Apakah kamu sadar seberapa cepat perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) belakangan ini? Di balik kemampuannya untuk menjawab berbagai pertanyaan yang kompleks, ada data center yang bekerja tanpa henti di belakang layar. Data center ini punya ribuan server dan GPU yang bekerja secara bersamaan. Infrastruktur ini butuh yang namanya sumber daya komputasi yang amat besar, termasuk memori atau RAM dalam jumlah banyak.
Kebutuhan tersebut menjadi semakin besar ketika data center menjalankan large language model (LLM) dan layanan AI generatif. Model AI dengan miliaran parameter dapat membutuhkan puluhan hingga ratusan gigabyte memori, bahkan sebelum memperhitungkan data tambahan yang digunakan selama proses inferensi. Menariknya, kebutuhan memori pada data center AI tersebut bukan sekadar soal kapasitas. Kecepatan perpindahan data atau memory bandwidth juga sangat penting. Berikut faktor yang membuat data center AI butuh banyak RAM.
