Baterai laptop biasanya memiliki masa pakai yang cukup lama, yaitu 2-5 tahun. Setelah melewati masa pakai tersebut, baterai harus diganti karena sudah mengalami degradasi yang cukup parah. Namun, ada kalanya baterai rusak lebih awal, dan jika tidak segera diganti, maka akan berpengaruh pada laptop itu sendiri.
5 Tanda Baterai Laptop mulai Rusak, Apa yang Kudu Dilakukan?

- Baterai laptop umumnya bertahan 2-5 tahun, tetapi bisa rusak lebih cepat akibat degradasi, terutama bila sering dipakai untuk pekerjaan berat.
- Tanda kerusakan meliputi daya tahan merosot, persentase turun mendadak, laptop hanya menyala saat dicas, serta waktu pengisian yang sangat lama.
- Overheat dan baterai mengembang merupakan tanda serius karena dapat merusak komponen lain; baterai perlu segera diganti saat gejala-gejala ini muncul.
Kerusakan baterai laptop tak terjadi secara tiba-tiba, tapi dimulai perlahan dari munculnya berbagai tanda seperti persentase yang menurun drastis, adanya gejala overheat (panas berlebih), bahkan perubahan fisik seperti baterai mengembung. Jika tanda-tanda baterai laptop mulai rusak sudah muncul, apa yang harus dilakukan? Temukan jawabannya di bawah ini.
1. Ketahanan baterai menurun drastis

ilustrasi laptop (unsplash.com/Dillon Shook) Tanda baterai laptop mulai rusak yang pertama adalah menurunnya daya tahannya secara drastis. Contohnya, di awal pembelian baterai bisa bertahan seharian penuh tanpa dicas ketika persentasenya penuh di 100 persen. Namun, setelah pemakaian beberapa tahun, baterai bisa habis hanya dalam waktu setengah hari pada kondisi yang sama. Penurunan ketahanan tersebut merupakan akibat dari degradasi dan battery health yang berkurang. Jika dibiarkan, maka ketahanannya akan terus berkurang sampai di titik di mana baterai hanya bisa bertahan beberapa jam. Jadi, segera ganti baterai sebelum hal tersebut terjadi.
2. Laptop hanya bisa menyala jika terhubung dengan charger

ilustrasi laptop (unsplash.com/Kari Shea) Dilansir Galaxy Techno, jika laptop hanya bisa menyala ketika terhubung dengan charger, maka artinya ada masalah serius pada baterai. Hal tersebut menandakan bahwa baterai sudah rusak parah dan baterai sudah berada di akhir masa pakainya. Pada beberapa kesempatan, indikator baterai juga akan mengalami eror atau terdapat pemberitahuan dari sistem bahwa baterai mengalami masalah. Untuk mengatasinya, kamu harus mengganti baterai laptop. Jika dibiarkan, maka laptop akan ketergantungan pada sumber listrik dan tidak bisa dipakai ketika mati listrik atau di luar ruangan.
3. Baterai mulai mengembang dan terjadi overheat

ilustrasi laptop (unsplash.com/Kompjuteri Com) Laman Repair Depot menerangkan bahwa overheat dan baterai membengkak adalah tanda-tanda keras untuk mengganti baterai laptop. Keduanya bisa terjadi secara bersamaan, tapi terkadang juga terjadi secara bergiliran. Ketika baterai rusak, overheat bisa terjadi bahkan ketika kamu menjalankan aktivitas ringan seperti mengetik di Microsoft Word, membuka foto, atau sekadar menonton video. Baterai yang mengembang bisa terlihat dari adanya tonjolan di keyboard atau panel belakang laptop. Baterai mengembang juga sangat berbahaya karena bisa menekan serta merusak komponen lain.
4. Persentase baterai bisa turun mendadak

ilustrasi laptop (unsplash.com/Domenico Loia) Kamu pernah menggunakan laptop, kemudian persentase baterainya tiba-tiba drop atau berkurang dalam waktu singkat? Itu tandanya baterai sudah bermasalah dan harus segera diganti. Dilansir dari Techie Store, hal tersebut umumnya terjadi ketika usia baterai sudah cukup tua, yaitu antara 3-4 tahun. Penurunan persentasenya juga beragam, seperti dari 70 tiba-tiba menjadi 30 persen atau dari 30 tiba-tiba menjadi 0 persen dan akhirnya laptop mati. Penurunan persentase signifikan umumnya akan terjadi ketika kamu melakukan aktivitas berat seperti gaming atau rendering karena baterai harus mengeluarkan energi dalam jumlah besar pada satu waktu.
5. Pengecasan berlangsung dalam waktu sangat lama

ilustrasi laptop (unsplash.com/Content Pixie) Pada laptop yang normal, pengecasan tak akan memakan waktu lama, mungkin sekitar 1,5-3 jam tergantung sistem pengecasan dan daya charger-nya. Namun, ada kalanya pengecasan laptop bisa memakan waktu hingga 5 jam bahkan lebih. Jika hal tersebut terjadi, artinya baterai mulai mengalami degradasi dan wajib diganti. Jika kerusakannya sudah parah, bahkan persentase baterai tak akan bertambah meski sudah dicas dalam waktu yang cukup lama. Lama-kelamaan laptop tak akan bisa menyala tanpa terhubung ke charger atau sumber listrik.
Baterai laptop rusak bukan masalah baru, sebaliknya, semua pengguna pasti akan mengalaminya. Bedanya, tiap pengguna akan mengalami kerusakan dalam kondisi, situasi, dan jangka waktu yang berbeda. Ada pengguna yang baterainya rusak hanya dalam penggunaan 2 tahun karena sering memaksa laptop melakukan pekerjaan berat. Ada juga laptop yang baterainya baru rusak dalam waktu 5 tahun karena penggunaannya ringan. Jika tanda-tanda baterai laptop mulai rusak terjadi, segera bawa ke tempat service, ya!




















