TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Gaming dengan VGA Bagus, tapi Angka FPS Rendah? Ini 5 Penyebabnya

Jangan buru-buru menyalahkan kartu grafiknya

Kartu grafik bukan satu-satunya komponen yang bertanggung jawab terhadap kelancaran pengolahan grafik. (unsplash.com/Rafael Pol)

Angka fps atau frame per second sudah dijadikan patokan standar bagi kelancaran bermain game digital, baik itu PC, laptop, konsol, smartphone, maupun handheld. Pada umumnya, angka 30—40 fps adalah nilai minimal bagi game yang dikatakan lancar. Adapun, 41—60 fps merupakan angka yang lebih baik lagi karena game akan berjalan lebih halus.

Nah, meski ada beberapa gamer yang fanatik terhadap skor hingga ratusan fps, penulis merasa bahwa 60 fps adalah angka yang cukup optimal untuk dilihat oleh mata kita. Angka fps yang tinggi juga tidak bisa dibedakan oleh mata karena indra penglihatan kita yang terbatas terhadap tampilan digital.

Ketika memainkan game berat, kamu membutuhkan VGA atau kartu grafik untuk menjalankannya dengan baik. Lalu, bagaimana jika di saat kita sudah menggunakan VGA bagus berharga mahal, tapi angka fps dalam gaming masih terlihat rendah? Kamu bisa lihat beberapa alasannya di bawah ini.

1. Bottleneck karena prosesor

Prosesor bisa menjadi penyebab hambatan ketika menjalankan game berat. (unsplash.com/Roman Spiridonov)

Prosesor adalah salah satu penyebab utama yang membuat aktivitas gaming menjadi tidak nyaman. Ya, itu artinya, prosesor harus bisa mengimbangi kinerja VGA sampai VGA tersebut bekerja pada angka maksimal. Ambil contoh, ketika kita menggunakan VGA NVIDIA RTX 3050 di PC yang terpasang prosesor Intel Core i3 generasi lawas, hal ini dapat mengakibatkan bottleneck parah.

Menurut laman Intel, kasus bottleneck terjadi ketika ada ketimpangan komponen dalam sebuah PC, misalnya VGA kelas atas dipadukan dengan prosesor kelas bawah. Dalam hal ini, saat prosesor sudah bekerja 100 persen tanpa jeda, VGA sekelas RTX baru melontarkan performa sekitar 10 atau 20 persen saja. Tentu saja memadukan VGA kelas atas dengan prosesor jadul bukanlah langkah tepat.

 

Baca Juga: 5 Cara Menampilkan Angka FPS pada Game PC atau Laptop

2. Software pada kartu grafik yang eror

VGA dengan kipas ganda (unsplash.com/Andrey Matveev)

Coba perhatikan karakter dari komponen PC-mu. Jika proses gaming mendadak tidak lancar setelah kamu melakukan update perangkat lunak VGA, mungkin penyebabnya adalah software yang eror. Melakukan update memang wajib dijalankan untuk mengoptimalkan kinerja VGA secara keseluruhan.

Akan tetapi, ada kalanya software yang dirilis oleh vendor atau produsen masih belum sempurna. Sebetulnya kamu tidak perlu terburu-buru melakukan update perangkat lunak pada VGA atau kartu grafik selama masih bisa menjalankan program grafis dengan lancar. Kamu bisa cek dan pelajari tentang software VGA terbaru pada laman resmi NVIDIA atau AMD.

3. File game yang rusak dan tidak stabil

ilustrasi memainkan game melalui PC (unsplash.com/ELLA DON)

Ketika memainkan game rilisan terbaru dan menemukan angka frame rate-nya sering jeblok di bawah 30 fps, jangan buru-buru menyalahkan VGA atau kartu grafik. Bisa jadi kualitas dari file game tersebut yang buruk. Bahkan, ada banyak game AAA buatan developer papan atas yang dinilai gagal pada awal perilisan hanya gara-gara angka fps yang tidak stabil.

Kalau sudah begini, kamu bisa lakukan uninstall pada game baru yang masih bersifat uji coba atau belum stabil. Game baru yang belum optimal dijalankan di PC berspesifikasi cukup juga sebaiknya tidak dimainkan. Tunggu hingga pengembang merilis update atau perbaikan.

4. PSU yang tidak stabil

PSU atau catu daya berkualitas akan membuat PC lebih awet. (unsplash.com/Andrey Matveev)

PSU (power supply) atau catu daya merupakan alat kelistrikan yang menjadi gerbang untuk mengalirkan listrik ke semua komponen PC. Nah, karena tugasnya yang sangat vital, pengguna PC wajib memakai PSU berkualitas bagus. Pasalnya, ketika PSU tidak bisa melakukan tugasnya dengan stabil, aliran listrik ke komponen lainnya juga akan terganggu.

VGA yang bekerja maksimal saat menjalankan game berat tentu juga membutuhkan asupan daya yang cukup. Whatsabyte dalam lamannya menerangkan bahwa PSU yang terlalu lemah akan sangat memengaruhi kinerja dan keawetan sebuah VGA. Selain gaming yang tidak maksimal, PSU dengan kualitas buruk akan merusak VGA pada jangka panjang.

Baca Juga: 5 Game FPS dengan Visual Memanjakan Mata, Detail dan Memesona!

Verified Writer

Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya