Fynd Resmi Masuk Indonesia, Dorong Transformasi Ritel Berbasis AI

- Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis AI yang didukung Reliance Retail Ventures Limited, resmi memulai operasional di Indonesia sebagai bagian dari ekspansi strategisnya di Asia Tenggara.
- Melalui platform StoreOS dan Fynd Konnect, Fynd menghadirkan solusi integrasi omnichannel, manajemen inventaris, serta layanan desain dan produksi berbasis AI untuk mempercepat transformasi digital pelaku ritel.
- Fynd menggandeng APGAI guna memperkuat adopsi teknologi di industri fashion nasional, mendukung modernisasi proses bisnis, dan membangun ekosistem ritel digital yang lebih efisien serta terintegrasi.
Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis kecerdasan buatan (AI) yang didukung oleh Reliance Retail Ventures Limited, resmi meluncurkan operasionalnya di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan di Asia Tenggara sekaligus memperkuat posisinya dalam mendorong transformasi industri ritel di pasar ekonomi digital Indonesia.
Melalui kehadirannya di Indonesia, Fynd menargetkan untuk membantu merek dan pelaku ritel mengintegrasikan berbagai aspek bisnis, mulai dari toko fisik, kanal online, desain produk, produksi, hingga manajemen rantai pasok. Hal tersebut dilakukan dalam satu platform perdagangan berbasis AI-native yang terintegrasi.
Pendekatan ini diharapkan bisa menyederhanakan operasional sekaligus mempercepat adaptasi pelaku ritel terhadap ekosistem perdagangan digital yang semakin kompleks.
Platform operasional ritel berbasis AI
Melalui platform StoreOS, Fynd menawarkan teknologi POS canggih, fitur Endless Aisle, Clienteling, serta Storefront yang memberikan pengalaman e-commerce yang skalabel dan berfokus pada merek.
Untuk memperluas konektivitas penjualan, Fynd juga menghadirkan Fynd Konnect yang memungkinkan integrasi plug-and-play dengan berbagai marketplace populer seperti Shopee, Lazada, dan TikTok. Melalui integrasi ini, penjual bisa mengelola seluruh kanal penjualan dari satu dasbor terpadu. Sistem Warehouse Management (WMS) dan Transport Management (TMS) tingkat perusahaan juga disediakan untuk mempermudah pengelolaan inventaris serta distribusi secara lebih efisien.
Selain itu, Fynd memperkenalkan Fynd Create. Ini merupakan platform inovasi desain dan produksi yang menawarkan layanan Design-as-a-Service, Garment-as-a-Service, serta kemampuan photoshoot berbasis AI. Solusi ini membantu merek fashion mempercepat proses pengembangan produk, mengurangi ketergantungan pada sampling dan pemotretan tradisional. Teknologi ini harapannya bisa membantu mempercepat perjalanan dari tahap desain hingga peluncuran ke pasar dengan dukungan analisis berbasis data.
Gandeng APGAI untuk percepat transformasi digital
Untuk memperluas adopsi teknologi di sektor ritel dan fashion, Fynd menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Pengusaha Garmen dan Aksesoris Indonesia (APGAI), organisasi yang didukung pemerintah dan mewakili industri garmen serta aksesoris di Indonesia. Berdiri sejak awal 1990-an, APGAI memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing industri fashion nasional dengan anggota yang mencakup berbagai kelompok ritel besar, termasuk Delami Group dan Sorella Group.
Melalui kolaborasi ini, Fynd akan bekerja sama dengan APGAI untuk mendukung transformasi digital di kalangan anggotanya, mulai dari modernisasi alur kerja desain dan produksi hingga penguatan infrastruktur omnichannel. Inisiatif ini diharapkan membantu pelaku industri fashion mengintegrasikan berbagai proses bisnis secara lebih efisien sekaligus mempercepat adaptasi terhadap ekosistem ritel digital.
Menurut Ronak Modi, Chief Business Officer - Global, Fynd, Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar penambahan fitur e-commerce baru. Ia menegaskan bahwa pasar ritel nasional memerlukan infrastruktur modern yang mampu mengoptimalkan seluruh rantai nilai berbasis kecerdasan buatan.
Dengan ekspansi ini, Fynd berharap bisa mempercepat transformasi digital industri ritel dan fashion di Indonesia. Melalui platform berbasis AI serta kolaborasi dengan pelaku industri, perusahaan menargetkan terciptanya ekosistem ritel yang lebih terintegrasi.














![[QUIZ] Seberapa Sering Kamu Cek Baterai? Ini Tingkat Kontrol Hidupmu](https://image.idntimes.com/post/20250511/5-quick-tips-to-save-your-smartphone-battery-8ed9de860b0ace40589a8766fe9a17d0-2eef93261923d4e0ab969b9184c4e2e1.jpg)




