5 Pameran Unik di Jakarta selama September 2026, Gratis Lho!

- Lima pameran gratis berlangsung di Jakarta sepanjang September 2026, menawarkan tema flora-fauna, pengalaman personal, perempuan, benda koleksi, hingga ingatan dan emosi.
- FLONA 2026 di Taman Lapangan Banteng berlangsung hingga 28 September, menghadirkan tanaman, hewan peliharaan, serta tenant kuliner, kriya, fashion, dan produk lokal.
- Pameran seni di Jakarta Selatan dan Pusat berlangsung hingga 11–27 September, menampilkan karya beragam medium tentang identitas, keluarga, kewanitaan, introspeksi, memori, dan realitas.
Mengunjungi pameran bisa menjadi aktivitas seru untuk mengisi waktu luang di Jakarta. Bulan September ini, ada berbagai pameran dengan tema yang unik dan beragam, mulai dari flora dan fauna, pengalaman personal, peran perempuan, hingga ingatan dan emosi manusia, semuanya menarik dikunjungi.
Setiap pameran menawarkan daya tarik yang unik dan berbeda. Kamu bisa melihat beragam karya seni, mengenal perspektif para seniman, sekaligus berburu spot foto yang menarik.
Menariknya, pameran-pameran ini bisa kamu kunjungi secara gratis, lho. Penasaran di mana saja lokasinya? Berikut daftar pameran di Jakarta yang berlangsung selama September 2026.
Table of Content
1. FLONA 2026

Pameran Flona di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Festival Flora dan Fauna (FLONA) 2026 mengusung tema Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta. Acara yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini menghadirkan beragam koleksi tanaman hias, tanaman langka, hingga hewan-hewan peliharaan.
Selain melihat flora dan fauna, kamu bisa mampir ke berbagai tenant kuliner, kriya, fashion, dan craft. Ada banyak pilihan produk lokal yang bisa dibeli sekaligus menjadi kesempatan untuk mendukung pelaku usaha kreatif. FLONA berlangsung hingga 28 September 2026.
Lokasi: Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Jam operasional: setiap hari pukul 10.00–21.00 WIB.
Harga tiket: gratis.
2. RAW Vol.2
RAW Vol.2 bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin melihat karya dengan beragam perspektif. Pameran ini menampilkan karya dari 21 seniman pilihan dengan medium dan pendekatan visual yang beragam. Karya yang ditampilkan mengangkat pengalaman personal, identitas, tubuh, memori, musik, hingga keluarga. RAW Vol.2 berlangsung hingga 27 September 2026.
Lokasi: Ruci Art Space, Jakarta Selatan.
Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 12.00-19.00 WIB.
Harga tiket: gratis.
3. As All Gather in Commons
D Gallerie menghadirkan pameran As All Gather in Commons yang mempertemukan karya terbaru dari Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul.
Pameran ini membahas kehidupan rumah tangga, identitas, masa kanak-kanak, kewanitaan, dan peran sebagai ibu. Para seniman menggunakan berbagai medium, seperti lukisan, tekstil, keramik, cetakan, benda tiga dimensi, dan benda temuan untuk menggambarkan pengalaman, serta ingatan lintas generasi perempuan. Pameran As All Gather in Commons berlangsung hingga 13 September 2026.
Lokasi: D Gallerie, Jakarta Selatan.
Jam operasional: setiap hari pukul 10.00-17.00 WIB.
Harga tiket: gratis.
4. Patha dan Trinklet Philosophy
Ara Contemporary menghadirkan dua pameran sekaligus, yakni Paṭha karya Enggar Rhomadioni dan pameran grup bertajuk Trinket Philosophy.
Paṭha mengangkat gagasan tentang proses belajar, introspeksi diri, kenangan masa lalu, serta sudut pandang perempuan. Sementara itu, Trinket Philosophy mengajak pengunjung melihat cerita di balik pernak-pernik dan benda kecil yang sering dikoleksi.
Meski berukuran kecil, benda-benda tersebut dapat menyimpan pengalaman dan kenangan personal. Pameran ini berlangsung hingga 13 September 2026.
Lokasi: Ara Contemporary, Jakarta Selatan.
Jam operasional: Selasa-Sabtu pukul 11.00-19.00 WIB dan Minggu pukul 12.00-18.00 WIB.
Harga tiket: gratis.
5. A Blur is A Memory
A Blur is A Memory merupakan pameran karya Etza Meisyara dan Luh'De Gita yang dikuratori Savitri. Pameran ini mengeksplorasi gagasan tentang blur sebagai bagian dari ingatan. Bukan sekadar simbol dari sesuatu yang terlupakan.
Kedua seniman menggunakan medium yang berbeda, mulai dari baja tahan karat yang diukir dengan foto, linen, gantungan baju, hingga benda temuan. Karya mereka mengajak pengunjung melihat hubungan antara ingatan, realitas, emosi, dan rasa memiliki. Pameran ini berlangsung hingga 11 September 2026.
Lokasi: ISA Art Gallery, Wisma 46, Jakarta Pusat.
Jam operasional: Selasa-Sabtu pukul 11.00-18.00 WIB. Tutup pada hari Senin, Minggu, dan hari libur nasional.
Harga tiket: gratis.
Demikian lima pameran yang menawarkan tema dan pengalaman berbeda di Jakarta. Gimana, kamu sudah menentukan pameran mana yang ingin kamu kunjungi selama September ini?



















![[QUIZ] Sebagai Orang Have, Kamu Cocoknya Liburan Fancy di Negara Ini](https://image.idntimes.com/post/20250510/hobby-668-0f9b21527fae49acb18f02de705afd9c-a355618e89884f51b190f82e9d86160b.jpg)
