- Senin, Rabu, dan Kamis, pukul 10.00-16.00 MYT
- Jumat, Sabtu, Minggu, pukul 10.00-16.30 MYT
- Selasa tutup
4 Wisata Peranakan di Malaysia, Jejak Budaya Baba Nyonya yang Memikat

Berkunjung ke Malaysia, kamu bukan hanya berkesempatan mengunjungi berbagai tempat wisata populer atau menikmati berbagai hidangan kulinernya. Lebih dari itu, Malaysia merupakan lokasi di mana dua budaya yakni budaya Melayu dan Tionghoa yang bermigrasi ke berbagai wilayah di Malaysia pada abad ke 15, melebur menjadi budaya Peranakan.
Menariknya hingga kini, kamu masih bisa lho merasakan dan mempelajari budaya Peranakan dengan mengunjungi beberapa wisata yang ada di Malaysia. Berikut beberapa wisata Peranakan di Malaysia yang layak masuk daftar kunjungan kamu selama liburan!
1. Baba Nyonya Heritage Museum

Dibangun pada tahun 1896, Baba Nyonya Heritage Museum bertempat di sebuah rumah besar dengan arsitektur khas Peranakan. Dulunya rumah ini merupakan kediaman pribadi Baba Chan Cheng Siew, keluarga imigran Tionghoa yang tinggal di Melaka pada akhir abad ke 18. Lebih dari seratus tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1986, rumah ini kemudian dialih fungsikan menjadi museum.
Di sini pengunjung bisa mengintip sekilas kehidupan keluarga imigran Tionghoa di masa lalu dengan menjelajahi setiap ruangan yang ditata dengan ukiran daun emas, lampion kertas, hingga artefak antik. Agar momen jalan-jalan kamu semakin maksimal, ada baiknya kalau kamu mengikuti tur yang tersedia. Nantinya guide akan menjelaskan lebih detail mengenai sejarah serta barang-barang peninggalan Keluarga Chan, termasuk ukiran rumit yang ternyata memiliki cerita tersendiri.
Alamat: 48-50, Jalan Tun Tan Cheng Lock, 75200 Melaka, Malaysia
Jam buka:
Harga tiket: RM25
2. Pinang Peranakan Mansion

Jika di Melaka ada Baba Nyonya Heritage Museum, di Penang kamu bisa menemukan Pinang Peranakan Mansion. Sesuai dengan namanya, rumah berlantai dua ini dulunya merupakan milik pengusaha tambang bernama Chung Keng Wee yang hidup di akhir abad ke 19. Dari luar, rumah bergaya Peranakan ini terlihat unik dengan lukisan figur Tiongkok berukuran besar, sebuah altar lengkap dengan kuil untuk para leluhur, hingga air mancur.
Memasuki bagian dalam rumah, terdapat beberapa ruangan termasuk dua ruang makan bergaya Tionghoa dan Eropa. Terdapat juga kamar pengantin yang dihiasi karya seni Peranakan yang detail, dapur dengan perabotan lengkap, aula keluarga, aula harta karun, hingga ruang tamu yang megah. Selain itu, rumah ini juga masih memajang guci-guci dan karya seni antik milik tuan rumah yang gak ternilai lagi harganya.
Alamat: 29, Church St, Georgetown, 10200 George Town, Penang, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, pukul 09.30-17.00 MYT
Harga tiket:
- Dewasa, RM20
- Anak-anak di bawah 6 tahun, gratis
3. Jonker Street Walk

Buat kamu yang suka barang antik dan cari makanan enak, Jonker Street adalah tempat yang pas buat dikunjungi. Terletak di area Chinatown, Jonker Street Walk merupakan gudangnya barang-barang antik, bahkan ada yang usianya mencapai 300 tahun, lho! Bangunan yang berjejer di kanan kiri jalan juga gak kalah antiknya. Ini karena sebagian besar merupakan bangunan tua yang didirikan pada abad ke 17 dengan arsitektur retro yang kental dengan pengaruh China dan Portugis.
Beberapa dinding juga dihiasi mural yang bikin jalanan tampak lebih semarak. Untuk urusan perut, kamu juga gak perlu khawatir. Ada banyak penjual makanan street foods di sini yang siap bantu kamu mengisi perut. Pilihan makanannya juga beragam seperti makanan tradisional Melaka, Malaysia, Jepang, bahkan jajanan tradisional Indonesia seperti kue putu juga bisa ditemukan di sini!
Alamat: Jalan Hang Jebat, 75200 Melaka, Malaysia
Jam buka: Jumat, Sabtu, Minggu, pukul 18.00-23.00 MYT
Harga tiket: Gratis
4. Blue Mansion Penang

Wisata Peranakan lainnya yang bisa dikunjungi adalah Blue Mansion Penang. Rumah besar ini awalnya adalah milik pengusaha Cheong Fatt Tze yang ia bangun tahun 1880. Mirip-mirip dengan Taj Mahal, Blue Mansion Penang sebetulnya merupakan hadiah untuk istri ketujuhnya.
Lalu kenapa namanya jadi Blue Mansion Penang? Ini karena Cheong Fatt Tze percaya bahwa warna putih merupakan lambang duka dan kesedihan, jadi dia memilih warna biru untuk rumah megahnya agar memberikan kesan ceria.
Selain warnanya yang mencolok, tata ruang di dalam mansion ini juga mengikuti feng sui, lho! Hari ini, Blue Mansion Penang beralih fungsi menjadi hotel dan butik. Namun kalau kamu yang gak menginap, kamu tetap bisa kok mengikuti tur di area publik mereka. Tur ini berlangsung di siang hari dan akan mengupas tuntas semua sejarah mengenai mansion ini.
Alamat: 14, Lebuh Leith, George Town, 10200 George Town, Pulau Pinang, Malaysia
Jam buka: Setiap hari, pukul 12.00-14.00 MYT
Harga tiket: RM25 per orang, dan RM350 untuk satu grup berisi 12 orang
Jika biasanya kamu berkunjung ke Bukit Bintang saat liburan di Malaysia, tahun ini coba deh berkunjung ke beberapa wisata Peranakan di atas. Gak hanya seru, kamu juga belajar sejarah mereka di masa lalu. Oh ya, jangan lupa juga ke Jonker Street Walk buat isi perut dan berburu barang antik!

















