Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Tanpa Harus Minum Obat

5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Tanpa Harus Minum Obat
ilustrasi menikmati perjalanan (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Artikel membahas penyebab mabuk perjalanan yang muncul karena ketidakseimbangan antara gerakan tubuh dan pandangan mata saat kendaraan bergerak.
  • Dijelaskan lima cara sederhana mengurangi mual tanpa obat, seperti memilih posisi duduk stabil, menjaga sirkulasi udara segar, dan tidak makan terlalu kenyang sebelum berangkat.
  • Panduan ini menekankan pentingnya postur tubuh tegak serta mengarahkan pandangan ke depan agar otak lebih mudah menyesuaikan gerakan kendaraan selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perjalanan jauh sering terasa menyenangkan di awal. Kamu sudah menyiapkan playlist favorit, camilan, dan rencana istirahat di beberapa tempat. Tapi bagi sebagian orang, perjalanan panjang justru memicu rasa pusing dan mual. Inilah alasan banyak orang mencari cara mengatasi mabuk perjalanan sebelum berangkat.

Kondisi ini sering muncul saat tubuh sulit menyesuaikan gerakan kendaraan. Mata melihat jalan bergerak, sementara tubuh terasa diam di kursi. Perasaan tidak nyaman biasanya datang pelan-pelan lalu makin terasa. Yuk simak beberapa cara sederhana agar tubuh tetap nyaman selama perjalanan.

1. Pilih posisi duduk yang paling stabil di kendaraan

ilustrasi perempuan duduk di kursi depan
ilustrasi perempuan duduk di kursi depan (freepik.com/freepik)

Posisi duduk sangat memengaruhi kenyamanan tubuh saat kendaraan bergerak. Kursi di bagian tengah kendaraan biasanya terasa lebih stabil dibandingkan bagian belakang. Di mobil, kamu bisa memilih kursi depan agar pandangan lebih leluasa. Di bus, kursi dekat roda depan juga biasanya terasa lebih tenang.

Posisi ini membantu tubuh menyesuaikan gerakan kendaraan dengan lebih mudah. Mata dan otak bisa memproses arah gerakan secara lebih seimbang. Hal kecil seperti ini sering dianggap sepele saat perjalanan jauh. Padahal posisi duduk yang tepat bisa membantu mengurangi rasa mual sejak awal.

2. Arahkan pandangan ke depan, jangan terlalu sering melihat ponsel

ilustrasi perjalanan darat
ilustrasi perjalanan darat (freepik.com/gpointstudio)

Kebiasaan melihat layar ponsel saat kendaraan bergerak bisa memperparah rasa pusing. Mata fokus pada objek diam, sementara tubuh merasakan gerakan terus-menerus. Otak akhirnya menerima sinyal yang tidak sinkron. Kondisi ini sering memicu mual dan kepala terasa berat.

Cobalah mengarahkan pandangan ke jalan di depan kendaraan. Cara ini membantu otak membaca arah gerakan dengan lebih stabil. Jika ingin membuka ponsel, lakukan sebentar saja. Istirahatkan mata secara berkala agar tubuh tetap nyaman.

3. Pastikan sirkulasi udara tetap segar

ilustrasi perempuan menikmati perjalanan
ilustrasi perempuan menikmati perjalanan (freepik.com/freepik)

Udara pengap sering memperburuk rasa tidak nyaman saat perjalanan panjang. Apalagi jika kendaraan penuh dan jendela jarang dibuka. Kondisi ini membuat tubuh terasa lebih cepat pusing. Perut juga bisa terasa semakin mual.

Cobalah membuka jendela sedikit jika memungkinkan. Udara segar membantu tubuh merasa lebih rileks. Kamu juga bisa mengatur ventilasi udara agar tidak langsung mengarah ke wajah. Hal kecil ini sering membantu mengurangi rasa tidak enak selama perjalanan.

4. Hindari makan terlalu kenyang sebelum berangkat

ilustrasi laki-laki makan buah
ilustrasi laki-laki makan buah (freepik.com/freepik)

Perut yang terlalu penuh bisa memicu rasa mual saat kendaraan mulai bergerak. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi terlalu berminyak atau berat. Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan tersebut. Ketika kendaraan bergerak, perut jadi lebih sensitif.

Lebih baik makan secukupnya sebelum perjalanan dimulai. Pilih makanan ringan yang mudah dicerna tubuh. Kamu juga bisa membawa camilan sederhana untuk dimakan perlahan. Cara ini membantu menjaga perut tetap nyaman selama perjalanan.

5. Cobalah duduk dengan tubuh tegak dan rileks

ilustrasi menikmati perjalanan dengan keluarga
ilustrasi menikmati perjalanan dengan keluarga (freepik.com/pressfoto)

Posisi tubuh juga memengaruhi keseimbangan saat kendaraan bergerak. Duduk terlalu membungkuk sering membuat kepala terasa lebih pusing. Tubuh menjadi tegang tanpa disadari. Akhirnya rasa tidak nyaman muncul lebih cepat.

Cobalah duduk dengan punggung bersandar dan tubuh tetap tegak. Posisi ini membantu tubuh menyesuaikan gerakan kendaraan dengan lebih stabil. Bahu juga terasa lebih rileks selama perjalanan. Cara sederhana ini sering membantu mengurangi rasa mual.

Perjalanan panjang memang bisa terasa melelahkan bagi sebagian orang. Rasa mual atau pusing kadang muncul tanpa diduga. Tapi ada banyak cara sederhana agar tubuh tetap nyaman selama di kendaraan. Yuk ingat beberapa tips ini sebelum kamu memulai perjalanan berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Travel

See More