Dari sepatu lari hingga perangkat wearable, setiap kategori perlengkapan olahraga memiliki produk yang menonjol di 2025. Tahun ini, lebih banyak pengguna merekam latihan mereka melalui smartphone, sementara sepatu lari yang berbeda merebut posisi nomor satu untuk pertama kalinya.
Teknologi juga membantu atlet berlatih lebih cerdas di seluruh penjuru dunia, dengan Strava dan Runna memanfaatkan AI untuk meningkatkan performa. Fitur Routes berbasis komunitas Strava, yang menganalisis data rute populer untuk memberikan rekomendasi terpersonalisasi, terbukti sangat diminati dengan rute baru muncul setiap 19 detik sepanjang tahun.
AI membantu bergerak, tapi tetap kita yang paling mengenal tubuh sendiri. Sebanyak 4 persen responden menggunakan AI sebagai pelatih cerdas untuk berolahraga, dengan Gen Z lebih aktif memanfaatkannya dibanding generasi lain. Strava dan Runna memimpin tren ini melalui fitur Workout Insights (Runna) dan Athlete Intelligence (Strava).
Jumat menjadi hari ideal untuk pemulihan. Tahun ini, pengguna Runna yang berlatih maraton paling sering memilih empat sesi lari per minggu. Jumat tercatat sebagai hari paling sedikit aktivitas di platform, cocok untuk istirahat atau aktivitas ringan seperti stretching dan jalan kaki.
Dari semua perangkat, smartphone tetap jadi yang paling banyak digunakan untuk merekam kegiatan olahraga. Tahun ini, 72 persen pengguna mencatat aktivitas latihan melalui aplikasi Strava. Garmin berada di peringkat kedua, diikuti Apple Health di peringkat ketiga.
Apple Watch menjadi yang #1 di kategori jam tangan, dengan COROS menunjukkan peningkatan popularitas yang signifikan. Perangkat wearable selain jam tangan, seperti Oura dan WHOOP, juga berkembang pesat.
ASICS Novablast menempati posisi pertama sebagai sepatu lari terpopuler, diikuti Nike Pegasus di peringkat kedua dan HOKA Clifton di peringkat ketiga.