Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Wisata Konservasi Terbaik di China, Belajar Peduli Alam!

5 min read
5 Wisata Konservasi Terbaik di China, Belajar Peduli Alam!
ilustrasi wisata konservasi di China (unsplash.com/Chopsticks on the Loose)
  • Chengdu Research Base meningkatkan populasi panda raksasa dari 18 menjadi 237 ekor dalam 30 tahun melalui penangkaran ilmiah, penelitian, dan edukasi publik.
  • Jiuzhaigou serta Sanjiangyuan melindungi ekosistem air dan dataran tinggi penting, termasuk lebih dari 100 danau, hutan, gletser, serta hulu Sungai Kuning, Yangtze, dan Lancang.
  • Taman Harimau dan Macan Tutul China Timur Laut memulihkan populasi kucing besar, sementara Zhangjiajie menjaga lanskap pilar batu, gua karst, dan keanekaragaman hayati berstatus UNESCO.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Traveling bukan hanya soal menikmati lanskap estetik atau mengoleksi foto estetik, melainkan juga tentang bagaimana bisa lebih peduli terhadap kelestarian bumi. Di tengah isu perubahan iklim yang kian mendesak, tren ecotourism atau wisata konservasi kini semakin diminati oleh wisatawan global yang ingin berlibur sambil memberikan dampak positif. Menariknya, salah satu negara yang sukses memadukan pariwisata dengan misi penyelamatan flora dan fauna langka adalah China.

Negeri Tirai Bambu ini tidak hanya menawarkan pesona tembok besar atau kota metropolitan yang futuristik, tetapi juga menyimpan sederet suaka alam berkelas dunia. Mulai dari pusat penangkaran panda raksasa di Pegunungan Sichuan hingga cagar biosfer yang melindungi ekosistem alpine langka, destinasi-destinasi ini membuka mata wisatawan akan pentingnya menjaga harmoni dengan alam.

Penasaran di mana saja titik konservasi terbaik yang wajib masuk bucket list liburan edukatif di China? Yuk, intip lima wisata konservasi terbaik di China berikut ini!

  1. 1. Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding

    ilustrasi Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding
    ilustrasi Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding (unsplash.com/Pascal Müller)

    Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding bukan sekadar destinasi liburan yang menyenangkan untuk melihat hewan menggemaskan, melainkan pusat pelestarian satwa kelas dunia yang memegang peranan vital dalam menyelamatkan panda raksasa dari kepunahan. Dengan mengadopsi lanskap yang dirancang sangat mirip dengan habitat alami yang sejuk dan dipenuhi bambu rimbun, tempat ini berhasil menciptakan lingkungan yang nyaman bagi kelangsungan hidup panda.

    Keberhasilan konservasi di tempat ini terbukti secara nyata melalui lonjakan populasi yang luar biasa, di mana jumlah panda raksasa di pusat penangkaran ini meningkat hingga 12 kali lipat dalam kurun waktu 30 tahun terakhir dari yang semula hanya 18 ekor kini berkembang menjadi 237 ekor. Peningkatan drastis ini menunjukkan dedikasi tinggi pengelola dalam melakukan penangkaran ilmiah, penelitian mendalam, serta edukasi publik secara berkelanjutan.

  2. 2. Jiuzhaigou National Park

    ilustrasi Jiuzhaigou National Park
    ilustrasi Jiuzhaigou National Park (unsplash.com/he gong)

    Destinasi alami yang menakjubkan dan jauh dari keramaian global meskipun sebagian besar wisatawan asing lebih memilih mengunjungi Zhangjiajie, Jiuszhaigo di Provinsi Sichuan menawarkan pesona alam alpine yang jauh lebih spektakuler dan tenang. Dengan lebih dari 100 danau jernih, air terjun bertingkat, dan hutan yang lebat, tempat ini menjadi bukti nyata keindahan lanskap pegunungan Tiongkok yang masih terjaga keasliannya. Setelah sempat terancam oleh penebangan liar di masa lalu, Jiuzhaigou kini dilindungi dengan sangat ketat untuk menjaga kebersihan air dan ekosistemnya.

    Di dalam kawasan seluas 72.000 hektar ini, para pengunjung juga masih dapat melihat langsung kehidupan otentik masyarakat adat suku Tibetan dan Qiang yang hidup berdampingan secara damai dengan alam sekitar.

  3. 3. Sanjiangyuan National Park

    ilustrasi Sanjiangyuan National Park
    ilustrasi Sanjiangyuan National Park (unsplash.com/liulang nicai)

    Taman nasional ini resmi didirikan pada tahun 2021 merupakan salah taman nasional terbesar di China dengan luas mencapai 123.000 kilometer persegi. Terletak di Dataran Tinggi Tibet yang dijuluki sebagai kutub ketiga dunia, kawasan ini memiliki ekosistem dataran tinggi yang sangat unik dan rapuh. Kawasan ini berfungsi vital sebagai hulu utama tiga sungai terbesar di Asia. Ketiga sungai tersebut yaitu Sungai Kuning, Sungai Yangtze, dan Sungai Lancang. Air dari wilayah ini berasal dari lelehan gletser, danau alpine yang jernih, serta aliran sungai terpencil yang menopang jutaan kehidupan di berbagai negara.

    Selain kaya akan keanekaragaman satwa liar seperti macan tutul salju, yak liar, dan antelop Tibet, taman nasional ini juga melibatkan masyarakat lokal Tibet dalam upaya konservasinya.

  4. 4. Northeast China Tiger and Leopard National Park

    Northeast China Tiger and Leopard National Park
    ilustrasi Northeast China Tiger and Leopard National Park (commons.wikimedia.org/Appaloosa)

    Northeast China Tiger and Leopard National Park telah membuktikan diri sebagai model konservasi satwa liar terbaik berkat kesuksesannya memulihkan populasi kucing besar yang terancam punah. Dilansir laman Global Times, populasi harimau siberia liar melonjak signifikan dari 27 menjadi 72 ekor, sementara macan tutul Amur meningkat dari 42 menjadi 115 ekor dalam satu dekade terakhir. Keberhasilan ini dicapai melalui restorasi hutan seluas puluhan ribu hektar serta pembukaan koridor migrasi satwa yang menghubungkan kembali ekosistem alami mereka.


    Kawasan konservasi ini tidak hanya mengandalkan pelestarian tradisional, tetapi juga memanfaatkan sistem pemantauan berbasis teknologi tinggi seperti satelit, kamera udara, dan sensor tanah cerdas yang mampu mengidentifikasi puluhan spesies dengan akurasi tinggi. Selain itu, pengelolaan taman nasional ini memperkuat kerja sama lintas batas dengan Rusia guna membentuk kawasan perlindungan transnasional. Sinergi global ini memungkinkan puluhan harimau dan macan tutul bebas berpindah dan berkembang biak secara aman di habitat aslinya.

  5. 5. Zhangjiajie National Forest Park

    Zhangjiajie National Forest Park
    ilustrasi Zhangjiajie National Forest Park (commons.wikimedia.org/xiquinhosilva)

    Zhangjiajie National Forest Park yang terletak di Provinsi Hunan, Tiongkok merupakan taman hutan nasional pertama di negara tersebut yang terkenal dengan keajaiban geologisnya yang sangat unik. Kawasan seluas hampir 50 kilometer persegi ini didominasi oleh sekitar 3.000 pilar batu pasir raksasa yang menjulang menembus awan, pemandangan magis yang bahkan menginspirasi Pegunungan Hallelujah dalam film populer Avatar.

    Selain pilar-pilar batu yang terbentuk dari proses erosi alami selama ribuan tahun, taman ini juga dihiasi oleh sistem gua karst bawah tanah yang megah, menjadikannya salah satu lanskap alam paling ikonik di dunia. Sebagai kawasan konservasi yang diakui dunia internasional lewat status Situs Warisan Dunia UNESCO dan Global Geopark, Zhangjiajie tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berfungsi sebagai pusat keanekaragaman hayati yang penting.

    Menjelajahi kawasan konservasi alam di China membuka mata bahwa pariwisata modern tidak selalu tentang kemegahan beton atau hiburan buatan, melainkan tentang bagaimana manusia dapat berdampingan secara harmonis dengan alam. Dari perlindungan satwa endemik seperti panda raksasa hingga pemeliharaan ekosistem lembah dan pegunungan yang rapuh, setiap destinasi membuktikan bahwa pelestarian alam memerlukan komitmen jangka panjang yang nyata. Lebih dari sekadar menawarkan lanskap pemandangan yang menakjubkan dan pengalaman liburan yang berkesan, tempat-tempat wisata konservasi ini mengemban misi edukasi yang kuat bagi setiap pengunjung.

     

     

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More