Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Dispatch Wajib Dimainkan, Pemenang Steam Awards 2025

Dispatch
Robert (dok. AdHoc Studio/Dispatch)
Intinya sih...
  • Dispatch merupakan serial superhero yang jauh dari kesan klise, menonjolkan narasi segar dan manusiawi.
  • Opsi dialog dan tindakan khas Telltale Games bisa dinikmati dalam Dispatch, dengan cerita bercabang dan sistem pilihan.
  • Voice actor papan atas berhasil menghidupkan dunia Dispatch, memberikan emosi pada karakter sehingga membuat game terasa lebih hidup.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Game narrative adventure punya daya tarik tersendiri yang membedakannya dari genre lain. Ia tidak berfokus kepada eksplorasi bebas. Game narrative adventure justru menjadikan cerita sebagai fondasi utama dengan berperan sebagai pengambil keputusan yang memengaruhi jalannya permainan dan ending.

Baru-baru ini, Dispatch (2025), game buatan AdHoc Studio, mencuri perhatian. Game ini sempat masuk nominasi Best Debut Indie Game dan Player's Voice di The Game Awards 2025. Meski gagal membawa pulang piala, Dispatch akhirnya bersinar dengan memenangkan Outstanding Story-Rich Game di Steam Awards 2025.

Sebagai perwakilan game narrative adventure, Dispatch membuktikan bahwa cerita yang kuat mampu menghadirkan pengalaman bermain yang berkesan. Lalu, mengapa game ini sangat layak untuk kamu mainkan?

1. Dispatch merupakan serial superhero yang jauh dari kesan klise

Dispatch gameplay
Robert bersama Blonde Blazer dan Chase (dok. AdHoc Studio/Dispatch)

Dispatch menceritakan sepak terjang Robert Robertson alias Mecha Man, seorang pensiunan superhero yang kehilangan mech-suit miliknya usai melawan segerombolan penjahat. Insiden tersebut menjadi titik balik hidup Robert ketika menerima tawaran bekerja di Superhero Dispatcher Network (SDN). Di sini, kamu bertugas mengarahkan dan memimpin Z-Team, sekelompok mantan supervillain yang tengah menjalani proses rehabilitasi.

Dispatch memang tidak menawarkan aksi yang bombastis ala seri Batman: Arkham (2009—2024) atau Marvel's Spider-Man (2018—2023). Sebaliknya, game ini menonjolkan narasi yang lebih segar dan manusiawi. Di balik identitas Mecha Man, Robert hanyalah manusia biasa yang harus bergulat dengan dilema moral sekaligus tekanan pekerjaan.

2. Opsi dialog dan tindakan khas Telltale Games bisa dinikmati dalam Dispatch

Dispatch
opsi dialog dalam Dispatch (dok. AdHoc Studio/Dispatch)

Buat kamu yang belum tahu, AdHoc Studio adalah developer baru yang terdiri dari para pengembang veteran Telltale Games. Mereka dikenal lewat game narrative adventure ikonis seperti The Walking Dead: The Telltale Definitive Series (2012) dan Batman: The Telltale Series (2016). Keunikan ini terasa kuat dalam Dispatch, terutama melalui cerita bercabang dan sistem pilihan yang menjadi ciri khas Telltale Games.

Sepanjang permainan, kamu selalu dihadapkan kepada berbagai pilihan, baik dalam bentuk dialog maupun tindakan yang diambil Robert. Tiap keputusan membawa konsekuensi, mulai dari hubungan antarkarakter, arah misi, hingga kelanjutan cerita pada episode berikutnya. Dispatch menyediakan beberapa varian ending yang ditentukan sepenuhnya oleh pilihan yang kamu ambil selama bermain.

3. Voice actor papan atas berhasil menghidupkan dunia Dispatch

Dispatch Robert
Robert dan Aaron Paul (dok. AdHoc Studio/Dispatch | dok. AMC/Breaking Bad)

Selain pilihan yang memengaruhi ending, kekuatan utama game narrative adventure terletak pada performa para pengisi suara (voice actor). Tanpa akting suara yang solid, game akan terasa hampa dan membosankan. AdHoc Studio memahami betul hal ini dengan menghadirkan jajaran pengisi suara papan atas dalam Dispatch.

Aaron Paul (Breaking Bad, El Camino) berperan sebagai Robert dengan suara khas yang berat dan Laura Bailey (Marvel's Spider-Man 2, The Last of Us: Part II) tampil meyakinkan sebagai Courtney alias Invisigal yang tomboy. Erin Yvette (Hades II, The Wolf Among Us) menghidupkan Mandy alias Blonde Blazer dengan pembawaan yang kalem, sedangkan Chase alias Star Blaze disuarakan Jeffrey Wright (The Batman, American Fiction) dengan aura yang berwibawa. Kehadiran mereka sukses memberikan emosi pada karakter sehingga membuat Dispatch terasa bernyawa.

4. Kamu juga berperan sebagai dispatcher yang memimpin misi Z-Team

Dispatch
cuplikan gameplay Dispatch (dok. AdHoc Studio/Dispatch)

Dispatch tidak sekadar menawarkan opsi dialog atau tindakan seperti game narrative adventure pada umumnya. Ia benar-benar menempatkanmu sebagai dispatcher di SDN. Kamu dituntut berpikir cepat, menganalisis situasi, dan mengambil keputusan krusial sebelum mengirim para superhero ke lapangan.

Kamu juga harus mengelola kemampuan serta kondisi mereka. Tiap superhero mempunyai kepribadian, kelemahan, dan konflik personal yang membuat penugasan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Kesalahan membaca situasi bisa membuat misi gagal dan bahkan berdampak langsung kepada perkembangan cerita.

5. Kamu bisa menjalin hubungan asmara dengan dua perempuan

Blonde Blazer Invisigal
Blonde Blazer dan Invisigal (dok. AdHoc Studio/Dispatch)

Hampir semua superhero mempunyai kisah romansa, termasuk Robert sebagai karakter utama. Game ini memberimu dua opsi romansa, yakni Blonde Blazer dan Invisigal. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang akan memengaruhi dinamika cerita.

Blonde Blazer cocok untukmu yang menyukai perempuan percaya diri, terbuka, dan dewasa. Adapun, Invisigal hadir sebagai sosok yang lebih tenang, misterius, dan terkadang keras kepala. Pilihan ini ditentukan lewat pilihan dialog dan tindakan yang menjadi titik penting dalam perjalanan romantis Robert dalam Dispatch.

Tanpa terjun langsung ke medan pertempuran, Dispatch membuatmu merasakan sensasi sebagai superhero lewat cerita yang berkesan dan pilihan-pilihan krusial yang memengaruhi alur permainan. Kualitasnya tercermin dari predikat Overwhelmingly Positive (Luar Biasa Positif) di Steam serta 87 Metascore di situs Metacritic. Jadi, apakah kamu sudah yakin untuk beraksi sebagai pahlawan di balik meja bersama Robert?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Tech

See More

Clicks Rilis New Power Keyboard, Bisa Charging Tanpa Kabel

08 Jan 2026, 20:58 WIBTech