Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Destinasi Musim Dingin Jepang yang Masih Underrated, dari Desa hingga Kota

ilustrasi Takayama
ilustrasi Takayama (unsplash.com/Rogério Toledo)

Saat membayangkan liburan musim dingin, mungkin Jepang tidak langsung muncul di benak banyak orang. Namun, negara ini sebenarnya adalah destinasi impian bagi pencinta salju, menawarkan pengalaman magis yang berpadu dengan keunikan budaya. Fenomena alam yang luar biasa terjadi setiap tahun, di mana angin dingin dari Siberia membawa uap air melintasi lautan dan menumpahkannya sebagai salju tebal di banyak wilayah.

Kondisi geografis ini mengubah desa-desa di Jepang menjadi lanskap putih yang spektakuler. Dari penginapan tradisional yang hangat hingga festival cahaya yang romantis, setiap sudutnya menjanjikan kenangan tak terlupakan. Inilah lima desa bersalju ikonik di Jepang yang akan membawamu serasa masuk ke dunia dongeng.

1. Shirakawa-go dan atap gassho-zukuri yang ikonik

ilustrasi Shirakawa-go
ilustrasi Shirakawa-go (::::=UT=::::, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Shirakawa-go adalah sebuah desa warisan dunia UNESCO yang terletak di pegunungan terpencil Prefektur Gifu. Desa ini terkenal dengan rumah-rumah pertanian beratap jerami curam yang disebut gassho-zukuri, sebuah desain arsitektur unik untuk menahan tumpukan salju yang sangat tebal. Pemandangan puluhan atap rumah yang memutih di tengah lembah menciptakan suasana yang benar-benar terasa seperti negeri dongeng.

Untuk pengalaman puncak, kunjungi desa ini pada malam-malam tertentu di bulan Januari dan Februari saat acara iluminasi diadakan. Rumah-rumah tradisional akan disinari cahaya hangat, menciptakan pemandangan malam yang sungguh magis di tengah lanskap salju. Kamu juga bisa mencoba aktivitas snowshoeing atau bahkan menginap di salah satu rumah pertanian untuk pengalaman otentik.

2. Ginzan Onsen dan pesona nostalgia era Taisho

potret Ginzan Onsen
potret Ginzan Onsen (indri, CC BY 2.0, via WIkimedia Commons)

Jika kamu mencari suasana nostalgia, Ginzan Onsen di Prefektur Yamagata adalah jawabannya. Kota pemandian air panas ini mempertahankan pesona Jepang dari era Taisho, dengan bangunan penginapan (ryokan) kayu yang berjejer di sepanjang sungai. Suasananya yang fotogenik sering disebut sebagai inspirasi di balik film animasi "Spirited Away".

Saat malam tiba dan salju turun, lampu-lampu gas di sepanjang jalan memancarkan cahaya hangat yang indah ke bangunan dan jembatan di sekitarnya. Tentu saja, daya tarik utamanya adalah berendam di onsen (pemandian air panas) setelah seharian berada di tengah cuaca dingin. Jangan lupa mencicipi kelezatan daging Wagyu Obanazawa, kuliner khas dari wilayah tersebut.

3. Kanal Otaru yang bersinar saat festival musim dingin

ilustrasi Kanal Otaru
ilustrasi Kanal Otaru (pixabay.com/akiraorc)

Otaru merupakan kota pelabuhan kuno di Hokkaido yang memiliki atmosfer sangat romantis. Ikon utamanya adalah Kanal Otaru, yang dihiasi oleh gudang-gudang bata tua di sepanjang tepiannya. Pemandangan ini menjadi semakin syahdu saat salju tebal menyelimuti atap bangunan dan jalanan di sekitarnya.

Puncak keindahan Otaru terjadi selama festival Otaru Snow Light Path yang digelar setiap bulan Februari. Selama sepuluh hari, kota ini didekorasi dengan ribuan lampion salju dan lilin yang berkelip, menciptakan suasana yang hangat dan romantis. Bola-bola kaca bercahaya juga dihanyutkan di kanal, menghasilkan refleksi magis di permukaan air.

4. Takayama, sang 'Little Kyoto' di tengah pegunungan

ilustrasi Takayama
ilustrasi Takayama (unsplash.com/Rogério Toledo)

Dikelilingi oleh Pegunungan Alpen Jepang, Takayama di Prefektur Gifu adalah kota bersejarah yang dijuluki 'Little Kyoto' karena berhasil menjaga keasliannya. Jalan-jalan kunonya yang terawat baik sejak Zaman Edo menampilkan rumah-rumah kayu berwarna gelap, penyulingan sake, dan toko kerajinan tangan. Saat salju turun, keindahan arsitektur tradisional kota ini semakin menonjol dengan kontras warna putih dan gelap.

Saat berada di Takayama, cicipilah kuliner lokalnya yang terkenal, seperti daging Hida yang sangat lezat atau Gohei Mochi. Saat malam tiba, beberapa area di kota tua akan diterangi lampu, menciptakan suasana damai yang seolah membawa kita kembali ke masa lalu. Ketenangan kota ini menjadikannya tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kehidupan modern.

5. Zao Onsen, rumah bagi para monster salju

monster salju di Pengunungan Zao
monster salju di Pengunungan Zao (Hiroaki Kaneko, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Untuk pemandangan musim dingin yang paling sureal, Zao Onsen adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Terletak di perbatasan Prefektur Yamagata dan Miyagi, Zao tidak hanya terkenal sebagai resor ski, tetapi juga karena fenomena alam unik bernama Juhyo atau 'monster salju'. Monster-monster ini adalah pohon-pohon yang tertutup lapisan salju dan es tebal akibat angin beku, membentuk figur-figur raksasa yang tampak seperti makhluk dari dunia lain.

Pemandangan ini adalah salah satu yang paling spektakuler di Jepang dan hanya bisa ditemukan di beberapa tempat. Dari akhir Desember hingga akhir Februari, diadakan acara iluminasi malam hari di mana para monster salju ini disinari lampu warna-warni. Menyaksikan keajaiban ini akan menjadi puncak pengalaman liburan musim dingin Anda di Jepang.

Jepang jelas menawarkan lebih dari sekadar bunga sakura atau kuil bersejarah; negara ini adalah kanvas putih yang menakjubkan saat musim dingin. Lima lokasi ikonik ini membuktikan bahwa kamu bisa menemukan keajaiban musim dingin yang magis dan romantis dengan sentuhan budaya yang otentik. Jadi, mulailah merencanakan perjalananmu dan siapkan jaket terhangatmu untuk petualangan tak terlupakan di Negeri Sakura.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Itinerary 5 Hari Jelajahi Guilin dan Yangshuo China, Dijamin Puas!

07 Jan 2026, 20:45 WIBTravel