Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Chipset dengan Skor AnTuTu Tertinggi Edisi September 2026

5 Chipset dengan Skor AnTuTu Tertinggi Edisi September 2026
Snapdragon 8 Elite Gen 5 (qualcomm.com)
  • Snapdragon 8 Elite Gen 5 memimpin ranking AnTuTu v11 September 2026 dengan skor 3,9 jutaan, didukung fabrikasi 3 nm, GPU Adreno 840, dan clock speed 4,6 GHz.
  • MediaTek Dimensity 9500 berada di urutan kedua dengan 3,4 jutaan, sementara Snapdragon 8 Elite menempati posisi ketiga lewat skor 3,1 jutaan meski dirilis pada 2024.
  • Snapdragon 8 Gen 5 dan Dimensity 9500s melengkapi lima besar dengan skor sekitar 3 jutaan; daftar ini didominasi seri Snapdragon 8, dengan MediaTek sebagai pesaing utama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Persaingan chipset HP pada 2026 semakin panas tiap harinya. Berbagai raksasa manufaktur seperti Google, Samsung, Qualcomm, dan MediaTek terus merilis chipset terbaru dengan performa tinggi. Performa chipset HP juga bisa diukur dengan cukup mudah, salah satunya lewat aplikasi AnTuTu.

Pengetesan AnTuTu nantinya akan menghasilkan skor berupa angka. Semakin tinggi skornya, suatu chipset punya performa yang makin baik. AnTuTu juga memiliki ranking atau peringkat resmi terkait chipset terbaik selama periode tertentu. Nah, penasaran apa saja chipset dengan skor AnTuTu tertinggi edisi September 2026? Simak daftarnya di bawah ini.

  1. 1. Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3,9 jutaan)

    Snapdragon 8 Elite Gen 5
    Snapdragon 8 Elite Gen 5 (oneplus.com)

    Di posisi pertama ada Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang skor AnTuTu v11-nya mencapai 3,9 jutaan. Snapdragon 8 Elite Gen 5 sendiri digadang-gadang sebagai chipset tercepat pada 2026. Laman resmi Qualcomm menerangkan bahwa chipset tersebut mendapat peningkatan performa CPU hingga 20 persen, peningkatan efisiensi CPU 35 persen, peningkatan performa GPU 23 persen, peningkatan efisiensi GPU 20 persen, dan lebih hemat daya hingga 16 persen.

    Spesifikasinya mencakup GPU Adreno 840, clock speed 4,6 GHz, dibuat dengan proses fabrikasi 3 nm, pakai modem Qualcomm® X85 5G, dan menggunakan Qualcomm Spectra™ AI ISP. Soal konfigurasi, core Snapdragon 8 Elite Gen 5 ditenagai dua core Oryon Gen 3 Prime dan enam core Oryon Gen 3 Performance. Chipset ini juga dipakai di banyak HP seperti Samsung Galaxy S26 Ultra, vivo X300 Ultra, HONOR Magic V6, dan iQOO 15 Ultra.

  2. 2. MediaTek Dimensity 9500 (3,4 jutaan)

    MediaTek Dimensity 9500
    MediaTek Dimensity 9500 (mediatek.com)

    MediaTek Dimensity 9500 merupakan pesaing utama Snapdragon 8 Elite Gen 5 di kasta chipset flagship. Sama seperti pesaingnya tersebut, Dimensity 9500 juga digunakan oleh banyak HP flagship seperti vivo X300 Pro, OPPO Find X9, iQOO 15T, REDMI K90 Max, hingga OPPO Find X9 Pro. Dimensity 9500 sendiri pakai GPU Mali-G1 Ultra MP12, punya clock speed 4,2 GHz, dan dibuat dengan proses fabrikasi 3 nm.

    Konfigurasinya sangat berbeda dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, yaitu satu core C1-Ultra, tiga core C1-Premium, dan empat core C1-Pro. Chipset tersebut diklaim memiliki L1 cache yang lebih besar hingga 100 persen dan L3 cache yang ukurannya lebih besar 33 persen. Performa single core-nya meningkat 32 persen, efisiensi CPU meningkat 37 persen, dan efisiensi core Ultranya meningkat 55 persen.

  3. 3. Snapdragon 8 Elite (3,1 jutaan)

    Snapdragon 8 Elite
    Snapdragon 8 Elite (mi.co.id)

    Meski usianya hampir menginjak 2 tahun, performa Snapdragon 8 Elite masih sangat bersaing dengan chipset flagship keluaran 2026, lho. Snapdragon 8 Elite merupakan chipset yang menjadi terobosan baru bagi Qualcomm karena menjadi yang pertama menggunakan core Oryon. Secara spesifik, chipset tersebut ditenagai oleh dua core Oryon (Phoenix L) dan enam core Oryon (Phoenix M) dengan clock speed hingga 4,3 GHz.

    Saat dirilis pada 2024, chipset 3 nm tersebut juga memberikan peningkatan yang luar biasa, seperti peningkatan performa CPU 44 persen, peningkatan efisiensi 45 persen, peningkatan performa GPU 40 persen, dan peningkatan penghematan daya sekitar 27 persen dibandingkan dengan Snapdragon 8 Gen 3. Kemampuan AI juga ditingkatkan untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna. Ada juga versi "For Galaxy" yang clock speed maksimalnya mencapai 4,4 GHz.

  4. 4. Snapdragon 8 Gen 5 (3 jutaan)

    Snapdragon 8 Gen 5
    Snapdragon 8 Gen 5 (motorola.com)

    Chipset yang dirilis pada akhir 2025 ini memang bukan chipset nomor satu buatan Qualcomm. Namun, spesifikasinya sudah setara dengan chipset lain yang kastanya lebih tinggi. Laman NanoReview menerangkan bahwa Snapdragon 8 Gen 5 pakai dua core Oryon Prime dan enam core Oryon Performance dengan clock speed mencapai 3,8 GHz. GPU-nya adalah Adreno 829 yang dibuat menggunakan arsitektur Adreno 800.

    Beberapa HP yang ditenagai oleh chipset ini adalah Motorola Signature, realme Neo 8, iQOO Z11 Turbo, iQOO 15R, OnePlus Ace 6T, dan OnePlus 15R. Kebanyakan adalah HP kelas menengah atas, flagship killer, atau "flagship murah" yang harganya masih cukup terjangkau. Karena itu, posisi Snapdragon 8 Gen 5 serupa dengan seri Snapdragon 8s seperti Snapdragon 8s Gen 3 atau Snapdragon 8s Gen 4.

  5. 5. MediaTek Dimensity 9500s (3 jutaan)

    MediaTek Dimensity 9500s
    MediaTek Dimensity 9500s (mi.co.id)

    Jika melihat spesifikasinya, dapat terlihat bahwa MediaTek Dimensity 9500s adalah versi downgrade dari MediaTek Dimensity 9500 reguler. Clock speed-nya lebih rendah di 3,7 GHz, skor AnTuTu v11-nya hanya 3 jutaan, dan GPU-nya menggunakan Mali-G925 Immortalis MP12. Konfigurasinya juga berbeda, yaitu satu core Cortex-X925, tiga core Cortex-X4, dan empat core Cortex-A720.

    Laman resmi MediaTek menerangkan bahwa Dimensity 9500s berfokus pada beberapa aspek seperti gaming, fotografi, AI, dan konektivitas. Untuk gaming, ada teknologi MediaTek Adaptive Gaming Technology 3.0 (MAGT 3.0) dan MediaTek Frame Rate Converter 3.0 (MRFC 3.0) yang bisa meningkatkan FPS dan efisiensi. MediaTek NPU juga dioptimalkan agar pemrosesan AI jadi makin cepat dan efisien.

    Daftar chipset dengan skor AnTuTu tertinggi edisi September 2026 ternyata didominasi oleh Snapdragon 8 series. Hal tersebut menunjukkan bahwa dominasi Qualcomm di pasar chipset mobile masih belum tergoyahkan. Meski begitu, beberapa pesaingnya seperti MediaTek mulai unjuk gigi dan mencoba merobohkan dinasti Qualcomm. Hal tersebut membuat persaingan di pasar chipset flagship jadi makin menarik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More