Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Festival Bunga saat Musim Gugur di Jepang, Gak Cuma Momiji!
ilustrasi festival bunga musim gugur di Jepang (unsplash.com/Yuta Koike)
  • Musim gugur Jepang tak hanya menawarkan momiji; festival bunga krisan, kosmos, higanbana, dahlia, dan hagi turut mewarnai berbagai daerah.
  • Krisan umumnya dirayakan akhir Oktober–November, kosmos pertengahan September–akhir Oktober, higanbana menjelang akhir September, dahlia Agustus–Oktober, serta hagi pertengahan September–pertengahan Oktober.
  • Lokasi festival tersebar dari Tokyo hingga Hiroshima dan Saitama, dengan beberapa acara turut menghadirkan aktivitas budaya seperti upacara minum teh atau haiku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim gugur di Jepang identik dengan momiji, dedaunan yang berubah warna menjadi kuning hingga kemerahan. Pemandangan tersebut dapat dijumpai di berbagai sudut kota, seperti taman, kuil, hingga pegunungan. Tidak heran kalau banyak orang melakukan berbagai aktivitas di luar ruangan untuk momijigari, berburu keindahan daun merah.

Ternyata, mekarnya beberapa jenis bunga juga memberikan warna musim gugur yang lebih semarak. Buat kamu yang berencana liburan, berikut ini beberapa festival bunga saat musim gugur di Jepang. Gak kalah indah dari musim semi!


1. Festival Bunga Krisan

Festival Bunga Krisan di Takefu Central Park (commons.wikimedia.org/TR15336300101)

Krisan atau kiku merupakan bunga yang paling sering dikaitkan dengan musim gugur. Bunga ini dianggap sebagai bunga nasional Jepang, selain sakura, karena dikaitkan dengan Keluarga Kekaisaran. Banyak lambang keluarga menampilkan bunga ini sebagai simbol umur panjang, dan kamu juga bisa menemukannya pada koin pecahan 50 yen.

Festival Bunga Krisan pun digelar untuk menghargai keberadaannya yang penting bagi warga Jepang. Biasanya berlangsung mulai akhir Oktober hingga akhir November. Beberapa lokasi yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati festival ini antara lain Kuil Takahata-fudoson, Kuil Kasama Inari, Shinjuku Gyoen, dan Desa Akita Furusato.

2. Festival Bunga Kosmos

hamparan bunga kosmos di Fujiwara Palace (commons.wikimedia.org/Naokijp)

Jika kamu liburan saat awal musim gugur, kemungkinan besar akan menjumpai Festival Bunga Kosmos. Warnanya merah muda, putih, dan kuning yang tampak anggun, membuat kosmos dijuluki sebagai akizakura atau bunga sakura musim gugur. Bunga ini biasanya mekar antara pertengahan September hingga akhir Oktober.

Hamparan bunga kosmos dan festivalnya lebih mudah dijumpai dan tersebar di berbagai daerah di Jepang. Saat berkunjung ke Tokyo dan sekitarnya, kamu bisa menuju Taman Showa Kinen, Hama-rikyu, dan Akebonoyama Agricultural Park. Selain itu, festival biasanya digelar di Taman Awaji Hanasajiki, Kuil Hannyaji, Taman Yume Cosmos, Dataran Tinggi Shirakimine, dan Expo β€˜70 Commemorative Park Osaka.


3. Festival Bunga Higanbana

festival bunga Higanbana di Taman Kinchakuda Masjushage Hidaka (commons.wikimedia.org/δΊ¬ζ΅œγ«γ‘)

Higanbana atau red spider lily punya waktu mekar yang hampir bersamaan dengan bunga kosmos. Bunga ini biasanya mekar menjelang ekuinoks musim gugur pada akhir September yang menandakan bahwa musim gugur sudah dekat. Warna merah cerahnya memang menawan, tetapi punya makna yang kurang menyenangkan dalam hanakotoba atau bahasa bunga.

Bunga ini dikaitkan dengan kehilangan dan kematian. Menurut legenda, higanbana mekar di sepanjang jalan yang dilalui oleh orang-orang yang mungkin tidak akan ditemui lagi. Bunga bernama lain manjushage ini umum ditemukan di pemakaman. Itulah sebabnya sering disebut bunga dunia bawah.

Namun, Festival Bunga Higanbana tidak semengerikan itu. Kamu bisa menuju Taman Kinchakuda Masjushage di Hidaka, Saitama sebagai salah satu tempat yang terkenal untuk menyaksikan keindahannya. Lokasinya sekitar 15 menit jalan kaki dari Stasiun Koma di Jalur Seibu-Ikebukuro.


4. Festival Bunga Dahlia

ilustrasi Festival Bunga Dahlia (pexels.com/VANNGO Ng)

Berbeda dari ketiga festival sebelumnya, bunga dahlia umumnya mekar lebih dulu antara pertengahan musim panas hingga musim gugur. Oleh sebab itu, Festival Bunga Dahlia di sejumlah daerah di Jepang biasanya berlangsung mulai Agustus hingga Oktober. Cocok buat kamu yang ingin menikmati musim gugur lebih awal untuk menghindari peak season.

Salah satu tempat populer untuk menyaksikan keindahan hamparan bunga dahlia, yakni Sera Kogen Farm and Flower Village, Hiroshima. Festival Bunga Dahlia dan Krisan biasanya digelar setiap tahun, antara pertengahan September hingga akhir Oktober. Nikmati keindahan sekitar 7.500 tanaman dahlia dan 12.000 tanaman krisan dengan berbagai varietas yang menghiasi area seluas 15.000 meter persegi.


5. Festival Bunga Hagi

ilustrasi bunga hagi (pixabay.com/darkness_s)

Satu lagi festival bunga yang bisa kamu jumpai saat musim gugur di Jepang, yakni Hagi Matsuri. Hagi atau bush clover merupakan tanaman semak yang masih keluarga kacang-kacangan. Namun, bunganya bergerombol dalam jumlah banyak di sepanjang rantingnya yang menjuntai sehingga tampak seperti air mancur.

Meski tidak sepopuler keempat jenis bunga sebelumnya, kamu tetap bisa menyaksikan keindahannya. Kalau penasaran, kamu bisa menuju Taman Mukojima-Hyakkaen di Sumida, Tokyo. Festival Bunga Hagi biasanya berlangsung pada pertengahan September hingga pertengahan Oktober.

Deretan festival bunga saat musim gugur di Jepang tersebut umumnya berlangsung antara September hingga Oktober. Selain menyuguhkan keindahan bunga yang mekar, biasanya disertai beberapa aktivitas budaya, seperti upacara minum teh atau haiku (puisi tradisional Jepang). Yuk, rencanakan liburanmu ke sini!


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article