Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Skor Single-Core Apple A20 Pro Lampaui M5 Max di Geekbench 7
Apple A20 Pro (apple.com)
  • Apple A20 Pro yang diduga diuji pada iPhone 18 Pro Max mencetak 4.042 poin single-core Geekbench 7, sekitar 6,8% di atas M5 Max dengan 3.785 poin.
  • Keunggulan A20 Pro terbatas pada single-core; skor multi-core-nya 11.691 poin masih tertinggal dari M5 Max yang memiliki hingga 18 inti CPU.
  • Hasil awal ini melanjutkan tren peningkatan performa single-core chip iPhone, tetapi pengujian unit retail dan beban kerja berkelanjutan tetap diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apple A20 Pro yang menjadi otak di balik iPhone 18 Pro kembali mencuri perhatian. Chipset terbaru Apple tersebut muncul dalam hasil pengujian Geekbench 7 dan mencatat skor single-core yang bahkan lebih tinggi dibandingkan Apple M5 Max. Pencapaian ini menarik karena A20 Pro merupakan chipset untuk smartphone, sedangkan M5 Max dirancang untuk perangkat laptop seperti MacBook Pro.

Perangkat yang diduga kuat merupakan iPhone 18 Pro Max tersebut mencatat skor 4.042 poin untuk single-core dan 11.691 poin untuk multi-core. Sementara itu, M5 Max pada MacBook Pro 16 inci mencatat 3.785 poin single-core pada Geekbench 7. Hasil ini membuat A20 Pro unggul sekitar 6,8 persen dalam pengujian single-core.

1. Apple A20 Pro raih 4.042 poin di single-core

Apple A20 Pro (apple.com)

Hasil benchmark tersebut berasal dari perangkat yang terdaftar sebagai iPhone 19,3 dan menggunakan motherboard dengan kode V64AP. Meski informasi CPU pada listing justru menampilkan keterangan Intel Pentium II/III, identitas perangkat lainnya mengarah pada iPhone yang menggunakan A20 Pro. Perangkat tersebut juga diduga merupakan iPhone 18 Pro Max, meski identitasnya masih perlu diperlakukan sebagai hasil benchmark awal.

Dalam hasil Geekbench 7 tersebut, A20 Pro memperoleh 4.042 poin single-core. Angka ini menjadikannya sebagai salah satu hasil single-core tertinggi yang tercatat pada benchmark tersebut dan berada di atas M5 Max. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan peak CPU performance A20 Pro yang sangat tinggi untuk sebuah chipset smartphone.

A20 Pro sendiri merupakan chipset flagship yang digunakan pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, serta menjadi salah satu chip yang digunakan pada iPhone Duo. Chipset ini membawa sejumlah peningkatan pada CPU, GPU, Neural Engine, dan proses manufakturnya. Karena perangkat-perangkat tersebut belum tersedia secara luas, hasil benchmark awal seperti ini masih perlu dibandingkan lagi dengan pengujian unit retail.

2. M5 Max masih unggul jauh di multi-core

chip M5 Pro dan M5 Max (apple.com)

Keunggulan A20 Pro pada single-core tidak berarti chipset tersebut lebih bertenaga daripada M5 Max secara keseluruhan. A20 Pro memiliki konfigurasi enam inti CPU, sedangkan M5 Max yang menjadi pembanding memiliki hingga 18 inti CPU. Perbedaan jumlah core tersebut membuat M5 Max lebih diuntungkan ketika seluruh inti CPU digunakan secara bersamaan.

Hal itu terlihat dari hasil multi-core yang mencapai 11.691 poin pada A20 Pro. M5 Max tetap berada jauh di atasnya dalam pengujian yang memanfaatkan lebih banyak inti CPU. Dengan demikian, A20 Pro lebih tepat disebut unggul dalam peak single-core performance, bukan performa multi-core secara keseluruhan.

Perbedaan tersebut juga menunjukkan mengapa skor benchmark smartphone dan laptop tidak bisa dibaca secara sederhana. M5 Max dirancang untuk perangkat seperti MacBook Pro yang memiliki ruang lebih besar untuk sistem pendinginan dan konsumsi daya yang lebih tinggi. Sementara itu, A20 Pro harus bekerja dalam batasan termal dan daya yang jauh lebih ketat pada perangkat smartphone.

3. Bukan pertama kali chip iPhone mendekati chip Mac

chipset A19 Pro (apple.com)

Pencapaian A20 Pro juga melanjutkan tren yang sudah terlihat pada chipset flagship Apple sebelumnya. A19 Pro tercatat mampu mengungguli Apple M4 dan hampir menyamai M4 Max dalam performa single-core ketika pertama kali diuji. Pola tersebut menunjukkan bahwa Apple terus mendorong performa single-core chip iPhone hingga mendekati chip yang digunakan pada perangkat Mac.

Namun, keunggulan tersebut terutama berlaku untuk performa puncak dalam pengujian singkat. Dalam beban kerja berkelanjutan, chip laptop dengan sistem pendinginan lebih besar memiliki ruang untuk mempertahankan performa tinggi dalam waktu lebih lama. Perbedaan jumlah core dan kemampuan GPU juga membuat M-series tetap memiliki keunggulan untuk berbagai pekerjaan berat.

Karena itu, hasil Geekbench 7 A20 Pro membuktikan bahwa chip iPhone sudah mengungguli chip Mac secara keseluruhan. Benchmark tersebut lebih menunjukkan bahwa performa single-core chipset smartphone Apple kini semakin tinggi. Untuk mengetahui kemampuan A20 Pro dalam penggunaan nyata, pengujian perangkat retail dan beban kerja berkelanjutan tetap diperlukan.

4. Apakah Apple A20 Pro lebih kencang dari M5 Max?

iPhone 18 Pro (apple.com)

Jika hanya melihat single-core Geekbench 7, jawabannya adalah iya. A20 Pro mencatat 4.042 poin yang mana lebih tinggi daripada 3.785 poin milik M5 Max dalam perbandingan tersebut. Selisih hampir 7 persen ini menjadi salah satu bagian paling menarik dari performa chipset terbaru Apple.

Namun, M5 Max masih lebih unggul untuk multi-core dan beban kerja berat yang memanfaatkan banyak inti CPU. Jadi, hasil benchmark tersebut bukan berarti A20 Pro secara keseluruhan lebih powerful daripada M5 Max. A20 Pro hanya menunjukkan bahwa batas performa single-core pada chipset smartphone Apple kini semakin tinggi. Lantas, seberapa jauh performa A20 Pro akan meningkat ketika iPhone 18 Pro sudah tersedia dan diuji secara lebih luas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article