Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Seberapa Panjang Password yang Ideal agar Akun Lebih Aman?

4 min read
Seberapa Panjang Password yang Ideal agar Akun Lebih Aman?
ilustrasi password (Unsplash/Zulfugar Karimov)
  • Password sepanjang 14–16 karakter dengan kombinasi beragam dinilai lebih aman daripada password pendek penuh simbol, karena memperbanyak kemungkinan dan memperlambat serangan brute force.

  • Batas minimum 8 karakter kini dianggap kurang memadai, terutama bila memakai pola umum atau data pribadi; akun email, perbankan, dan cloud disarankan memakai password lebih panjang.

  • Gunakan passphrase acak tiga hingga lima kata serta password unik tiap akun; password manager dan autentikasi dua faktor membantu pengelolaan sekaligus menambah perlindungan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kata sandi atau password masih menjadi salah satu lapisan perlindungan utama untuk akun digital, mulai dari email, media sosial, layanan perbankan hingga platform game. Namun, banyak orang masih menganggap bahwa password yang aman cukup dibuat dengan menambahkan huruf kapital, angka dan simbol. Padahal, panjang password kini juga menjadi faktor yang tak kalah penting. Lantas seberapa panjang password yang ideal agar akun benar-benar aman? Untuk jawaban dari pertanyaan itu, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

  1. 1. Password yang panjang lebih penting daripada yang banyak simbol

    pexels-padrinan-2882630.jpg
    ilustrasi password (Pexels/Miguel A. Padrinan)

    Selama bertahun-tahun, pengguna dianjurkan membuat password dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Meskipun unsur tersebut tetap berguna, panjang password kini dianggap memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap tingkat keamanannya. Password yang panjang menciptakan lebih banyak kemungkinan kombinasi sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk ditebak melalui metode brute force. Karena itu, password sepanjang 14-16 karakter dengan kombinasi karakter yang beragam bisa memberikan perlindungan yang jauh lebih baik daripada password pendek yang hanya mengandalkan simbol rumit. Bahkan, beberapa layanan mulai menetapkan batas minimum 16 karakter untuk meningkatkan keamanan akun penggunanya.

  2. 2. Mengapa password dengan 8 karakter mulai tidak cukup?

    Banyak situs masih menetapkan 8 karakter sebagai panjang minimum password. Akan tetapi, batas tersebut tidak selalu mencerminkan tingkat keamanan yang memadai untuk menghadapi ancaman siber saat ini. Kemampuan hardware dan software modern memungkinkan hacker untuk menguji kombinasi password secara jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Password dengan 8 karakter, terutama jika menggunakan pola umum atau informasi pribadi, bisa menjadi sasaran yang relatif mudah untuk dijebol. Itulah sebabnya pengguna sebaiknya tidak berhenti pada batas minimum yang ditentukan sebuah situs, melainkan menggunakan password yang lebih panjang, terutama untuk akun email, perbankan dan penyimpanan cloud.

  3. 3. Gunakan passphrase agar mudah diingat

    glen-carrie-oHoBIbDj7lo-unsplash.jpg
    ilustrasi passphrase (Unsplash/Glen Carrie)

    Salah satu tantangan dari menggunakan password panjang adalah sulit diingat. Solusi yang disarankan adalah menggunakan passphrase, yaitu rangkaian beberapa kata yang digabungkan menjadi satu. Berbeda dari password tradisional yang umumnya berupa kombinasi karakter acak, passphrase bisa terdiri dari tiga hingga lima kata yang tidak saling berkaitan. Metode ini membuat password lebih panjang tanpa harus memaksa pengguna menghafalkan rangkaian simbol yang rumit. Kendati demikian, kata-kata tersebut sebaiknya dipilih secara acak dan tidak membentuk kalimat umum atau mungkin quote dari sosok terkenal. Selain itu, pengguna juga bisa memisahkannya dengan tanda hubung, angka atau simbol agar semakin sulit ditebak.

  4. 4. Buat kata sandi yang unik untuk setiap akun

    Password yang panjang tetap berisiko jika digunakan berulang kali pada banyak akun. Apabila satu layanan mengalami kebocoran data, hacker bisa mencoba kombinasi email dan password yang sama pada layanan lain. Praktik tersebut dikenal sebagai credential stuffing dan menjadi salah satu alasan pentingnya menggunakan password unik untuk setiap akun. Dengan kata lain, password untuk email sebaiknya berbeda dari kata sandi untuk media sosial, platform game, platform belanja online maupun dompet digital. Membuat banyak password berbeda memang merepotkan, namun risiko kebocoran bisa dikurangi secara signifikan. Untuk mempermudah mengelola banyak password yang berbeda, disarankan untuk memanfaatkan aplikasi password manager yang bisa menyimpan dan membuat password yang aman.

  5. 5. Manfaatkan aplikasi password manager

    vova-kondriianenko--eiswENkF9c-unsplash.jpg
    ilustrasi password (Unsplash/Vova Kondriianenko)

    Password manager merupakan aplikasi yang bisa membantu pengguna membuat password panjang, acak dan berbeda untuk setiap akun tanpa harus menghafalkannya satu per satu. Aplikasi ini menyediakan fitur generator yang mampu membuat password berdasarkan jumlah karakter, jenis simbol dan tingkat kompleksitas tertentu. Beberapa password manager juga bisa menghasilkan passphrase dari sejumlah kata acak yang lebih mudah diketik atau digunakan secara manual. Dengan password manager, pengguna cukup mengingat satu password utama untuk mengakses seluruh password yang tersimpan. Namun, password utama tersebut tetap harus panjang, sulit ditebak dan tidak pernah digunakan di layanan lain. Sebagai lapisan perlindungan tambahan, pengguna juga bisa mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor di setiap layanan yang mereka gunakan.

    Demikian tadi ulasan mengenai seberapa panjang password yang ideal agar akun benar-benar aman. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan bisa membantumu mengurangi risiko akunmu dibobol oleh hacker.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More