Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Seri Chipset MediaTek yang Sudah Tak Dipakai, Teknologinya Kuno?

ilustrasi chipset MediaTek
ilustrasi chipset MediaTek (gsmarena.com)

Bagi pencinta HP, MediaTek menjadi salah satu pilihan chipset menarik selain Snapdragon. Tak kalah dari pesaingnya tersebut, MediaTek juga menawarkan spesifikasi kelas atas, performa unggulan, efisiensi tinggi, hingga kemampuan AI mumpuni. MediaTek sendiri mulai merambah industri smartphone pada 2004.

Sejak saat itu, MediaTek banyak meluncurkan seri chipset mobile, mulai dari Dimensity 7000, Helio P series, hingga MT series. Ada yang bertahan hingga sekarang, tetapi tidak sedikit yang disuntik mati dan akhirnya tak pernah dipakai lagi. Mau tahu apa saja? Yuk, ulik beberapa di antaranya!

1. MediaTek Helio A series

MediaTek Helio A22
MediaTek Helio A22 (i.mediatek.com)

Seri ini memiliki tiga lini, yaitu MediaTek Helio A22, A20, dan A25. MediaTek Helio A series merupakan seri chipset kelas bawah yang biasanya digunakan di HP entry level Rp1 jutaan. Sayangnya, sekarang posisi seri ini sudah digantikan oleh MediaTek Helio G series seperti MediaTek Helio G99, G91, atau G85. MediaTek Helio A series masih menggunakan teknologi kuno. Fabrikasi 12 nm di chipset ini tidak hemat daya. GPU yang digunakan juga kurang powerful, yaitu GPU PowerVR. Clock speed di seri ini juga terhitung lambat, yaitu sekitar 2 GHz sehingga hanya cocok untuk pekerjaan super ringan.

2. MediaTek Helio P series

MediaTek Helio P90
MediaTek Helio P90 (i.mediatek.com)

Di laman resminya, MediaTek mengeklaim kalau MediaTek Helio P series punya kemampuan pencitraan yang luar biasa. Chipset ini memiliki ISP yang mumpuni, mendukung kamera beresolusi tinggi hingga 64 MP, hingga bisa merekam video di resolusi 4K 30fps. MediaTek Helio P series bukan chipset yang terlalu powerful. Ia masih menggunakan GPU PowerVR, clock speednya tak lebih dari 2.2 GHz, dan masih pakai fabrikasi 12 nm. Namun, performanya lebih tinggi dari MediaTek Helio A series. Produk terakhir di seri ini adalah MediaTek Helio P95.

3. MediaTek Dimensity 1000 series

MediaTek Dimensity 1300
MediaTek Dimensity 1300 (mediatek.com)

MediaTek Dimensity 1000 series menjadi chipset 5G andalan MediaTek yang sering dipakai HP flagship killer. POCO X3 GT, OnePlus Nord 2T, hingga OPPO Reno 8 merupakan beberapa HP yang pernah menggunakan chipset ini. Berbeda dari dua seri sebelumnya, MediaTek Dimensity 1000 series sangat berfokus pada pefrorma.

Layaknya chipset 5G modern, MediaTek Dimensity 1000 series sudah menggunakan fabrikasi yang kecil seperti 7 dan 6 nm. Chipset ini hemat daya, punya performa tinggi, dan mampu memainkan game berat hingga 90 FPS. MediaTek Dimensity 1000 series juga memiliki kemampuan kamera yang cukup mumpuni berkat dukungan lensa 200 MP hingga perekaman video 4K 60fps.

4. MediaTek MT series

MediaTek MT8791
MediaTek MT8791 (mediatek.com)

MediaTek MT6252, MT6752, dan MT6750 merupakan beberapa chipset generasi paling awal di seri ini. Sebagai generasi awal, MT series merupakan pijakan bagi MediaTek. Namun, semua chipset tersebut sudah kuno karena hanya mendukung RAM 4GB, kamera 16MP, bahkan clock speednya tak mencapai 1 GHz, jelas berbagai sumber. Setelah MediaTek mengembangkan seri lain yang lebih cangih, MT series mulai ditinggalkan. Chipset ini hanya cocok digunakan di HP entry level yang murah dan tidak membutuhkan performa tinggi.

5. MediaTek Helio X series

ilustrasi chipset MediaTek
ilustrasi chipset MediaTek (mediatek.com)

Laman JagatReview menerangkan kalau seri ini membawa feels kelas atas di harga terjangkau. Kastanya memang di bawah, tetapi seri ini cukup powerful pada masanya. Sayangnya, seri ini tak bertahan lama karena hanya diproduksi medio 2014-2017. Sebagai chipset yang berfokus di performa, MediaTek Helio X series sudah mendukung kamera 20 MP, punya clock speed hingga 1.8 GHz, dan menggunakan GPU Mali yang cukup powerful. Sayangnya, fabrikasinya masih kuno, yaitu di atas 12 nm.

Perjalanan MediaTek untuk menjadi salah satu produsen chipset mobile terbesar tak selamanya mulus. Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya chipset yang disuntik mati. Namun, MediaTek selalu belajar dari kesalahan dan terus berkembang. Tiap tahunnya mereka masih konsisten merilis chipset baru yang kemampuannya ditingkatkan dan menjadi upgrade besar dari pendahulunya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

HONOR Magic8 RSR Porsche Design Rilis, HP Mewah dengan Kamera 200MP

28 Jan 2026, 18:22 WIBTech