Informasi pribadi sering kali dibagikan tanpa banyak dipikirkan. Nama lengkap dicantumkan di media sosial, nomor telepon diberikan saat mendaftar layanan, tempat kerja terlihat dari profil LinkedIn, sementara foto di kafe atau kantor bisa menunjukkan lokasi seseorang. Masing-masing informasi mungkin terlihat sepele jika berdiri sendiri.
Akan tetapi, informasi tersebut bisa jadi sangat berharga ketika dikumpulkan dan dikaitkan satu sama lain. Seseorang bisa memanfaatkannya untuk menipu, mengancam, memanipulasi, mempermalukan, bahkan membahayakan korbannya di dunia nyata. Inilah alasan mengapa informasi pribadi bisa menjadi semacam senjata ketika berada di tangan orang yang salah.
