Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Rute Kereta di Jepang untuk Menikmati Pemandangan tanpa Keramaian
ilustrasi jalur kereta di Jepang (pexels.com/ 貴彦 佐藤)
  • Lima rute kereta lokal di Jepang menawarkan perjalanan lebih tenang, dengan panorama sungai, pegunungan, laut, rawa, dan desa yang jauh dari keramaian kota besar.
  • Tadami Line menyuguhkan pegunungan serta Tadami River, sementara Gonō Line menghadirkan pesisir Laut Jepang dan kawasan Shirakami-Sanchi, termasuk layanan wisata Resort Shirakami.
  • Di Hokkaido, Kushiro Shitsugen Norokko Train, Hanasaki Line, dan Senmō Main Line melewati rawa, pesisir, danau, pegunungan, serta habitat satwa liar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau biasanya orang naik kereta di Jepang untuk mengejar Shinkansen atau berpindah dari satu kota besar ke kota lain, kamu bisa coba cara yang sedikit berbeda. Ada sejumlah jalur kereta lokal yang justru menawarkan pemandangan alam luar biasa dari balik jendela, mulai dari sungai berkelok, pegunungan, laut, sampai hamparan rawa yang luas.

Rute seperti ini memang gak selalu masuk itinerary wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang. Perjalanannya juga cenderung lebih lambat dan beberapa berada jauh dari Tokyo atau Osaka. Namun, kalau kamu memang ingin menikmati Jepang dari sisi yang lebih tenang, lima rute ini layak dipertimbangkan.

1. Tadami Line

ilustrasi Tadami Line (pexels.com/Jeffry Surianto)

Tadami Line di Fukushima dan Niigata cocok buat kamu yang suka pemandangan pegunungan tanpa suasana destinasi wisata yang terlalu padat. Jalur sepanjang sekitar 135 kilometer ini menghubungkan Aizu-Wakamatsu di Fukushima dengan Koide di Niigata dan melewati kawasan Oku-Aizu yang dipenuhi pegunungan serta aliran Tadami River.

Salah satu bagian yang paling menarik adalah ketika kereta melewati jembatan di atas Tadami River. Dari jendela, kamu bisa melihat permukaan sungai, lereng hijau, dan pegunungan yang berubah warna mengikuti musim. Pada musim semi, sisa salju bisa berpadu dengan pepohonan yang mulai menghijau dan bunga sakura. Kalau ingin melihat kereta dari sudut luar, Dai-ichi Tadami River Bridge bisa dilihat dari dek observasi di dekat roadside station Oze Kaido Mishima-juku.

2. Gonō Line

ilustrasi Gonō Line (pexels.com/ 掬茶)

Kalau kamu lebih suka pemandangan laut, Gonō Line di wilayah Akita dan Aomori wajib masuk daftar. Jalur sepanjang 147,2 kilometer ini membentang dari Higashi-Noshiro hingga Kawabe dan terkenal dengan pemandangan Laut Jepang serta kawasan Shirakami-Sanchi yang masuk daftar Warisan Alam Dunia UNESCO.

Supaya perjalanannya makin seru, kamu bisa memilih Resort Shirakami, kereta wisata yang melintasi jalur tersebut. Pada bagian antara Fukaura dan Hiroto, kereta berjalan di sepanjang pantai dan bahkan diperlambat pada beberapa perjalanan supaya penumpang bisa menikmati tebing serta ombak Laut Jepang. Ada juga pemberhentian sekitar 15 menit di Senjojiki Station pada layanan tertentu, sehingga kamu bisa turun sebentar untuk melihat bentang pantainya.

3. Kushiro Shitsugen Norokko Train

ilustrasi kereta Jepang (pexels.com/Jerry Wang)

Kalau kamu ingin melihat lanskap Jepang yang jauh berbeda dari gambaran pegunungan dan kota, coba naik Kushiro Shitsugen Norokko Train di Hokkaido. Kereta wisata ini berjalan perlahan dari Kushiro menuju Toro dengan waktu perjalanan sekitar 40–50 menit, melewati Kushiro Marsh, lahan basah terbesar di Jepang.

Dari balik jendela, kamu bisa melihat hamparan rawa yang luas, Sungai Kushiro yang berkelok, dan lanskap alami yang terasa sangat terbuka. Ada pula kesempatan melihat satwa liar seperti rusa Ezo dan burung bangau mahkota merah di sekitar jalur. Kereta berhenti di Kushiro Shitsugen dan Hosooka, jadi kamu bisa mengombinasikan perjalanan kereta dengan eksplorasi kawasan rawa.

4. Hanasaki Line

ilustrasi Hanasaki Line (commons.wikimedia.org/ MaedaAkihiko)

Hanasaki Line merupakan bagian dari JR Nemuro Main Line yang menghubungkan Kushiro dan Nemuro di bagian timur Hokkaido. Jalur ini menarik buat kamu yang ingin melihat sisi Hokkaido yang lebih jauh dari kawasan wisata populer. Sepanjang perjalanan, pemandangan berubah dari kawasan pesisir hingga lanskap terbuka khas timur Hokkaido.

Salah satu bagian yang menarik adalah kawasan Akkeshi yang dikenal dengan hasil lautnya, termasuk tiram. Kalau perjalananmu diteruskan hingga Nemuro, kamu juga bisa menjadikan Cape Nosappu sebagai tujuan berikutnya. Kawasan ini berada di ujung timur Hokkaido dan terkenal sebagai salah satu tempat menarik untuk menyaksikan matahari terbit.

5. Senmō Main Line

ilustrasi Senmō Main Line (commons.wikimedia.org/ MaedaAkihiko)

Senmō Main Line juga berada di Hokkaido dan menghubungkan kawasan timur pulau tersebut. Jalurnya melewati wilayah yang dekat dengan Kushiro Marsh dan kawasan alam di sekitar Taman Nasional Akan-Mashu serta menjadi salah satu akses menuju kawasan Shiretoko. Peta perkeretaapian Hokkaido mencatat jalur ini membentang sekitar 166,2 kilometer dari Higashi-Kushiro hingga Abashiri.

Yang membuat perjalanan di sini menarik adalah perubahan lanskap sepanjang rute. Kamu bisa menemukan area rawa, danau, pegunungan, sampai kawasan yang menjadi habitat berbagai satwa liar. Kalau datang pada musim dingin, ada pula SL Fuyu-no-Shitsugen Train yang beroperasi secara musiman dari Kushiro menuju Shibecha melewati Kushiro Marsh. Hamparan putih, kepulan uap, dan suasana hening membuat perjalanan terasa jauh berbeda dari kereta wisata Jepang yang biasanya.

Menikmati Jepang dari dalam kereta gak selalu berarti harus mengejar kereta tercepat. Justru pada rute-rute seperti ini, perjalanan yang lebih lambat menjadi bagian paling menarik. Kamu punya waktu untuk memperhatikan perubahan pemandangan, melihat desa kecil dari balik kaca, atau sekadar duduk sambil menikmati lanskap yang terus berganti.

Kalau kamu ingin perjalanan yang terasa lebih jauh dari keramaian wisata Jepang, rute lokal seperti Tadami Line, Gonō Line, dan jalur-jalur di Hokkaido bisa jadi pilihan. Bukan sekadar alat transportasi, perjalanan kereta ini memberi kamu kesempatan melihat sisi Jepang yang mungkin gak akan kamu temukan kalau hanya berpindah dari satu kota besar ke kota besar lainnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article