Lagi Diingat Para Pemain

- Artikel menyoroti enam game PS2 berkualitas tinggi yang kini jarang diingat, meski dulunya dianggap sempurna dan menawarkan gameplay unik di masanya.
- Game-game seperti Champions of Norrath, Maximo, hingga The Incredible Hulk: Ultimate Destruction menampilkan variasi genre dari RPG hingga aksi bebas menghancurkan kota.
- Beberapa judul seperti Klonoa 2 sempat mendapat remaster modern, sementara lainnya tetap eksklusif di PS2 tanpa port resmi ke platform baru.
PlayStation 2 atau yang biasa disingkat PS2 dikenal sebagai salah satu konsol dengan koleksi game terbaik dan paling beragam sepanjang masa. Mulai dari game platformer, RPG, hingga shooter, PS2 punya semuanya dan itulah mengapa konsol ini sangat laris pada masanya. Namun, dari begitu banyaknya game luar biasa, tidak sedikit yang malah tenggelam dan terlupakan terlepas dari fakta bahwa kualitasnya bisa dibilang sempurna. Game apa saja itu? Berikut daftarnya.
1. Champions of Norrath: Realms of EverQuest
Champions of Norrath: Realms of EverQuest merupakan game spin-off dari EverQuest, tapi wujudnya aksi RPG dengan perspektif top-down ala Diablo. Pada game ini, pemain memilih satu dari lima class karakter yang tersedia (misalnya Warrior atau Ranger) lalu menjalani rangkaian misi yang relatif linear. Seperti halnya Diablo, keseruan sesungguhnya dari game ini adalah mengulang misi berkali-kali demi mendapat item loot yang lebih bagus di level dan tingkat tantangan yang lebih tinggi. Sayangnya, baik game ini maupun sekuelnya yaitu Champions: Return to Arms, sampai sekarang hanya tersedia di PS2 saja.
2. Maximo: Ghosts to Glory
Ghosts ’N Goblins yang rilis di NES membuat banyak pemain trauma karena reputasinya sebagai salah satu game tersulit pada masanya. Bertahun-tahun kemudian, Capcom merestui game reboot-nya yang berjudul Maximo: Ghosts to Glory, yang kemudian berlanjut ke Maximo vs. Army of Zin. Game ini masih sama menantangnya, namun dibuat lebih adil dan seimbang. Selain itu, pendekatan aksi platformer-nya juga mengingatkan pada game serupa di PS2 seperti Ratchet & Clank. Diluar perilisan ulang untuk PS3 dalam format digital, baik Maximo: Ghosts to Glory maupun sekelunya masih belum di-porting ke platform lain.
3. The Incredible Hulk: Ultimate Destruction
The Incredible Hulk: Ultimate Destruction berbeda dari game superhero pada umumnya karena Radical Entertainment benar-benar menggarapnya dengan niat. Hingga kini, masih banyak yang menilai game ini sebagai game Hulk terbaik, karena pemain bebas berkeliling kota dan melakukan hal yang paling identik dengan Hulk itu sendiri yaitu menghancurkan apa pun yang ada di depan mata. Menariknya, studio yang sama kemudian membuat seri game Prototype dan pemain bisa melihat kemiripan yang jelas antara gameplay Prototype dan fondasi “kekacauan” yang sudah dibangun di Ultimate Destruction.
4. Psi-Ops: The Mindgate Conspiracy
Psi-Ops: The Mindgate Conspiracy merupakan game mata-mata yang unik karena karakter utamanya bukan hanya agen rahasia biasa, melainkan bisa menggunakan kekuatan supernatural lewat otaknya sendiri. Mekanisme third-person shooter-nya sebenarnya standar, tapi pemain bisa mengangkat benda dengan kemampuan telekinesis lalu menghajarnya ke musuh, atau bahkan mengangkat musuh dan melempar mereka sebagai senjata. Selain itu, ada pula kemampuan lain seperti membakar objek dan mengendalikan pikiran yang membuat gameplay-nya cukup variatif.
5. Klonoa 2: Lunatea’s Veil
Klonoa 2: Lunatea’s Veil merupakan game platformer 2.5D di mana beberapa levelnya tampil murni secara 2D, sementara yang lain punya efek 3D yang menarik. Meski termasuk kedalam salah satu game besar buatan Namco, popularitasnya belum bisa menyamai game maskot lain di era PS2 seperti Jak and Daxter atau Sly Cooper. Seperti game pertamanya, pada game ini, Klonoa mengandalkan cincin magis untuk menangkap musuh, lalu melemparkannya ke musuh lain atau memanfaatkannya sebagai pijakan ketika melompat. Kabar baiknya, game ini bersama dengan pendahulunya sempat dirilis ulang dalam bentuk remaster pada 2022.
6. The Mark of Kri
The Mark of Kri mengusung storytelling yang minimalis ala Samurai Jack, tapi dengan world-building yang mendalam ala Avatar: The Last Airbender, dua kartun hits era tahun 2000-an. Sebagai game aksi petualangan di PS2, daya tarik utama game ini ada pada sistem combat yang unik. Pada game ini, pemain bisa memutar analog untuk “mengunci” target, lalu menetapkan satu tombol untuk musuh tertentu dan ketika dikeroyok, pemain tinggal menekan tombol itu untuk melakukan serangan counter ke musuh yang sudah ditandai. Menariknya, The Mark of Kri dan sekuelnya, Rise of the Kasai, juga tersedia di PS4 lewat port sederhana.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa game PS2 yang sempurna namun sudah tidak lagi diingat oleh para pemain. Pernah memainkan game-game di atas?


















![[QUIZ] Seberapa Sering Kamu Cek Baterai? Ini Tingkat Kontrol Hidupmu](https://image.idntimes.com/post/20250511/5-quick-tips-to-save-your-smartphone-battery-8ed9de860b0ace40589a8766fe9a17d0-2eef93261923d4e0ab969b9184c4e2e1.jpg)