Gangguan yang menimpa Instagram dan Facebook pada 13 Juni 2026 lalu memicu banyak pertanyaan di kalangan masyarakat Indonesia. Waktu terjadinya outage tersebut bertepatan dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang mendengungkan berbagai isu nasional, mulai dari dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelemahan nilai tukar rupiah, hingga kenaikan harga Pertamax. Kesamaan waktu antara dua peristiwa tersebut membuat sebagian pengguna media sosial menduga ada kaitan di antara keduanya.
Di berbagai platform digital, muncul narasi yang menyebut bahwa layanan Meta sengaja dimatikan untuk membatasi penyebaran informasi mengenai aksi demonstrasi. Dugaan tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perbincangan publik. Namun, benarkah gangguan Instagram dan Facebook disebabkan oleh tindakan yang disengaja atau hanya kebetulan yang terjadi pada waktu yang sama? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penting melihat fakta yang tersedia secara lebih utuh dan berimbang.
