4 Fakta Menarik Curacao, Negara yang Debut di Piala Dunia 2026

Curacao tengah menjadi sorotan dunia baru-baru ini. Sebab, untuk pertama kalinya negara ini berhasil lolos untuk berlaga di Piala Dunia 2026. Meski kalah saat pertandingan melawan Jerman pada Minggu (14/6/2026), Curacao mampu menjebol gawang lawannya tersebut.
Curacao terletak di Laut Karibia bagian selatan, sekitar 65 kilometer di utara Venezuela. Negara ini adalah pulau yang terkenal dengan ibu kotanya yang sangat bersejarah, Willemstad. Kamu tertarik untuk mengetahui lebih jauh? Berikut sederet fakta menarik Curacao.
1. Ibu kota Willemstad yang ditetapkan jadi Warisan Dunia UNESCO

Willemstad merupakan ibu kota dan kota utama Curacao yang terletak di pantai selatan di Laut Karibia. Kota ini terbagi menjadi dua bagian oleh Teluk Sint Anna yang mengarah ke Pelabuhan Schottegat. Kedua bagian yakni Punda dan Otrabanda, dihubungkan oleh Jembatan Koningin Emma atau Jembatan Ratu Emma yang dibuka pada 1888 dan dibangun kembali di 1939. Jembatan tersebut sempat mengalami restorasi besar-besaran awal abad ke-21 dan selesai dibangun secara permanen sekitar 1970-an.
Willemstad pernah menjadi ibu kota Antillen Belanda hingga wilayah ini dibubarkan pada 2010. Kota di Curacao tersebut memiliki banyak rumah beratap pelana bergaya Belanda. Bangunan-bangunan penting ini termasuk Benteng Amsterdam (1635) yang dulunya menjaga pintu masuk ke Pelabuhan Schottegat dan sekarang menjadi pusat pemerintahan, Gereja Reformasi Belanda (1769), dan Sinagoga Mikvé Israel-Emanuel (1732), sinagoga tertua yang terus dipakai di Belahan Bumi Barat.
Selain itu, Willemstad juga meliputi berbagai wisata yang ikonik, seperti Museum Kurá Hulanda yang mencatat sejarah kekaisaran Afrika, perdagangan budak, dan pengalaman orang Afrika di Belahan Bumi Barat. Lalu, Museum Curacao yang menampilkan seni tradisional sekaligus kontemporer adalah museum tertua di pulau tersebut. Pada 1997, pusat kota dan pelabuhan Willemstad akhirnya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization).
2. Rumah bagi lebih dari 50 kebangsaan

Curacao merupakan rumah bagi lebih dari 50 kebangsaan yang hidup berdampingan. Mayoritas penduduk di negara ini terdiri dari keturunan Afro-Karibia dengan perpaduan minoritas dari Belanda, Prancis, Amerika Latin, dan Asia. Selain itu, Curacao memiliki warisan sejarah komunitas Yahudi Sephardic yang cukup kuat sejak abad ke-17, lho.
Maka dari itu, Curacao memiliki penduduk lokal yang multibahasa. Bahkan di kehidupan sehari-hari, mereka terbiasa untuk berganti bahasa dalam satu kalimat. Dari banyaknya bahasa tersebut, Papiamentu adalah bahasa ibu penduduk lokal di Curacao yang menggabungkan unsur bahasa Spanyol, Portugis, Belanda, hingga Inggris.
3. Punya lebih dari 35 pantai yang menakjubkan

Curacao juga adalah rumah bagi lebih dari 35 pantai yang menakjubkan, lho. Sebagian besar terletak di teluk-teluk terlindung di sepanjang pantai barat daya yang terjal. Masing-masing pantai pun memiliki pesona tersendiri. Karena itu, Curacao menawarkan berbagai pilihan terbaik bagi wisatawan mancanegara yang akan healing sejenak.
Bagi yang ingin melihat pemandangan indah seperti di kartu pos, Grote Knip atau Playa Kenepa Grandi merupakan opsi terbaik. Pantai tersebut terkenal dengan pasir putihnya yang halus, tebing-tebing dramatis, sekaligus air laut yang berwarna biru kehijauan yang memukau. Selain itu, di pinggir pantai juga terdapat banyak bar makanan ringan.
Salah duanya adalah Pantai Cas Abao yang menawarkan perairan jernih, tempat berenang yang tenang, dan snorkeling lepas pantai yang luar biasa. Pantai tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti bar pantai, kamar mandi, dan penyewaan peralatan olahraga air. Pantai Cas Abo sering menjadi pilihan bagi yang pelesir dengan keluarga.
4. Tawarkan taman nasional dengan lanskap geologis yang memukau

Selanjutnya, Curacao memiliki dua taman nasional utama yang dipadati oleh wisatawan mancanegara setiap tahunnya, yakni Taman Nasional Christoffel dan Taman Nasional Shete Boka. Keduanya dikelola oleh CARMABI (Caribbean Research and Management of Biodiversity) yang menawarkan lanskap geologis yang memukau, flora, dan fauna khas kawasan Karibia.
Taman Nasional Christoffel sendiri dikenal sebagai area konservasi terbesar di pulau ini yang juga merupakan rumah bagi Gunung Christoffel, titik tertinggi di Curaçao yang mencapai 372 meter atau 1.220 kaki di atas permukaan laut. Selain itu, taman nasional tersebut memiliki jalur pendakian ikonik dan menjadi habitat bagi puluhan spesies burung hingga rusa berekor putih yang langka di dunia.
Selain Taman Nasional Christoffel, ada Taman Nasional Shete Boka identik dengan kawasan pantai yang berbatu dan dramatis. Taman nasional ini melindungi tujuh boka atau muluk teluk, termasuk Boka Tabla, spot favorit wisatawan mancanegara untuk melihat deburan ombak besar yang menghantam gua bawah tanah alami. Menariknya, Taman Nasional Shete Boka juga adalah tempat bertelur yang sangat penting bagi empat dari tujuh spesies penyu laut dunia.
Curacao ternyata punya banyak keunikan ya. Apakah fakta di atas membuatmu ingin berkunjung ke negara kecil nan eksotis ini?









![[QUIZ] Temukan Wisata di Amerika Serikat Dekat Stadion Piala Dunia 2026 untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20260613/upload_f2b06ea690997c48ffc3a5ce3b841436_75b665c7-19a1-4fb9-9ec9-3da59bcb3b87.jpg)








