Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Perbedaan RAM DDR, GDDR, dan LPDDR? Berikut Penjelasannya

Apa Perbedaan RAM DDR, GDDR, dan LPDDR? Berikut Penjelasannya
ilustrasi RAM (unsplash.com/Liam Briese)
Intinya Sih
  • DDR dirancang untuk komputer dan banyak perangkat lain, menawarkan kecepatan tinggi serta opsi upgrade pada perangkat tertentu, meski harga generasi terbaru meningkat di tengah krisis RAM.
  • LPDDR berukuran ringkas dan hemat daya untuk smartphone, tablet, wearable, serta laptop tipis; baterai lebih awet, tetapi performanya lebih rendah dan umumnya tersolder sehingga tidak dapat di-upgrade.
  • GDDR merupakan RAM khusus GPU atau kartu grafis dengan transfer data tinggi untuk gaming, pekerjaan berat, dan rendering; penggunaannya terbatas, tersolder, serta memiliki latensi lebih tinggi dibanding RAM lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

RAM memang tengah mengalami krisis yang sangat berat. Kenaikan harga, produsen yang berhenti membuat RAM, hingga pasokan yang menipis membuat RAM seakan-akan menjadi barang mewah. Namun, di tengah krisis ini masih banyak pihak yang membeli RAM. RAM yang dibeli juga bermacam-macam, ada DDR, LPDDR, hingga GDDR.

Tak hanya berbeda namanya, tiap jenis RAM juga memiliki perbedaan tersendiri. Ada yang bisa upgrade, sudah tertanam di perangkat, bahkan tiap jenis RAM memiliki batasan serta keunggulannya tersendiri. Mau tahu apa saja perbedaan RAM DDR, LPDDR, dan GDDR? Cari tahu di bawah ini, yuk!

1. Definisi RAM DDR, GDRR, dan LPDDR

ilustrasi RAM
ilustrasi RAM (unsplash.com/Heliberto Arias)

Berbagai sumber menjelaskan bahwa DDR, LPDDR, dan GDDR merupakan tiga jenis RAM dengan peruntukan yang berbeda. DDR (Double Data Rate Random Access Memory) adalah jenis RAM yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan performa dan efisiensi di komputer. LPDDR (Low Power Double Data Rate) sendiri adalah RAM berukuran kecil yang lebih hemat daya dan biasanya digunakan di perangkat mobile atau perangkat berukuran kecil. Terakhir, GDDR (Graphics Double Data Rate) adalah RAM yang secara khusus digunakan pada GPU (Graphic Processing Unit) atau kartu grafis untuk mengoptimalkan performanya.

2. Jenis RAM DDR, GDRR, dan LPDDR

ilustrasi RAM
ilustrasi RAM (unsplash.com/Liam Briese)

Laman Integral menerangkan bahwa hingga sekarang terdapat lima jenis RAM DDR, yaitu DDR, DDR2, DDR3, DDR4, dan DDR5. DDR pertama rilis pada 2000 dan DDR5 diperkenalkan pada 2020. Kabarnya DDR6 akan segera rilis, tapi belum ada informasi resminya. LPDDR punya versi yang lebih banyak, yaitu LPDDR, LPDDR2, LPDDR3, LPDDR4, LPDDR5, dan LPDDR6. Ada juga versi X seperti LPDDR4X dan LPDDR5X. GDDR jadi RAM dengan jenis terbanyak, yaitu GDDR, GDDR2, GDDR3, GDDR4, GDDR5, GDDR6, dan GDDR7. Sama seperti LPDDR, GDDR juga memiliki versi X seperti GDDR5X dan GDDR6X.

3. Kelebihan RAM DDR, GDRR, dan LPDDR

ilustrasi RAM
ilustrasi RAM (unsplash.com/Andrey Matveev)

Kelebihan utama RAM DDR adalah kecepatannya yang tinggi dan hemat daya. Karena itu, RAM jenis ini sangat cocok untuk digunakan di komputer konsumen. Tergantung perangkatnya, RAM DDR juga bisa di-upgrade atau dibongkar pasang tergantung kebutuhan. RAM LPDDR mengedepankan efisiensi, konsumsi dayanya rendah, dan ukurannya compact. Selain itu, perangkat dengan RAM LPDDR biasanya memiliki daya tahan baterai yang sangat baik. RAM GDDR sendiri memiliki kecepatan transfer yang tinggi. Faktor ini yang membuatnya cocok untuk gaming, pekerjaan berat, dan rendering video panjang.

4. Kekurangan RAM DDR, GDRR, dan LPDDR

ilustrasi RAM
ilustrasi RAM (unsplash.com/Andrey Matveev)

Di balik segala kelebihannya, tiap jenis RAM juga memiliki kekurangan yang harus benar-benar diperhatikan. RAM DDR memang sangat cocok untuk konsumen umum, tapi harganya cenderung tinggi dan di tengah krsisi RAM sekarang harga RAM DDR (khususnya generasi terbaru) naik secara gila-gilaan. LPDDR juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu performanya yang tak sekencang jenis RAM lain dan RAM ini juga tidak bisa di-upgrade karena sudah tersolder di motherboard. RAM GDDR juga sudah disolder, tidak bisa dipakai di perangkat lain selain GPU/kartu grafis, dan memiliki latensi yang tinggi jika dibandingkan dengan RAM lain.

5. Perangkat yang menggunakan RAM DDR, GDRR, dan LPDDR

ilustrasi RAM
ilustrasi RAM (unsplash.com/Andrey Matveev)

Laman Samsung menerangkan bahwa RAM DDR bisa dipakai di banyak perangkat seperti PC, laptop, mini PC, otomotif, server, hingga TV. Hal tersebut menunjukan bahwa DDR merupakan jenis RAM paling fleksibel, reliable, dan penggunaannya paling luas. LPDDR merupakan jenis RAM yang digunakan di HP atau smartphone. Selain itu, RAM LPDDR juga kerap digunakan di tablet, wearable seperti smartwatch, dan terkadang juga digunakan di laptop thin and light yang sangat tipis. Di sisi lain, RAM GDDR hanya bisa digunakan di GPU atau kartu grafis dan tak bisa dipasang di perangkat lain sehingga membuat penggunaannya sangat terbatas.

Dari perbedaan RAM DDR, LPDDR, dan GDDR tersebut tampak bahwa tiap jenis RAM memiliki peruntukan dan kegunaannya tersendiri. Pengguna bisa memilih jenis RAM yang paling cocok digunakan dan mampu memenuhi kebutuhannya. Bagi konsumen umum sendiri, RAM DDR menjadi salah satu yang paling populer. Tak hanya kerap digunakan, kamu juga bisa membelinya secara terpisah dari perangkat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More