Di era teknologi yang semakin berkembang seperti saat ini, menjaga pola makan sehat jadi lebih mudah berkat aplikasi pelacak kalori yang bisa memindai barcode, mengenali makanan dari foto, dan mengakses database jutaan jenis makanan hanya dalam hitungan detik. Namun, dengan banyaknya aplikasi yang menawarkan fitur serupa memilih yang tepat bisa membingungkan. Sebab, aplikasi pelacak kalori terbaik tidak hanya harus akurat dalam hal menyajikan angka, tapi juga memberikan detail nutrisi yang memadai. Lantas apa saja aplikasi terbaik untuk melacak kalori? Berikut beberapa diantaranya.
6 Aplikasi Terbaik untuk Melacak Kalori Dari Makanan yang Kamu Makan

1. MyNetDiary
MyNetDiary menarik karena memiliki database makanan lebih dari dua juta item yang diverifikasi oleh staf, dibangun dari sumber riset USDA dan NCC, sehingga mengurangi risiko kesalahan yang sering muncul di aplikasi yang mengandalkan database makanan yang di-input komunitas. Selain fitur standar seperti pencatatan kalori dan makro, aplikasi ini juga menyediakan rencana pelacakan khusus kondisi tertentu, misalnya untuk penderita diabetes, pengguna diet keto, pengguna obat GLP-1 dan kebutuhan khusus lainnya. Fitur-fitur di versi gratisnya sudah cukup lengkap seperti pemindai barcode, diary makanan dan informasi hingga 108 nutrisi. Jika berlangganan, kamu akan mendapat akses ke fitur Meal Scan (mencatat makanan dari foto), rencana diet lanjutan yang dirancang ahli gizi dan penyesuaian otomatis anggaran kalori berdasarkan progress.
2.Cronometer
Cronometer dikenal sebagai salah satu aplikasi pelacak kalori paling akurat karena databasenya berasal dari sumber terverifikasi seperti USDA, sehingga cocok untuk kamu yang mengejar target nutrisi yang presisi, alih-alih sekadar perkiraan. Aplikasi ini melacak hingga 95 nutrisi berbeda, mencakup vitamin, mineral, asam amino, dan asam lemak, sehingga bisa memberikan gambaran diet yang jauh lebih rinci daripada sekadar kalori dan makro. Beberapa fitur gratisnya mencakup pemindai barcode dan kemudahan mencatat makanan secara manual. Perlu dicatat juga bahwa UI-nya lebih sederhana dari aplikasi sejenisnya dan tidak menawarkan rencana makan atau penyesuaian khusus seperti untuk pengguna GLP-1. Akan tetapi, itu masuk akal mengingat Cronometer memang difokuskan sebagai alat pelacak kalori dan nutrisi dasar.
3. Yazio
Yazio diposisikan sebagai aplikasi pelacak serba bisa, karena tidak hanya bisa melacak makanan, tapi juga kebugaran dan puasa intermiten. Fitur utamanya berpusat pada kalkulator hitung mundur yang menampilkan kalori yang sudah dimakan, dibakar, dan sisa harian, lengkap dengan rincian makronutrien. Ketika pertama kali dibuka, aplikasi ini akan langsung menanyakan kuis singkat untuk menetapkan target kalorimu. Fitur lain seperti pemindai barcode, rincian protein/karbo/lemak dan pencatatan air minum juga tersedia. Salah satu keunggulan Yazio adalah timer puasa intermiten bawaan sehingga kamu bisa tahu kapan waktu makan tiba dan langsung mencatatnya di aplikasi. Bagi yang tertarik, ada pula versi berbayar dengan berbagai fitur tambahan.
4. FatSecret
FatSecret menawarkan sebagian besar fitur yang dibutuhkan dari sebuah aplikasi pelacak kalori seperti diary makanan, database yang besar, ringkasan bulanan dan pemindai barcode. Cara kerja aplikasi ini sederhana di mana setiap kali kamu mencatat makanan, FatSecret akan langsung memperbarui total kalori dan rincian makro harian. Menariknya, meski ada pelacakan olahraga, kalori yang terbakar tidak ditambahkan kembali ke anggaran kalori harian. Pendekatan tersebut lebih realistis untuk tujuan penurunan berat badan. Karena fitur-fitur gratisnya, FatSecret mendapat ulasan yang sangat baik di App Store maupun Play Store. Namun jika ingin lebih, ada versi berbayar yang memungkinkanmu mengakses fitur ekstra seperti pemindaian makanan via foto dan rencana diet siap pakai dari ahli gizi.
5. MyFitnessPal
MyFitnessPal merupakan salah satu nama paling terkenal di dunia pelacak kalori, terutama karena database makanannya yang sangat besar. Aplikasi ini sangat memudahkan pencarian produk kemasan maupun menu restoran dari berbagai negara. Selain itu, UI-nya juga mudah dinavigasi, pencatatan makanan berlangsung cepat dan hitungan kalori harian ditampilkan secara jelas. Lalu, ada juga grup komunitas berbasis topik untuk motivasi penurunan berat badan dan kebugaran, meski tanpa pendampingan langsung dari ahli gizi. Versi gratisnya sudah sangat kaya akan fitur seperti pelacakan makanan tanpa batas, pencatatan latihan manual dan penghitung langkah yang tersinkronisasi dengan pedometer di HP. Sayangnya, fitur pemindai barcode yang gratis di aplikasi lain, terkunci di balik versi berbayar.
6. Lose It!
Lose It! mengedepankan kesederhanaan di mana versi gratisnya menyediakan anggaran kalori harian yang bisa dipersonalisasi, pencatatan makanan lewat pencarian, akses ke database besar dengan lebih dari 27 juta item, pelacakan progress dasar dan pencatatan berat badan. Bagi pengguna iPhone, ada widget yang bisa dipasang untuk menampilkan rincian makro dan target kalori. Versi Android juga mendukung widget, namun dibuat lebih sederhana. Menariknya, aplikasi ini juga terintegrasi otomatis dengan Fitbit, Garmin, Samsung Health dan Apple Health untuk menyinkronkan data olahragamu. Sayangnya, sama seperti MyFitnessPal, fitur pemindai barcode juga terkunci di balik versi berbayar yang juga menawarkan beberapa fitur ekstra lain seperti bebas iklan dan timer puasa.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa aplikasi terbaik untuk melacak kalori dari makanan yang kamu makan. Tertarik menjajal salah satu aplikasi di atas?
Curated For You
- 7 Aplikasi Autentikator Terbaik untuk Android, Layak Dicoba07 Sep 2026, 07:20 WIB
- 5 Aplikasi Perpustakaan Digital Gratis untuk Hemat Budget Baca06 Sep 2026, 21:33 WIB