Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fitur Keren Spotify yang Tidak akan Ditemukan di YouTube Music

4 min read
5 Fitur Keren Spotify yang Tidak akan Ditemukan di YouTube Music
ilustrasi Spotify (Unsplash/Filip)
  • Spotify memungkinkan kontrol pemutaran lintas perangkat, sehingga lagu di PC atau TV dapat dijeda atau diganti melalui ponsel tanpa memulai sesi baru.

  • Spotify menyediakan gapless playback gratis, crossfade, serta fitur sosial Blend dan Jam untuk playlist bersama, melihat aktivitas teman, dan mendengarkan musik tersinkron.

  • Pengguna Spotify dapat memblokir musisi tertentu dari rekomendasi maupun playlist, sekaligus mengelola lagu ke beberapa playlist dan mengelompokkannya dalam folder.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Layanan streaming lagu kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas menikmati hiburan sehari-hari. Spotify dan YouTube Music merupakan dua platform atau layanan yang paling banyak digunakan, namun keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda. YouTube Music unggul dalam hal jumlah katalog, terutama karena terhubung langsung dengan YouTube, sementara Spotify dibekali sejumlah fitur menarik yang membuatnya lebih unggul untuk pengguna yang sering berpindah perangkat, membuat playlist atau menikmati lagu bersama teman. Berikut beberapa fitur keren Spotify yang tidak akan bisa ditemukan di YouTube Music.

  1. 1. Sinkronisasi antarperangkat yang lebih efisien

    sergi-kabrera-0aPGF0HjOZ4-unsplash.jpg
    ilustrasi Spotify (Unsplash/Sergi Kabrera)

    Spotify memungkinkan pengguna untuk mengendalikan proses pemutaran lagu dari berbagai perangkat. Misalnya, ketika lagu sedang diputar di PC atau TV, pengguna bisa membuka Spotify di HP untuk mengganti atau menjeda lagu yang sedang diputar. Fitur ini sangat berguna ketika pengguna sedang jauh dari perangkat yang memutar lagu, namun ingin mendengarkan lagu lain. Sayangnya, YouTube Music belum menawarkan fitur sinkronisasi serupa. Layanan ini memang bisa menampilkan informasi mengenai lagu yang terakhir diputar atau sedang digunakan di sebuah persngkat, namun ketika pengguna menekan tombol putar di perangkat lain, YouTube Music akan memulai sesi baru.

  2. 2. Gapless playback yang gratis dan crossfade

    Spotify menyediakan fitur gapless playback yang memungkinkan lagu untuk diputar tanpa jeda di antara dua lagu. Fitur ini sangat bermanfaat terutama untuk album atau playlist yang memiliki tiap lagunya berkelanjutan. Di Spotify, gapless playback tersedia secara gratis, sehingga pengguna tidak harus berlangganan paket Premium untuk menikmatinya. Selain itu, Spotify juga memiliki fitur crossfade untuk membuat akhir sebuah lagu sedikit bertumpuk dengan awal lagu berikutnya, sehingga transisi terdengar lebih halus. Nah, YouTube Music juga mendukung gapless playback, tapi hanya tersedia bagi pelanggan Premium. Sementara itu, fitur seperti crossfade masih belum tersedia.

  3. 3. Fitur sosial untuk berbagi dan mendengarkan lagu bersama-sama

    l-intro-1695755987.jpg
    ilustrasi Spotify (dok. Spotify)

    Spotify memiliki berbagai fitur sosial yang membuat aktivitas mendengarkan lagu jadi lebih interaktif. Pertama, pengguna bisa melihat lagu yang sedang diputar oleh teman secara real-time, memeriksa riwayat lagu yang baru didengarkan dan membandingkan kebiasaan mendengarkan lagu dengan pengguna lain. Untuk menikmati lagu bersama, Spotify menyediakan fitur bernama Blend dan Jam. Blend secara otomatis membuat playlist berdasarkan selera beberapa pengguna dan kemudian menampilkan kesamaan preferensi atau Taste Match di antara mereka. Sementara itu, Jam memungkinkan beberapa pengguna untuk mendengarkan lagu secara bersamaan dengan pemutaran yang tersinkronisasi. YouTube Music memang memiliki fitur playlist kolaboratif, namun penggunaannya lebih terbatas dan tidak menyediakan opsi mendengarkan lagu bersama-sama seperti Spotify.

  4. 4. Dukungan untuk memblokir musisi tertentu

    Rekomendasi lagu bisa membantu pengguna menemukan lagu baru, namun terkadang algoritma malah menampilkan musisi atau jenis lagu yang tidak disukai. Nah, Spotify menyediakan solusi melalui opsi “Don’t play this artist”, di mana setelah fitur ini diaktifkan, lagu dari musisi terkait tidak akan lagi diputar atau direkomendasikan kepada pengguna. Dampaknya juga berlaku pada playlist yang sudah dibuat. Jika terdapat lagu dari musisi yang diblokir, Spotify akan menyembunyikan lagu tersebut dan melewatinya ketika playlist diputar. Di YouTube Music, pengguna bisa memilih opsi seperti “Not Interested” untuk mengurangi rekomendasi serupa, gapi belum tersedia fitur yang benar-benar memblokir seluruh lagu dari seorang musisi.

  5. 5. Manajemen playlist yang lebih lengkap

    david-pupaza-XP4nC72yVWQ-unsplash.jpg
    ilustrasi Spotify (Unsplash/David Pupaza)

    Spotify menawarkan sistem manajemen playlist yang lebih efisien bagi pengguna yang memiliki banyak lagu untuk dimasukkan kedalam playlist yang berbeda. Ketika menambahkan sebuah lagu, pengguna bisa memilih beberapa playlist sekaligus, lalu menekan tombol “Done” agar lagu tersebut masuk ke seluruh playlist yang dipilih. Spotify juga menyediakan kolom pencarian di dalam menu penambahan lagu, sehingga pengguna tidak perlu scrolling panjang untuk menemukan playlist tertentu. Selain itu, Spotify juga memungkinkan pengguna membuat folder untuk mengelompokkan playlist berdasarkan mood, genre atau musisi. YouTube Music di sisi lain, belum menyediakan dukungan serupa. Artinya, pengguna harus menambahkan lagu satu per satu ke setiap playlist dan tidak bisa mencari playlist langsung dari menu penambahan lagu.

    Demikian tadi ulasan mengenai beberapa fitur keren Spotify yang tidak akan ditemukan di YouTube Music. Selain fitur-fitur di atas, menurutmu Spotify mengungguli YouTube Music di bagian apa lagi?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More