Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Keunggulan dan Kekurangan Gemini AI dalam Membantu Tugas Akademik

ilustrasi fitur Gemini AI
ilustrasi fitur Gemini AI (blog.google)
Intinya sih...
  • Gemini memiliki kecepatan dalam pencarian informasi
  • Dapat meningkatkan kualitas draf awal
  • Memberikan bantuan dalam memahami konsep sulit
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kecerdasan buatan seperti Gemini kini menjadi alat bantu penting di dunia akademik. AI besutan Google ini dapat meringkas materi dan menyusun kerangka tulisan. Kecepatan dan kemudahan akses Gemini mengubah cara mahasiswa menyelesaikan pekerjaan. 

Dibandingkan dengan ChatGPT, Gemini punya karakteristik berbeda. Gemini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki ChatGPT, begitu juga sebaliknya. Penggunaan Gemini dalam proses belajar juga memiliki tantangan tersendiri. Kamu harus mengenali batasan serta risiko dari teknologi AI ini. Isu orisinalitas dan potensi ketergantungan adalah hal yang perlu diwaspadai. Karena itu, penting untuk mencari tahu apa saja kelebihan dan kekurangan Gemini jika digunakan untuk membantu tugas akademik!

1. Memiliki kecepatan dalam pencarian informasi

ilustrasi penulisan di laptop
ilustrasi penulisan di laptop (unsplash.com/@bramnaus)

Gemini unggul dalam memproses data dan informasi dengan sangat cepat. Pengguna dapat memperoleh ringkasan topik atau definisi kompleks dalam hitungan detik. Kecepatan ini sangat membantu ketika mahasiswa menghadapi tenggat waktu yang ketat.

Namun, kecepatan ini bisa mengorbankan kedalaman analisis. Informasi yang dihasilkan sering kali bersifat umum dan kurang terperinci. Mahasiswa tetap harus memverifikasi sumber dan mengecek akurasi data tersebut secara manual.

2. Dapat meningkatkan kualitas draf awal

ilustrasi penulisan draf
ilustrasi penulisan draf (unsplash.com/jodiecook)

Gemini dapat menghasilkan draf tulisan awal yang terstruktur dan logis. Ini sangat membantu pengguna yang menghadapi kebuntuan penulis. Mahasiswa bisa fokus pada penyempurnaan, bukan dari nol.

Kekurangannya, draf yang dihasilkan sering terdengar kaku atau kurang memiliki gaya pribadi. Penggunaan berlebihan dapat mengurangi kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ide sendiri. Teks yang dihasilkan Gemini mungkin tidak sepenuhnya orisinal atau unik.

3. Memberikan bantuan dalam memahami konsep sulit

ilustrasi tulisan di laptop
ilustrasi tulisan di laptop (unsplash.com/@realmacsoftware)

Gemini mampu menyederhanakan kkonsep akademik yang rumit. Gemini dapat memberikan contoh dan analogi yang mudah dipahami oleh pengguna. Fungsi ini efektif untuk mempercepat pemahaman materi baru. Di sisi lain, pemahaman yang didapatkan bisa menjadi dangkal atau pasif. Mahasiswa mungkin tidak mengembangkan keterampilan berpikir kritis secara mandiri.

4. Gemini Pro tawarkan kemampuan berpikir dan riset lebih mendalam

ilustrasi Gemini Pro
ilustrasi Gemini Pro (googleblog.com)

Gemini Pro adalah model tingkat menengah yang menawarkan peningkatan signifikan dalam hal kapabilitas. Model ini dirancang untuk menangani tugas lebih kompleks dan membutuhkan pemrosesan data yang lebih besar. Versi Pro memberikan hasil yang lebih akurat dan terstruktur dibandingkan model versi gratis.

Kekurangannya, akses ke Gemini Pro memerlukan langganan berbayar atau pembatasan penggunaan. Biaya ini bisa menjadi penghalang bagi banyak mahasiswa atau institusi akademik dengan anggaran terbatas. Selain itu, kompleksitas model berarti membutuhkan sumber daya komputasi yang lebih besar.

5. Kelemahannya terletak pada data dan referensi terbaru

ilustrasi menulis di PC
ilustrasi menulis di PC (unsplash.com/@sambourke)

Gemini memiliki basis data yang sangat luas, tetapi tidak selalu mencakup informasi terkini. Data yang mendasari responnya mungkin memiliki batas waktu tertentu. Ini bisa menjadi masalah untuk bidang studi yang berkembang cepat.

Selain itu, Gemini tidak dapat mengakses sumber-sumber yang memerlukan otorisasi khusus atau basis data berbayar. Ini membatasi cakupan penelitian pada literatur yang tersedia secara publik. Akibatnya, kualitas referensi yang disajikan menjadi kurang komprehensif.

6. Gemini punya keunggulan dan kekurangan jika dibandingkan dengan ChatGPT

ilustrasi ChatGPT
ilustrasi ChatGPT (unsplash.com/@viralyft)

Gemini sering dipuji karena integrasinya yang lebih mendalam dengan ekosistem Google. Keunggulan ini memungkinkan akses cepat ke data real-time dan layanan Google lainnya. Sebagian pengguna menganggap respons Gemini lebih terperinci dalam tugas yang membutuhkan pemahaman konteks spesifik.

Di sisi lain, ChatGPT memiliki basis pengguna dan ekosistem plugin pihak ketiga yang sangat besar. Beberapa pengguna menilai output ChatGPT lebih rapi atau kreatif dalam penulisan naratif. Ketersediaan versi gratisnya yang lebih dahulu membuat ChatGPT lebih populer di kalangan mahasiswa secara umum.

7. Gaya tulisan Gemini dalam bahasa Indonesia belum serapi ChatGPT

aplikasi Gemini di HP
aplikasi Gemini di HP (unsplash.com/@solenfeyissa)

ChatGPT dikenal karena gaya penulisannya yang rapi meski perlu penyuntingan pengguna agar tidak terlalu kaku. Di sisi lain, gaya tulisan yang dihasilkan Gemini mungkin masih kurang terstruktur dengan baik, sehingga pengguna harus bekerja ekstra saat parafrase dan penyuntingan. Memang, semua karya yang dihasilkan AI tidak boleh disalin mentah-mentah. Namun, kerapian pada draf awal membuat penyuntingan lebih mudah.

Kesimpulannya, Gemini cukup efektif digunakan dalam membantu menyelesaikan berbagai tugas akademik. Fitur Deep Research mempermudah mahasiswa dalam mencari data pendukung saat penelitian. Kekurangan terbesarnya adalah gaya penulisan yang belum begitu rapi, jika digunakan dalam bahasa Indonesia. Kamu sendiri, lebih suka pakai Gemini atau ChatGPT?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

5 Pihak yang Terdampak Krisis RAM, Bukan Cuma Konsumen

11 Jan 2026, 20:58 WIBTech