Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Board Game yang Cocok Untuk Teman Ngabuburit
ilustrasi board game (unsplash.com/2H Media)
  • Board game bisa menjadi pilihan ngabuburit yang santai sekaligus mempererat kebersamaan.

  • Permainan seperti Monopoly, UNO, hingga Ludo menawarkan keseruan dengan aturan yang mudah dipahami.

  • Setiap game menghadirkan suasana berbeda, dari strategi serius hingga tawa ringan menjelang berbuka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngabuburit sering diisi kegiatan ringan yang bisa membuat waktu terasa cepat tanpa perlu banyak tenaga. Apalagi ketika menjelang berbuka, biasanya kondisi tubuh sudah mulai lemas, tetapi suasana justru ingin tetap hidup. Board game menjadi pilihan menarik karena bisa dimainkan santai, tidak bergantung pada gawai, dan mudah melibatkan banyak orang dalam satu waktu.

Selain itu, permainan seperti ini sering memunculkan momen spontan yang justru membuat kebersamaan terasa lebih hangat. Tidak heran jika board game sering dipilih sebagai aktivitas ngabuburit yang sederhana, tetapi tetap seru. Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu coba.

1. Monopoly menghadirkan keseruan lewat jual beli properti

ilustrasi Monopoly (unsplash.com/Maria Lin Kim)

Monopoly termasuk board game klasik yang sudah ada sejak awal abad ke-20 dan masih sering dimainkan sampai sekarang. Itu karena konsepnya yang mudah dipahami. Setiap pemain bergerak menggunakan dadu, membeli properti, lalu mengumpulkan uang dari biaya sewa ketika pemain lain singgah di suatu petak. Permainan biasanya langsung terasa hidup ketika mulai muncul negosiasi tukar properti atau tawaran kerja sama antarpemain. Hal ini membuat suasana menjadi ramai tanpa perlu aturan yang rumit.

Menariknya, Monopoly bisa dimainkan dengan durasi fleksibel, misalnya hanya sampai satu pemain memiliki jumlah properti tertentu agar tidak terlalu lama. Permainan ini juga melatih kemampuan membaca situasi karena keputusan membeli atau melepas properti sangat memengaruhi jalannya permainan. Kekurangannya, pemain yang tertinggal sering kesulitan mengejar sehingga perlu menjaga suasana tetap santai. Justru dari situ, biasanya muncul candaan yang membuat waktu menunggu berbuka terasa cepat.

2. UNO membuat suasana langsung ramai dalam waktu singkat

ilustrasi UNO (unsplash.com/Nik)

UNO dikenal sebagai permainan kartu yang bisa dipahami hanya dalam beberapa menit sehingga cocok dimainkan tanpa persiapan panjang. Aturannya sederhana, pemain hanya perlu mencocokkan warna atau angka sambil memanfaatkan kartu aksi untuk menghambat lawan. Karena satu putaran berlangsung cepat, permainan ini mudah dimainkan berulang kali tanpa terasa membosankan.

Keseruan UNO biasanya muncul ketika arah permainan tiba-tiba berubah akibat kartu khusus, seperti Reverse atau Draw Four. Momen paling ramai sering terjadi saat pemain hampir menang, tetapi lupa menyebut, "UNO." Sebagai penalti, pemain harus mengambil kartu tambahan. Permainan ini juga tidak membutuhkan ruang besar sehingga praktis dimainkan di ruang keluarga atau teras rumah. Sifatnya yang cepat dan spontan membuat suasana ngabuburit terasa lebih hidup.

3. Scrabble menantang pemain lewat susunan kata

ilustrasi Scrabble (unsplash.com/Melinda Gimpel)

Scrabble merupakan board game yang berfokus pada penyusunan kata dari potongan huruf untuk mendapatkan skor tertentu. Permainan ini populer sejak pertengahan abad ke-20 dan tetap digemari karena memberi pengalaman berbeda dibanding permainan berbasis keberuntungan. Pemain harus memikirkan kombinasi kata sambil memperhitungkan posisi huruf agar memperoleh nilai tinggi.

Hal menarik dari Scrabble terletak pada proses mencari kata yang sering memicu diskusi kecil antarpemain. Selain itu, permainan ini secara tidak langsung memperkaya kosakata tanpa terasa seperti belajar. Kekurangannya, Scrabble bisa terasa lebih lambat bagi pemain yang tidak terbiasa menyusun kata. Namun, justru dari proses berpikir itulah, waktu menunggu berbuka tidak terasa berlalu.

4. Jenga menghadirkan keseruan lewat menara balok kayu

ilustrasi Jenga (unsplash.com/Nik)

Jenga memiliki konsep sangat sederhana: menarik balok dari susunan menara tanpa membuatnya roboh. Permainan ini mulai dikenal luas sejak 1980-an dan cepat menjadi favorit karena tidak membutuhkan aturan rumit. Setiap pemain hanya perlu fokus memilih balok yang paling aman untuk diambil.

Keseruan biasanya muncul ketika menara mulai miring dan semua pemain menunggu dengan tegang. Saat menara akhirnya roboh, suasana langsung berubah menjadi penuh tawa. Jenga juga bisa dimainkan oleh berbagai usia sehingga cocok untuk acara keluarga. Kekurangannya hanya membutuhkan meja yang stabil agar menara tidak mudah jatuh karena getaran.

5. Ludo menghadirkan permainan santai dengan aturan sederhana

ilustrasi Ludo (unsplash.com/ F E)

Ludo merupakan board game yang sudah lama dikenal di berbagai negara dan sering dimainkan bersama keluarga. Setiap pemain menggerakkan bidak sesuai angka dadu dengan tujuan mencapai garis akhir lebih dulu. Permainan ini mudah dipahami karena aturan dasarnya hanya berkaitan dengan giliran melempar dadu dan pergerakan bidak. Hal tersebut membuat Ludo cocok dimainkan tanpa perlu penjelasan panjang.

Keseruan Ludo biasanya muncul ketika bidak pemain saling memakan sehingga posisi di papan bisa berubah drastis dalam satu giliran. Permainan ini juga tidak membutuhkan strategi rumit sehingga terasa ringan dimainkan saat kondisi tubuh sedang lelah. Kelebihannya, Ludo cocok untuk segala usia dan mudah ditemukan di pasaran. Kekurangannya, unsur keberuntungan cukup besar karena sangat bergantung pada angka dadu.

Board game bisa menjadi pilihan ngabuburit yang sederhana, tetapi tetap mampu menciptakan kebersamaan. Setiap permainan menghadirkan suasana berbeda, mulai dari kompetitif hingga penuh tawa ringan. Dari berbagai pilihan tadi, mana yang paling ingin kamu mainkan saat menunggu waktu berbuka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎