Momen serangan balik ONIC (youtube.com/MPL Indonesia)
Meski ditekan BGT selama hampir 15 menit, ONIC tidak menyerah begitu saja. Mereka terus bertahan dengan bermain disiplin. ONIC tentu saja mengincar potensi late game dari hero yang mereka bawa. Akhirnya, pada menit ke-17, ONIC berhasil mengagalkan snowball dari BGT yang sebelumnya mendominasi. Kombinasi Blazing Duet dari Skylar (Claude) dan follow up dari Kairi (Yi Shun-shin) berhasil menumbangkan empat pemain BGT.
Akibat serangan tersebut, keunggulan 5 ribu gold BGT langsung terkejar oleh ONIC. Seperti dugaan, giliran ONIC yang mulai mendominasi berkat hero late game yang kuat. Kalau pada awalnya Kiboy (Kalea) nyaris tidak bisa berkutik, kini ia menggila. Skill Tsunami Slam menjadi mimpi buruk pemain BGT.
Perlahan tapi pasti, ONIC membalikkan keadaan di fase late game. Kairi dan Sanz (Kadita) langsung berburu poin kill sambil memberikan tekanan tiada henti. Namun, meski berkali-kali nyaris dihabisi, pemain BGT menunjukkan perlawanan hebat. Mereka juga berhasil mencuri Lord beberapa kali pada momen kritis.