Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Destinasi di Ithaca Yunani, Pulau Asal Odysseus yang Bisa Dijelajahi

5 Destinasi di Ithaca Yunani, Pulau Asal Odysseus yang Bisa Dijelajahi
Ithaca (pexels.com/Nils Rotura)
Share Article

Ithaca dikenal sebagai salah satu pulau Yunani yang lekat dengan kisah Odysseus dalam epos Odyssey karya Homer. Menurut situs resmi Municipality of Ithaca, nama Ithaca telah dikenal sejak zaman kuno dan disebutkan dalam karya epik tersebut. Kaitan antara sejarah, arkeologi, dan mitologi membuat pulau ini menarik untuk dijelajahi.

Selain lanskap khas Kepulauan Ionia, Ithaca juga memiliki sejumlah situs yang menyimpan jejak masa lalu pulau tersebut. Berbagai lokasi arkeologi dan museum di pulau ini berkaitan dengan penelitian mengenai Ithaca kuno dan tokoh Odysseus. Beberapa destinasi berikut menjadi tempat yang menarik untuk menelusuri sisi sejarah Ithaca.

1. Situs Arkeologi School of Homer

School of Homer
School of Homer (commons.wikimedia.org/Praxinoa)

Menurut Municipality of Ithaca, situs St Athanasios yang dikenal sebagai School of Homer berada di lereng timur Gunung Exoghi di bagian utara pulau. Reruntuhan bangunan di kawasan ini telah menarik perhatian arkeolog Yunani maupun internasional selama bertahun-tahun. Penggalian yang berlangsung antara 1994-2012 menemukan kompleks bangunan besar bergaya akropolis.

Kawasan ini memiliki posisi strategis yang mengawasi beberapa pelabuhan di utara Ithaca. Penggalian juga menemukan berbagai artefak menarik, termasuk lempengan tanah liat dengan gambaran yang berkaitan dengan kisah Odyssey. Salah satu alasan tempat ini terkenal adalah karena tim penggalian pernah mengemukakan kemungkinan kaitannya dengan istana Odysseus dan Penelope.

2. Aetos

Aetos
Aetos (commons.wikimedia.org/Cosal)

Aetos merupakan salah satu kawasan arkeologi penting yang telah lama menjadi fokus penelitian di Ithaca. Lokasi ini menghasilkan banyak temuan yang membantu para peneliti memahami perkembangan pemukiman kuno di pulau tersebut. Berbagai eksplorasi dilakukan oleh arkeolog dari Yunani maupun luar negeri.

Penggalian di Aetos menemukan tembikar yang menunjukkan tradisi produksi lokal dipengaruhi budaya Mycenaean. Kawasan ini juga memiliki sisa bangunan yang diduga berkaitan dengan tempat pemujaan kuno. Temuan tersebut menjadikan Aetos sebagai salah satu lokasi yang penting dalam penelusuran sejarah Ithaca.

3. Loizos Cave

Loizos Cave
Loizos Cave (ithacorama.com)

Menurut Municipality of Ithaca, Loizos Cave merupakan situs yang menyimpan jejak aktivitas pemujaan sejak sekitar 2500 SM hingga masa Romawi. Penggalian yang dipimpin Sylvia Benton menemukan koleksi artefak yang sangat beragam dari berbagai periode sejarah. Lokasi ini menjadi salah satu sumber temuan arkeologi penting di pulau tersebut.

Berbagai ukiran menunjukkan bahwa gua ini pernah digunakan untuk pemujaan sejumlah dewi seperti Athena, Hera, Artemis, dan para Nimfa. Salah satu temuan yang terkenal adalah fragmen topeng tanah liat dengan tulisan doa untuk Odysseus. Temuan tersebut memperkuat hubungan situs ini dengan tradisi yang berkaitan dengan tokoh legendaris tersebut.

4. Museum Arkeologi Vathy

Desa Vathy
Desa Vathy (pexels.com/TonyNojmanSK)

Dilansir dari Municipality of Ithaca, Museum Arkeologi Vathy dibangun pada tahun 1960 dan menyimpan koleksi temuan dari bagian selatan pulau. Museum ini menampilkan artefak dari periode Mycenaean hingga Romawi dalam beberapa ruang pameran. Lokasinya berada di Vathy yang merupakan pusat utama aktivitas di Ithaca.

Koleksi museum mencakup tembikar dari periode pra geometrik dan geometrik serta berbagai benda berbahan tembaga dan gading. Pengunjung juga dapat melihat artefak yang berasal dari kawasan Aetos. Kehadiran koleksi dari berbagai periode membuat museum ini menjadi tempat yang tepat untuk memahami perjalanan sejarah Ithaca dalam satu kunjungan.

5. Koleksi Arkeologi Stavros

Koleksi arkeologi Stavros
Koleksi arkeologi Stavros (wondergreece.gr)

Melansir Municipality of Ithaca, Koleksi Arkeologi Stavros menampilkan temuan yang berasal dari Bukit Pilikata, Desa Stavros, Loizos Cave, dan Treis Lagkades. Koleksi yang dipamerkan mencakup rentang waktu panjang dari Zaman Perunggu Awal hingga masa Romawi. Ukurannya lebih kecil dibanding Museum Arkeologi Vathy, tetapi memiliki sejumlah artefak penting.

Salah satu koleksi paling menonjol adalah fragmen tripod perunggu geometrik dan bagian topeng Helenistik yang memuat tulisan doa untuk Odysseus. Temuan tersebut menjadi bukti penting yang menunjukkan hubungan kuat antara tradisi lokal dan sosok Odysseus. Kehadiran artefak dari berbagai situs membuat tempat ini menarik bagi pencinta sejarah dan arkeologi.

Ithaca menawarkan sejumlah destinasi yang memperlihatkan hubungan erat antara sejarah, arkeologi, dan warisan budaya yang dikaitkan dengan Odysseus. Mulai dari School of Homer hingga Stavros, masing masing menghadirkan sudut berbeda untuk mengenal masa lalu pulau ini. Deretan lokasi tersebut menjadikan Ithaca sebagai destinasi yang layak dipertimbangkan bagi pencarian wisata sejarah di Yunani.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More