Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar Game Onimusha, Terbaru Onimusha: Way of the Sword

Daftar Game Onimusha, Terbaru Onimusha: Way of the Sword
Onimusha: Way of the Sword (dok. Capcom/Onimusha: Way of the Sword)
  • Onimusha adalah waralaba action-adventure Capcom yang memadukan sejarah Jepang dengan dark fantasy, menampilkan samurai melawan iblis Genma melalui gameplay hack-and-slash.
  • Sejak Onimusha: Warlords pada 2001, seri ini berkembang lewat sekuel dan spin-off lintas genre, termasuk taktik, fighting, browser multiplayer, mobile, hingga VR.
  • Capcom merilis Onimusha: Way of the Sword pada 4 September 2026, menandai game mainline baru setelah dua dekade dengan kisah Miyamoto Musashi melawan Genma di Edo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Onimusha merupakan waralaba action-adventure game populer dari Capcom. Ia dikenal karena mengubah cerita sejarah menjadi dark fantasy tentang pertarungan samurai melawan iblis yang disebut Genma. Waralaba ini booming pada era PlayStation 2 (PS2) dan masih menelurkan game baru sampai sekarang. Kebetulan, game terbarunya, Onimusha: Way of the Sword, juga baru salah dirilis Jumat (4/9/2026) ini.

Ia menjadi salah satu game best-seller milik Capcom, lho! Penasaran dengan sejarah game Onimusha dari yang pertama hingga Onimusha: Way of the Sword? Berikut daftar game Onimusha dari mainline hingga spin-off!

  1. 1. Onimusha: Warlords (2001)

    cuplikan gameplay Onimusha: Warlords
    cuplikan gameplay Onimusha: Warlords (dok. Capcom/Onimusha: Warlords)

    Onimusha: Warlords adalah game pertama dari waralaba ini. Ia mengisahkan sepak terjang samurai bernama Samanosuke Akechi yang mendapatkan tugas untuk menyelamatkan Putri Yuki dari pasukan iblis Nobunaga Oda. Ia adalah game hack and slash yang mengimplementasikan elemen ala survival horror seperti fixed camera dan pemecahan teka-teki.

    Ia menjadi game PS2 pertama yang berhasil terjual lebih dari satu juta kopi di Jepang, memberikan awal yang kuat untuk keberlanjutan waralaba Onimusha. Karena kepopulerannya, ia dirilis ulang di Xbox dengan judul Genma Onimusha (2002) disertai optimalisasi gameplay dan visual. Bukan hanya sekali, pada 2018, Onimusha: Warlords kembali mendapatkan versi remaster untuk Nintendo Switch, PlayStation 4, dan Xbox One.

  2. 2. Onimusha 2: Samurai's Destiny (2002)

    Onimusha 2: Samurai's Destiny
    Onimusha 2: Samurai's Destiny (dok. Capcom/Onimusha 2: Samurai's Destiny)

    Hanya berselang setahun, Capcom sudah merilis sekuelnya yang bertajuk Onimusha 2: Samurai's Destiny di PS2. Ia masih mempertahankan mekanisme kombat dari game orisinal, tetapi juga menambahkan fitur subkarakter yang bisa dimainkan pada segmen tertentu dalam game. Onimusha 2: Samurai's Destiny masih berkisah seputar pasukan iblis Nobunaga Oda. Kali ini, kamu mengikuti samurai muda, Jubei Yagyu, yang bertekad membalas dendam atas pembantaian klan Yagyu yang dilakukan oleh pasukan iblis Nobunaga Oda.

    Onimusha 2: Samurai's Destiny langsung menjadi hits pascarilis. Ia menduduki peringkat ketiga best-selling game di Jepang pada periode 2002 dengan total penjualan 1 juta kopi. Selisih sedikit dengan Pro Evolution Soccer 2 yang meraih penjualan 1,1 juta kopi. Lebih dari dua dekade kemudian, ia mendapatkan remaster pada 2025 dengan peningkatan visual berbasis RE Engine serta performa 60 FPS di resolusi 1080p untuk konsol next-gen.

  3. 3. Onimusha Tactics (2003)

    cuplikan gameplay Onimusha Tactics
    cuplikan gameplay Onimusha Tactics (dok. Capcom/Onimusha Tactics)

    Rupanya, Onimusha gak hanya bergenre action adventure saja. Capcom juga bereksperimen dengan merilis tactical role-playin game, Onimusha Tactics pada 2003. Ia adalah spin-off pertama serta game Onimusha pertama yang dirilis di konsol buatan Nintendo. Gameplay-nya turn-based berbasis grid ala Final Fantasy Tactics (1997).

    Game ini memiliki cerita yang berdiri sendiri, tetapi masih membawa elemen khas dari versi orisinal. Ceritanya berpusat pada samurai bernama Onimaru, yang mendapatkan Oni Gauntlet dan menjadi Onimusha. Ia harus mengumpulkan para kesatria kuat untuk membantunya melawan pasukan iblis, Genma, dari Nobunaga Oda. Menarik, ya? Game ini hanya tersedia di GBA dan Wii U Virtual Console yang dirilis pada 2015 lalu.

  4. 4. Onimusha Blade Warriors (2003)

    cuplikan gameplay Onimusha Blade Warriors
    cuplikan gameplay Onimusha Blade Warriors (dok. Capcom/Onimusha Blade Warriors)

    Pada tahun yang sama, spin-off kedua, Onimusha Blade Warriors, juga dirilis untuk PS 2. Ia merupakan game fighting dengan mekanisme 2D platformer dan arena brawler seperti waralaba Super Smash Bros. Game ini menghadirkan total 24 karakter yang bisa dimainkan. Adapun, karakternya diambil dari seri Onimusha sebelumnya, seperti Samanosuke Akechi dan Jubei Yagyu.

    Tiap karakter dibekali kemampuan khas dari game orisinal mereka. Contohnya, Samanosuke dan Jubei yang bisa menyerap jiwa lawannya menggunakan Oni Gauntlet. Sayangnya, spin-off ini tidak pernah dirilis ulang. Pemain memerlukan PS2 dan game fisiknya untuk bisa mencobanya. Alternatifnya, pemain bisa menggunakan emulator via PC atau mobile.

  5. 5. Onimusha 3: Demon Siege (2004)

    cuplikan gameplay Onimusha 3: Demon Siege
    cuplikan gameplay Onimusha 3: Demon Siege (dok. Capcom/Onimusha 3: Demon Siege)

    Banyak yang sepakat kalau Onimusha 3: Demon Siege merupakan yang paling populer dan memorable. Dirilis pada masa prima PS2, game ini menawarkan grafik dan CGI sinematik yang memukau di masanya. Ia juga mengoptimalkan kontrol serta menyempurnakan berbagai fitur dari game sebelumnya.

    Dalam game ini, kamu akan kembali mengikuti sepak terjang Samanosuke Akechi untuk mengalahkan pasukan Genma yang dipimpin Nobunaga Oda. Namun, kali ini ia tidak sendiri karena ia harus bekerja sama dengan seorang perwira asal Prancis bernama Jacques Blanc yang terlempar ke masa lalu akibat pasukan Genma yang bermain dengan aliran waktu. Game ini tersedia di PS2, lalu disusul oleh PC pada 2005 dan 2007 via Steam.

  6. 6. Shin Onimusha: Curtain of Darkness (2005)

    cuplikan gameplay Shin Onimusha: Curtain of Darkness
    cuplikan gameplay Shin Onimusha: Curtain of Darkness (dok. Capcom/Shin Onimusha: Curtain of Darkness)

    Shin Onimusha: Curtain of Darkness merupakan spin-off yang dirilis secara eksklusif untuk mobile. Sayangnya, ia hanya dirilis di Jepang. Ia merupakan game prekuel untuk judul utama keempat, Onimusha: Dawn of Dreams (2006). Ia dikemas dalam grafik 3D yang cukup mengesankan untuk kelas mobile pada waktu itu. Sayangnya, karena eksklusif untuk HP pada waktu tersebut, game ini sudah menjadi lost media.

  7. 7. Onimusha: Dawn of Dreams (2006)

    cuplikan gameplay Onimusha: Dawn of Dreams
    cuplikan gameplay Onimusha: Dawn of Dreams (dok. Capcom/Onimusha: Dawn of Dreams)

    Onimusha: Dawn of Dreams adalah game mainline keempat yang juga dirilis di PS2. Ia mengambil latar satu dekade setelah Onimusha 3: Demon Siege. Setelah kematian Nobunaga, Hideyoshi Toyotomi memulai ambisinya untuk menyatukan Jepang dengan pasukan iblisnya sendiri. Untuk menghentikannya, samurai muda bernama Soki diberikan Oni Gauntlet dan menjadi Onimusha baru.

    Game utama keempat ini mencoba tampil beda dengan mengubah beberapa fitur khas. Salah satunya adalah adanya elemen RPG dan perubahan dari semi-open world menjadi berbasis level. Game ini sebenarnya mendapatkan pujian dari segi cerita dan gameplay. Namun, performa penjualannya di bawah ekspektasi. Hal tersebut diperkirakan karena ia dirilis menjelang perilisan PlayStation 3 (PS3).

  8. 8. Onimusha Soul (2012)

    cuplikan gameplay Onimusha Soul
    cuplikan gameplay Onimusha Soul (dok. Capcom/Onimusha Soul)

    Onimusha Soul adalah game multiplayer berbasis browser pertama dari Capcom. Ia mengambil latar semesta Onimusha dengan gameplay strategi seperti waralaba Romance of the Three Kingdoms. Pemain akan berperang sebagai daimyo yang harus mengelola wilayah dan memperluasnya dengan cara diplomasi maupun perang. Ia dibagi menjadi tiga faksi, manusia, Oni, dan Genma. Sayangnya, Onimusha Soul sudah menutup server sejak 2017 lalu sehingga tidak bisa dimainkan lagi saat ini.

  9. 9. Onimusha VR: Shadow Team (2025)

    cuplikan gameplay Onimusha VR: Shadow Team
    cuplikan gameplay Onimusha VR: Shadow Team (dok. Capcom/Onimusha VR: Shadow Team)

    Sesuai judulnya, Onimusha VR: Shadow Team, merupakan spin-off yang dirancang khusus untuk perangkat virtual reality (VR). Berlatar bersamaan dengan Onimusha: Dawn of Dreams, pemain akan bermain sebagai body double dari Soki yang juga berusaha menyelamatkan Jepang dari pasukan Hideyoshi Toyotomi. Game ini bisa dimainkan sendiri maupun co-op sebanyak empat pemain. Kepingin mencobanya? Sayang sekali, saat ini ia masih eksklusif untuk mesin Arcade VR di Jepang saja.

  10. 10. Onimusha: Way of the Sword (2026)

    cuplikan gameplay Onimusha: Way of the Sword
    cuplikan gameplay Onimusha: Way of the Sword (dok. Capcom/Onimusha: Way of the Sword)

    Setelah dua dekade tanpa game mainline baru, Capcom akhirnya kembali membangkitkan waralaba ini dengan merilis Onimusha: Way of the Sword. Game tersebut dirilis mulai 4 September 2026 ini untuk konsol dan PC. Adapun, Onimusha: Way of the Sword membawa kembali ramuan klasik, yakni menggabungkan kisah tokoh nyata dengan sentuhan fiksi fantasi. Mekanisme kombatnya juga lebih dinamis dengan fokus pada timing dibandingkan dengan button mashing.

    Game terbaru ini mengisahkan sepak terjang samurai legendaris, Miyamoto Musashi yang harus memerangi Genma di Tokyo pada periode Edo. Selain bertarung dengan Genma, Musashi juga harus mengalahkan rival abadinya, Sasaki Kojiro, yang juga mendapatkan kekuatan Oni Gauntlet. Kalau kamu ingin menjajal game ini, ia sudah tersedia untuk PC, PlayStation 5 (PS5), Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch 2 dengan harga mulai Rp900 ribuan sampai Rp1 jutaan.

    Onimusha adalah salah satu action adventure yang wajib banget untuk kamu mainkan. Selain gameplay hack and slash yang seru, ia selalu memberikan cerita menarik yang mengubah kisah sejarah menjadi dongeng fantasi yang epik. Ngomong-ngomong, deretan game Onimusha di atas, mana yang terbaik, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More