Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menilik Peluang Tim Indonesia Menjadi Juara di M7 World Championship

ONIC di M7
ONIC di M7 (instagram.com/onic.esports)
Intinya sih...
  • Indonesia belum pernah juara M-Series sejak M1 World Championship 2019
  • M7 menjadi peluang besar untuk Indonesia membawa pulang piala M-Series
  • TLPH dan SRG.OG adalah rintangan utama untuk membawa pulang gelar M7
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

M7 World Championship 2025 (M7WC) akhirnya resmi digelar mulai 3 Januari 2026 kemarin. Kebetulan, musim terbaru dari M-Series tersebut digelar di Indonesia. Adapun, ONIC Esports (ONIC) dan Alter Ego (AE) terpilih menjadi perwakilan Indonesia di M7.

Indonesia sendiri baru berhasil menang sekali di M-Series, yakni di M1 World Championship 2019. Nah, bagaimana peluang Indonesia di M7? Seberapa besar kesempatan mereka untuk bisa membawa pulang piala bergengesi tersebut? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!

1. Mulai M2, juara M-Series selalu direbut oleh Filipina

AP Bren menjadi tim Filipina dengan dua piala M-Series, yakni M2 dan M5
AP Bren menjadi tim Filipina dengan dua piala M-Series, yakni M2 dan M5 (moonton.com)

Indonesia memang menjadi juara M-Series pertama berkat EVOS. Namun, setelah momen bersejarah tersebut Indonesia tidak lagi digdaya. Mulai dari M2 World Championship 2020 hingga M6 world Championship 2024, juara M-Series selalu dimenangi tim asal Filipina. Bahkan, tim AP Bren sampai sudah juara dua kali.

Lantas, kenapa Filipina sangat mendominasi? Kalau dilihat dari gameplay, tim Filipina selalu mementingkan objektif. Mereka selalu bermain solid demi meraih kemenangan. Sementara, tim Indonesia selalu fokus pada kill dan team fight. Alhasil, ketika ditekan, tim Indonesia kerap blunder atau tidak bisa bangkit. Satu alasan lagi adalah pemain Filipina itu cenderung haus prestasi. Lihat saja KarlTzy, salah satu pemain veteran sejak M2 tersebut masih menuai banyak prestasi ketika pemain veteran Indonesia, seperti Oura, Lemon, Celiboy, dan JessNoLimit memilih pensiun dan fokus menjadi streamer.

2. M7 menjadi peluang besar untuk Indonesia membawa piala M-Series

ONIC dan AE mewakili Indonesia di M7
ONIC dan AE mewakili Indonesia di M7 (instagram.com/mpl.id.official)

Lantas, seberapa besar peluang Indonesia untuk menang di M7? Jawabannya, peluang Indonesia cukup besar. Alasan pertama, M7 digelar di Indonesia sehingga mereka mendapat buff kandang. Itu artinya, tim Indonesia unggul dari segi dukungan penggemar yang lebih banyak, mentalitas yang terbantu oleh kenyamanan di arena yang sudah biasa mereka gunakan di MPL, serta rasa bangga sebagai tuan rumah.

Alasan kedua, perwakilan Indonesia di M7 juga sangat kuat. Ada ONIC yang sudah langganan berlaga di M-Series. Bahkan, mereka sempat runner-up juga. Kali ini, ONIC kedatangan gold laner veteran, Skylar, yang jelas menambah keganasan mereka. Roster M7 benar-benar dianggap dream team. Sementara, AE juga regenerasi pemain baru berbakat, seperti Yazukee, Alekk, dan Arfy, yang membuat mereka jauh lebih kuat. Tim Kuda Hitam ini juga gak bisa diremehkan potensinya di M7.

3. TLPH dan SRG.OG adalah rintangan utama untuk membawa pulang gelar M7

SRG.OG (kiri) dan TLPH (kanan)
SRG.OG (kiri) dan TLPH (kanan)

Sebenarnya, dari hasil drawing, ONIC condong melakoni awal yang baik. Mereka akan menghadapi tim finalis babak Wilcard. Sementara, AE melawan Aurora Turkiye (AUR) yang cukup solid, tetapi masih inferior dibanding tim Filipina. Untungnya, dua perwakilan Filipina dan Malaysia saling beradu satu sama lain. Ini memudahkan tim Indonesia karena satu tim dari Filipina dan Malaysia akan terlempar ke Lower Bracket.

Namun, tantangan utamanya masih sama, yakni Team Liquid PH (TLPH) dan Selangor Red Giants OG Esports (SRG.OG). Untuk SRG.OG, mereka pernah mengalahkan ONIC di MSC 2024. Sementara, TLPH adalah juara MSC 2025 serta MPL PH Season 16 dan dianggap tim terkuat saat ini. TLPH berisi pemain veteran seperti KarlTzy, Oheb, dan Sanford.

Kalau dua tim ini bisa disingkirkan lebih dulu, sepertinya peluang ONIC dan AE sangat besar untuk membawa pulang piala M7. Roster baru dari ONIC maupun AE diharapkan membawa perubahan dan menjadi kunci untuk mengalahkan dua raksasa besar tersebut.

Yuk, dukung perwakilan Indonesia agar kembali merebut piala M World Championship dari dominasi Filipina. M7 dapat kamu tonton secara online maupun menonton langsung di venue, XO Hall.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

Clicks Communicator, Smartphone Android yang Mirip BlackBerry

06 Jan 2026, 19:58 WIBTech