WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat, Bisa Batasi Chat di HP Utama

Restricted Chat membatasi percakapan tertentu agar hanya bisa diakses melalui HP utama.
Fitur ini menonaktifkan akses perangkat tertaut, ekspor chat, penyimpanan media otomatis, dan Meta AI.
Pengujian Restricted Chat masih terbatas pada sebagian pengguna beta dan percakapan individual.
WhatsApp tengah menguji fitur privasi baru bernama Restricted Chat yang memungkinkan pengguna membatasi percakapan tertentu agar hanya bisa diakses melalui HP utama. Ketika fitur ini diaktifkan, percakapan tersebut tidak akan tersedia pada perangkat lain yang terhubung ke akun WhatsApp pengguna.
Pembatasan tersebut mencakup WhatsApp Web, aplikasi WhatsApp di PC, tablet, hingga HP sekunder yang berstatus sebagai linked device. Restricted Chat mulai tersedia untuk sebagian pengguna WhatsApp beta di Android dan iOS, dengan konsep yang dikembangkan dari Advanced Chat Privacy tetapi membawa perlindungan tambahan terhadap akses melalui perangkat tertaut.
Fitur ini bukan sekadar cara baru untuk mengunci percakapan karena WhatsApp turut membatasi bagaimana isi chat dapat digunakan. Foto dan video tidak akan otomatis tersimpan ke perangkat, percakapan tidak bisa diekspor, Meta AI tidak dapat digunakan di dalam chat, dan akses melalui perangkat tertaut ikut dinonaktifkan.
1. Percakapan sensitif hanya tersedia di HP utama

ilustrasi WhatsApp (unsplash.com/Anton Be) Restricted Chat dirancang untuk memberikan kontrol lebih besar terhadap percakapan yang dianggap sensitif. Ketika sebuah chat dimasukkan ke dalam mode tersebut, aksesnya dibatasi hanya melalui smartphone utama yang digunakan oleh pemilik akun WhatsApp.
Artinya, pengguna tidak akan menemukan percakapan Restricted Chat ketika membuka akun yang sama melalui WhatsApp Web, aplikasi desktop, tablet, maupun HP sekunder. Pendekatan ini membuat perangkat tertaut tidak lagi memiliki akses ke semua percakapan yang terdapat pada akun utama ketika pengguna memilih untuk membatasi chat tertentu.
Menurut WABetaInfo, pembatasan tersebut juga dirancang untuk mencegah peserta percakapan menggunakan klien tidak resmi atau AI agent untuk mengakses pesan melalui perangkat tertaut. Fokus Restricted Chat karena itu tidak hanya berada pada siapa yang bisa membuka percakapan, tetapi juga bagaimana isi pesan dapat diakses dari perangkat lain.
2. Foto tidak tersimpan otomatis dan Meta AI ikut dibatasi
WhatsApp menerapkan beberapa pembatasan tambahan ketika Restricted Chat diaktifkan. Foto dan video yang dikirim melalui percakapan tersebut tidak akan disimpan secara otomatis ke perangkat, sehingga konten media dari chat tidak langsung masuk ke penyimpanan seperti pada percakapan biasa.
Pengguna juga tidak dapat mengekspor percakapan yang sudah dibatasi. Fitur Meta AI turut dinonaktifkan di dalam Restricted Chat, menambah batasan terhadap cara isi percakapan dapat diproses atau digunakan setelah pengguna memilih tingkat privasi tersebut.
Restricted Chat sendiri bersifat opsional dan perlu diaktifkan secara manual melalui halaman informasi percakapan. Setelah diaktifkan, WhatsApp akan menampilkan pemberitahuan di dalam chat agar peserta lain mengetahui bahwa pengaturan privasi pada percakapan tersebut telah berubah.
3. Restricted Chat berbeda dengan Chat Lock

Ilustrasi WhatsApp (pexels.com/Rahul Shah) Sekilas, Restricted Chat memiliki fungsi yang mirip dengan Chat Lock karena keduanya berkaitan dengan perlindungan percakapan sensitif. Namun, Chat Lock bekerja dengan mengunci dan memisahkan percakapan dari daftar chat utama, kemudian meminta pengguna melewati autentikasi perangkat untuk membukanya.
Restricted Chat mengambil pendekatan berbeda karena tidak berfokus menyembunyikan percakapan dengan mekanisme seperti Chat Lock. Fitur baru tersebut lebih diarahkan untuk membatasi isi percakapan dan menentukan bagaimana pesan di dalamnya dapat diakses atau digunakan, termasuk mencegah akses melalui perangkat tertaut.
WhatsApp juga tetap menerapkan enkripsi end-to-end terlepas dari apakah Restricted Chat diaktifkan atau tidak. Artinya, Restricted Chat diposisikan sebagai lapisan pembatasan tambahan untuk percakapan tertentu, bukan sebagai pengganti perlindungan yang sudah digunakan WhatsApp pada percakapan biasa.
4. Masih terbatas untuk chat individual
Untuk tahap pengujian saat ini, Restricted Chat dilaporkan baru tersedia pada percakapan individual. Belum ada informasi mengenai kapan fitur dengan mekanisme serupa akan diterapkan pada percakapan grup.
Fitur tersebut ditemukan pada sebagian pengguna WhatsApp beta Android versi 2.26.39.11 dan WhatsApp beta iOS versi 26.39.10.20. Distribusinya dilakukan secara bertahap, sehingga memasang versi beta tersebut belum menjamin pengguna langsung mendapatkan opsi Restricted Chat pada aplikasinya.
WhatsApp juga belum mengumumkan jadwal peluncuran Restricted Chat secara luas untuk seluruh pengguna Android maupun iPhone. Untuk sementara, pengujiannya menunjukkan arah baru fitur privasi WhatsApp yang tidak hanya melindungi akses ke aplikasi, tetapi memberikan pengguna pilihan untuk membatasi akses pada tingkat percakapan dan perangkat yang digunakan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















