Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Aktivitas Musim Gugur di Korea Selatan selain Berburu Daun Merah
ilustrasi suasana musim gugur di Korea Selatan (pexels.com/byunghyun lee)
  • Musim gugur Korea Selatan pada September-November menawarkan udara sejuk serta pilihan aktivitas wisata selain menikmati perubahan warna daun.
  • Wisatawan dapat mencicipi kuliner musiman seperti daeha, eomuk, dan gungoguma, serta berjalan kaki di Desa Hanok sambil menikmati arsitektur, kuliner lokal, atau hanbok.
  • Pilihan lain meliputi naik monorel di Hwadam Botanic Garden, glamping di Gapyeong atau Hoengseong, serta mengikuti tradisi Chuseok, Danpung, dan Festival Andong Mask Dance.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada yang berubah ketika musim gugur tiba di Korea Selatan. Udara yang sebelumnya terasa panas mulai berganti sejuk, sementara pepohonan perlahan berubah warna menjadi kuning, jingga, hingga merah. Rasanya seperti sedang berganti suasana untuk beberapa bulan sebelum musim dingin datang. Gak heran kalau banyak wisatawan sengaja datang pada September hingga November untuk menikmati musim gugur.

Namun, liburan ke Korea Selatan saat autumn gak harus diisi dengan berburu daun cantik dari satu tempat ke tempat lainnya. Ada banyak pengalaman yang bisa dicoba dan membuat liburanmu makin berwarna.

Kalau kamu berencana liburan ke Korea Selatan saat musim gugur, berikut beberapa aktivitas yang bisa masuk ke dalam itinerary. Simak daftarnya sampai selesai, ya!

1. Berburu kuliner musim gugur di jalanan

ilustrasi berburu kuliner jalanan (pexels.com/Huy Phan)

Musim gugur di Korea Selatan gak cuman menawarkan pemandangan daun yang berubah warna. Saat udara mulai sejuk, jalanan juga dipenuhi aroma makanan hangat dan camilan musiman yang cocok dinikmati sambil jalan kaki. Kamu bisa mampir ke pasar tradisional, area kuliner, atau kios kaki lima untuk mencicipi makanan yang sedang musim.

Ada beberapa hasil laut dan bahan pangan yang banyak dinikmati pada musim gugur. Di antaranya seperti daeha atau udang besar yang biasanya dipanggang dengan garam, eomuk atau tusuk sate kue ikan yang disajikan bersama kuah kaldu panas, dan gungoguma atau ubi jalar manis panggang yang biasanya dimasak dalam tong besar. Jadi, jangan buru-buru masuk restoran setelah puas melihat daun. Sesekali, biarkan kaki membawa kamu menyusuri jalanan serta mencicipi makanan yang aromanya paling menggoda.

2. Menjelajahi Desa Hanok dengan berjalan kaki

ilustrasi suasana di Desa Hanok (pexels.com/Saksham Vikram)

Jika ingin menikmati suasana Korea yang lebih tenang, coba masukkan desa tradisional atau Desa Hanok ke dalam itinerary. Kawasan ini merupakan pemukiman tradisional di Korea Selatan yang melestarikan arsitektur rumah kayu khas bernama hanok dengan atap melengkung. Selain itu, tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi untuk menikmati sejarah, budaya, serta kuliner Jeonju.

Saat musim gugur, suhu udara gak terlalu panas atau terlalu dingin, sehingga sangat nyaman untuk berjalan-jalan menyusuri gang-gang sempit beraspal batu. Di samping itu, daun-daun pohon berubah warna menjadi keemasan dan merah, menciptakan kontras yang estetik dengan struktur kayu bangunan. Kalau ingin lebih seru, kamu bisa menyewa hanbok, mampir ke kedai makanan lokal, atau sekadar berhenti di kafe untuk menikmati minuman hangat.

3. Naik monorel sambil menikmati pemandangan musim gugur

ilustrasi monorel di Korea Selatan (pexels.com/Sun Hung)

Ingin melihat warna-warni musim gugur tanpa harus berjalan jauh? Kamu bisa mencoba pengalaman wisata menggunakan transportasi yang menawarkan panorama alam dari ketinggian. Salah satu pilihannya adalah Hwadam Botanic Garden di Gwangju.

Kamu dapat menikmati pemandangan dedaunan musim gugur sambil menaiki monorel yang melewati area taman. Aktivitas seperti ini cocok buat kamu yang ingin menikmati suasana autumn dengan lebih santai. Kamu pun bisa duduk, melihat pepohonan dari perjalanan, lalu turun untuk berjalan kaki di area yang menarik perhatianmu.

4. Glamping di alam terbuka

ilustrasi glamping (pexels.com/Thái Trường Giang)

Kalau biasanya menikmati musim gugur dilakukan dengan berjalan kaki di taman atau kawasan wisata, sesekali cobalah menginap lebih dekat dengan alam. Glamping bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin menikmati udara sejuk serta pemandangan musim gugur tanpa harus repot mendirikan tenda sendiri.

Kamu bisa glamping di Gapyeong yang dikelilingi pegunungan dan sungai, atau Hoengseong yang menawarkan kawasan hutan tenang dengan konsep pemandangan alam privat. Bayangkan menghabiskan sore dengan duduk di depan tenda, melihat pepohonan yang mulai berubah warna, lalu menghangatkan diri sambil menikmati makanan atau minuman hangat. Ketika malam tiba, pengalaman bisa dilanjutkan dengan barbeque atau sekadar menikmati suasana malam di tengah alam.

5. Ikut merasakan tradisi musim gugur di Korea Selatan

ilustrasi melihat tradisi di Korea Selatan (pexels.com/대정 김)

Musim gugur di Korea Selatan juga berdekatan dengan berbagai perayaan dan kegiatan budaya. Di antaranya seperti merayakan Chuseok atau Thanksgiving ala Korea, tradisi menikmati alam seperti Danpung, hingga Festival Andong Mask Dance atau pertunjukan tari topeng tradisional yang sarat makna sejarah.

Kalau waktu perjalananmu berdekatan dengan beberapa tradisi tersebut, bisa menemukan berbagai kegiatan menarik yang sayang untuk dilewatkan. Di samping itu, kamu dapat menikmati pengalaman budaya untuk mengenal Korea Selatan dari sisi yang berbeda.

Melihat daun berubah warna memang menjadi salah satu alasan utama wisatawan datang ke Korea Selatan saat musim gugur. Namun, sayang kalau perjalanan hanya dihabiskan untuk mengejar spot foto. Kamu bisa mencoba beberapa aktivitas di atas, agar perjalanan terasa lebih beragam. Jadi, daripada sekadar mencari daun yang paling merah, kenapa gak sekalian mencari pengalaman yang paling berkesan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article