Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Samsung Galaxy S26 vs Galaxy S24, Masih Layak Upgrade di 2026?
Samsung Galaxy S24 (kiri) vs Samsung Galaxy S26 (kanan) (samsung.com)
  • Samsung Galaxy S26 menawarkan lonjakan performa dan RAM lebih besar dibanding Samsung Galaxy S24.

  • Peningkatan baterai dan dukungan software menjadi nilai tambah jangka panjang.

  • Keputusan upgrade bergantung pada kebutuhan dan selisih harga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Samsung Galaxy S24 dan Samsung Galaxy S26 sama-sama diperkenalkan melalui ajang Galaxy Unpacked di kota yang namanya berawalan kata "San". Galaxy Unpacked 2024 digelar di San Jose, sedangkan Galaxy Unpacked 2026 berlangsung di San Fransisco. Kebetulan ini terasa unik karena kedua peluncuran tersebut sama-sama mengambil lokasi di negara bagian California, Amerika Serikat. Meski hanya kebetulan, ada benang merah unik yang menghubungkan dua generasi ini dari sisi tempat debutnya.

Selisih dua generasi pada varian dasar membuat perbandingan Galaxy S24 dan Galaxy S26 semakin menarik untuk dibahas. Galaxy S24 hingga sekarang masih tergolong flagship modern yang performanya belum ketinggalan zaman dan dukungan perangkat lunaknya juga panjang. Sementara itu, Galaxy S26 hadir membawa sejumlah penyempurnaan, terutama pada aspek performa, kecerdasan buatan (AI), dan kapasitas penyimpanan. Kira-kira, apakah peningkatan yang ditawarkan Galaxy S26 cukup kuat menjadi alasan logis untuk upgrade di 2026? Simak perbandingan berikut agar kamu lebih mantap menentukan pilihan.

1. Performa Galaxy S26 lebih kencang berkat chipset terbaru

Exynos 2600 (semiconductor.samsung.com)

Peningkatan paling menonjol antara Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S24 ada pada sektor chipset. Galaxy S26 dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy di beberapa pasar, sementara wilayah lain menggunakan Exynos 2600 berbasis fabrikasi 2nm. Generasi chipset terbaru ini dirancang untuk menghadirkan lonjakan kinerja CPU, GPU, dan NPU, sehingga pengalaman penggunaan terasa lebih cepat, mulus, dan responsif, baik untuk multitasking, gaming, maupun fitur berbasis AI.

Meski demikian, performa Galaxy S24 sebenarnya masih sangat kompeten di kelas flagship. Perangkat ini tetap mampu menangani aktivitas harian seperti media sosial, fotografi, hingga produktivitas tanpa hambatan berarti. Artinya, Galaxy S24 belum bisa disebut ketinggalan zaman, terutama bagi pengguna yang tidak memiliki kebutuhan komputasi berat. Namun, bagi yang menginginkan performa lebih stabil untuk jangka panjang, chipset generasi baru di Galaxy S26 jelas menawarkan peningkatan yang lebih terasa.

2. Galaxy S26 membawa peningkatan pada kapasitas RAM

potret Samsung Galaxy S24 (samsung.com)

Kapasitas memori juga mendapat peningkatan pada Samsung Galaxy S26. Varian dasarnya kini dibekali RAM 12GB yang mana naik dari 8GB pada Samsung Galaxy S24. Meski keduanya sama-sama memulai penyimpanan internal di 256GB, lonjakan RAM ini memberi ruang multitasking yang lebih lapang. Peningkatan tersebut terasa relevan di tengah tren konten beresolusi tinggi dan aplikasi berukuran besar.

Pengguna tidak perlu terlalu cepat khawatir soal performa yang menurun akibat beban aplikasi berat. Bagi pemilik Galaxy S24, keterbatasan RAM bisa menjadi pertimbangan untuk upgrade. Seiring waktu, foto resolusi tinggi, video 4K, gim, dan beragam file unduhan terus menggerus kapasitas perangkat. Kombinasi RAM lebih besar dan manajemen sistem terbaru membuat Galaxy S26 lebih siap menghadapi kebutuhan beberapa tahun ke depan.

3. Galaxy S26 membawa peningkatan kapasitas baterai sekitar 300mAh dibanding Galaxy S24

ilustrasi spesifikasi baterai smartphone (unsplash.com/Amanz)

Beralih ke sektor daya, Galaxy S26 membawa tambahan kapasitas baterai sekitar 300mAh dibanding Galaxy S24 yang memiliki baterai 4.000mAh. Secara angka memang tidak terlihat signifikan, tetapi potensi efisiensi dari chipset generasi baru bisa memberikan dampak nyata. Dalam skenario penggunaan campuran seperti browsing, streaming, dan media sosial, peningkatan ini berpeluang menghadirkan waktu pakai lebih panjang.

Meski begitu, Galaxy S24 pada dasarnya sudah mampu bertahan seharian untuk penggunaan normal. Tambahan daya pada Galaxy S26 merupakan sebuah penyempurnaan bukan semata pada inovasi semata. Jika baterai bukan keluhan utama pada pengguna Galaxy S24, maka aspek ini mungkin belum cukup kuat menjadi alasan untuk segera upgrade.

4. Samsung Galaxy S26 dijanjikan mendapatkan dukungan software lebih panjang

Galaxy AI (samsung.com)

Dari sisi dukungan perangkat lunak, Samsung tetap konsisten menghadirkan pembaruan jangka panjang pada lini flagship terbarunya. Galaxy S26 dijanjikan memperoleh update Android dan patch keamanan hingga tujuh tahun. Masa dukungan ini melampaui sisa pembaruan yang tersedia pada Galaxy S24, sehingga memberi nilai tambah bagi pengguna yang ingin memakai perangkat lebih lama.

Tak hanya itu, Galaxy S26 juga menjadi seri pertama yang menikmati rangkaian fitur Galaxy AI terbaru. Beberapa pembaruan mencakup Audio Eraser yang kini mendukung lebih banyak aplikasi, peningkatan kemampuan Finder, dan Screenshot Analyzer yang lebih cerdas. Walau tidak semua pengguna memerlukan fitur berbasis AI, mereka yang gemar memaksimalkan teknologi terbaru akan merasakan pengalaman yang lebih segar dan modern dibanding generasi sebelumnya.

5. Apakah Samsung Galaxy S24 masih layak dipakai atau sudah waktunya upgrade di 2026?

Samsung Galaxy S24 (samsung.com)

Peningkatan spesifikasi dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar turut berdampak pada kenaikan harga. Galaxy S26 kini berada pada rentang harga yang semakin mendekati segmen smartphone flagship premium, sehingga keputusan upgrade tidak lagi hanya dipertimbangkan dari sisi fitur baru semata. Aspek nilai yang ditawarkan secara keseluruhan juga menjadi faktor penting, terutama jika dibandingkan dengan perangkat generasi sebelumnya yang masih sangat mumpuni.

Di sisi lain, Galaxy S24 masih tergolong smartphone yang kompeten dan tetap relevan digunakan pada 2026. Performa yang stabil, dukungan software yang masih panjang, dan pengalaman penggunaan yang konsisten membuatnya masih layak dipertahankan. Selama kebutuhan harian masih terpenuhi tanpa kendala berarti, bertahan di Galaxy S24 merupakan pilihan yang rasional.

Namun, bagi pengguna yang menginginkan teknologi lebih mutakhir, kapasitas storage lebih lega sejak awal, performa yang lebih bertenaga, dan akses lebih cepat ke fitur AI generasi terbaru, upgrade ke Galaxy S26 bisa menjadi keputusan yang masuk akal. Pada akhirnya, keputusan upgrade sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan pola penggunaan masing-masing individu.

Untuk gambaran lebih jelas mengenai banderol keduanya, kamu dapat melihat perbandingan harga pada tabel berikut. Perlu dicatat bahwa harga Galaxy S24 yang dicantumkan merupakan harga saat peluncuran. Menurutmu, apakah peningkatan yang ditawarkan Samsung Galaxy S26 sepadan dengan selisih harganya?

Perbandingan harga Samsung Galaxy S24 vs Galaxy S26

Varian

Harga

Samsung Galaxy S24 (8/256 GB)

Rp13.999.000

Samsung Galaxy S26 (12/256 GB)

Rp16.499.000

Harga mengacu pada harga rilis
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team