Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Situs Sejarah di China yang Ikonik dan Wajib Dikunjungi

6 min read
7 Situs Sejarah di China yang Ikonik dan Wajib Dikunjungi
potret Temple of Heaven (pixabay.com/BM10777)
  • Tujuh situs sejarah China menawarkan jejak kekaisaran, budaya, agama, seni, dan kehidupan masyarakat masa lampau, sekaligus menjadi destinasi wisata yang masih ramai dikunjungi.
  • Tembok Besar, Forbidden City, Terracotta Army, Summer Palace, dan Temple of Heaven menampilkan fungsi pertahanan, pemerintahan, pemakaman kekaisaran, peristirahatan kerajaan, serta ritual panen.
  • Mogao Caves dan Pingyao Ancient City memperlihatkan warisan Jalur Sutra, seni Buddha, serta kota perdagangan dan keuangan era Dinasti Ming-Qing yang mempertahankan karakter tradisional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Liburan ke China gak melulu soal gedung modern, pusat perbelanjaan, atau spot yang ramai di media sosial. Di balik perkembangan kotanya yang pesat, ada banyak situs sejarah yang menyimpan cerita panjang tentang kekaisaran, budaya, hingga kehidupan masyarakat China pada masa lalu. Nah, kalau kamu suka jalan-jalan sambil mengenal sejarah, destinasi seperti ini tentu sayang banget kalau dilewatkan.

Menariknya, banyak situs bersejarah itu masih berdiri sampai sekarang dan justru jadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi. Masing-masing punya cerita, bentuk bangunan, dan suasana yang berbeda, jadi jalan-jalan ke sini gak cuma soal foto-foto, tapi juga bisa sambil mengenal sejarah China lebih dekat. Nah, kalau kamu penasaran tempat mana saja yang menarik untuk dikunjungi, yuk simak tujuh situs sejarah di China berikut ini.

  1. 1. Tembok Besar China

    Tembok Besar China membentang di atas perbukitan hijau, dengan menara pengawas dan jalur batu berliku di bawah langit cerah.
    potret Great Wall of China (pixabay.com/realsmarthome)

    Ketika membahas situs sejarah di China, gak lengkap kalau kita tidak menyebut Tembok Besar China. Bangunan pertahanan ini membentang sangat jauh melalui pegunungan dan daerah perbukitan, sehingga perjalanan ke sana juga menawarkan pemandangan yang luar biasa. Dari ketinggian jalur tersebut, kamu dapat menikmati pemandangan China dari sudut yang berbeda, lho.

    Tembok Besar dibangun dan diperluas pada beberapa periode sejarah untuk berbagai tujuan pertahanan. Bagian yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan saat ini umumnya berasal dari periode Dinasti Ming dan telah menjadi salah satu simbol paling terkenal dari China. Jadi, selain menikmati panorama, kamu juga dapat membayangkan betapa pentingnya bangunan ini pada masa lalu.

  2. 2. Forbidden City

    Potret kawasan Kota Terlarang di Beijing, kompleks istana bersejarah dengan arsitektur tradisional Tiongkok.
    potret Forbidden City, Beijing (magnific.com/rawpixel.com)

    Berpindah ke Beijing, terdapat Forbidden City yang dulu berfungsi sebagai pusat pemerintahan serta tempat tinggal bagi kaisar dan keluarganya. Kompleks istana ini memiliki halaman yang luas, gerbang yang megah, serta bangunan yang menampilkan detail arsitektur tradisional China yang membuat pengunjung terpesona. Saat memasuki area ini, suasananya seperti melangkah ke dalam cerita sejarah.

    Forbidden City berfungsi sebagai tempat tinggal kaisar selama berabad-abad dan merupakan saksi perjalanan kehidupan para kaisar dari dua dinasti besar China. Saat ini, kompleks tersebut dikenal sebagai Palace Museum dan menyimpan banyak koleksi benda bersejarah serta karya seni. Buat kamu yang suka sejarah dan arsitektur, tempat ini bisa jadi salah satu destinasi yang bikin waktu jalan-jalan terasa lebih berisi.

  3. 3. Terracotta Army

    Deretan patung prajurit Terracotta Army dari tanah liat berdiri rapat di dalam area situs arkeologi China.
    potret Terracotta Army (pixabay.com/Stormydog101)

    Pernah membayangkan ribuan patung prajurit dibuat untuk menemani seorang kaisar setelah meninggal? Konsep tersebut bisa ditemukan di Terracotta Army, kompleks patung tanah liat yang terletak di dekat Xi’an, sebagai bagian dari makam Kaisar Qin Shi Huang. Menariknya, setiap patung memiliki ciri khas pada wajah, pakaian, dan perlengkapan yang menunjukkan keunikan yang berbeda.

    Terracotta Army dibuat sebagai elemen dari kompleks pemakaman Kaisar Qin Shi Huang dan ditemukan oleh para petani pada tahun 1974. Ribuan figur prajurit, kuda, serta alat-alat lainnya kemudian menjadi salah satu penemuan arkeologi yang paling terkenal di China. Melihat langsung barisan patung tersebut membuat kita menyadari bahwa sejarah China sebenarnya menyimpan narasi yang jauh lebih rumit daripada yang sering kita jumpai di buku pelajaran.

  4. 4. Summer Palace

    Potret Summer Palace di Beijing, China, salah satu kawasan istana bersejarah dengan arsitektur tradisional.
    potret Summer Palace, Beijing (pixabay.com/hhach)

    Masih di Beijing, Summer Palace memberikan atmosfer yang cukup berbeda dari kompleks istana yang dikenal dengan bangunan-bangunan megah. Kawasan ini mencakup taman, danau, paviliun, serta bangunan tradisional yang terintegrasi dengan keindahan alam di sekelilingnya. Jadi, kalau kamu ingin menikmati situs bersejarah dalam suasana yang lebih santai, tempat ini pantas untuk dimasukkan ke itinerary.

    Summer Palace dulunya merupakan tempat peristirahatan untuk keluarga kekaisaran dan berkembang menjadi salah satu contoh taman kekaisaran China yang terkenal. Kompleks ini juga memiliki hubungan yang erat dengan sejarah Dinasti Qing, terutama pada masa akhir kekaisaran. Jadi, sambil berjalan menyusuri taman dan menikmati pemandangan di sekitar danau, kamu sebenarnya sedang menyaksikan bagian dari kehidupan keluarga kerajaan China pada masa lampau.

  5. 5. Temple of Heaven

    Potret Temple of Heaven dengan bangunan kuil tradisional beratap bundar di kawasan Beijing, Tiongkok.
    potret Temple of Haeven (pixabay.com/ccxcn)

    Temple of Heaven di Beijing memiliki daya tarik unik karena bukan sekadar bangunan kuno dengan arsitektur yang menawan. Kompleks ini dulunya adalah tempat bagi kaisar untuk melaksanakan ritual serta memohon hasil panen yang melimpah, sehingga perannya dalam konteks keagamaan sangatlah penting di era kekaisaran. Desain arsitekturnya pun memiliki makna simbolis yang erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat China pada waktu itu.

    Kompleks Temple of Heaven dibangun pada era Dinasti Ming dan kemudian diperluas serta direnovasi pada masa Dinasti Qing. Salah satu struktur yang paling terkenal adalah Hall of Prayer for Good Harvests dengan bentuk bundarnya yang khas. Gak heran kalau tempat ini sering jadi tujuan wisatawan yang ingin melihat perpaduan antara sejarah, arsitektur, dan tradisi China dalam satu kawasan.

  6. 6. Mogao Caves

    Potret kompleks Gua Mogao dengan bukaan gua pada tebing batu, salah satu situs bersejarah di Dunhuang.
    potret Mogao Caves (commons.wikimedia.org/Zhangzhugang)

    Sementara, situs sejarah sering kali disamakan dengan istana atau bangunan besar, Mogao Caves menawarkan pengalaman yang berbeda. Komplek gua yang terletak dekat Dunhuang terkenal dengan lukisan di dinding dan patung Buddha yang telah dibuat selama berabad-abad. Detail karya seni di sini sangat menarik untuk diamati karena setiap periode meninggalkan gaya dan cerita yang berbeda, lho.

    Mogao Caves berkembang menjadi pusat seni dan keagamaan Buddha di sepanjang jalur perdagangan kuno yang dikenal sebagai Jalur Sutra. Di dalamnya terdapat ratusan gua dengan berbagai peninggalan seni yang menggambarkan perkembangan budaya dan agama selama ratusan tahun. Oleh karena itu, lokasi ini bukan hanya menarik bagi penggemar sejarah, tetapi juga untuk mereka yang ingin menyaksikan bagaimana interaksi budaya antar daerah telah membentuk sebuah karya seni.

  7. 7. Pingyao Ancient City

    Panorama Kota Kuno Pingyao di Tiongkok dengan deretan bangunan tradisional dan suasana kawasan bersejarah.
    potret Pingyao Ancient City (commons.wikimedia.org/xiquinhosilva)

    Terakhir, ada Pingyao Ancient City yang menawarkan pengalaman seperti berjalan masuk ke kota China pada masa lampau. Kota tua ini masih mempertahankan banyak bangunan tradisional, jalan, serta tembok kota yang membuat suasananya terasa berbeda dari kota-kota modern China. Nah, justru karena masih mempertahankan karakter lamanya, jalan kaki menyusuri kawasan ini bisa terasa seperti sedang menjelajahi potongan sejarah yang masih hidup.

    Pingyao dulu dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan keuangan penting di China, terutama pada masa Dinasti Ming dan Qing. Sampai sekarang, kawasan kota tuanya masih mempertahankan banyak bangunan dan suasana tradisional yang bikin kita bisa sedikit membayangkan seperti apa kehidupan masyarakat pada masa itu. Nah, buat kamu yang ingin menikmati wisata sejarah dengan suasana yang lebih santai, jalan-jalan di Pingyao bisa jadi pengalaman yang menarik karena sejarahnya terasa dekat, bukan sekadar dilihat dari balik museum.

    China punya banyak situs bersejarah yang gak cuma menarik untuk dikunjungi, tetapi juga menyimpan cerita panjang tentang budaya dan peradabannya. Dari Tembok Besar hingga kota tua Pingyao, setiap tempat menawarkan pengalaman yang berbeda dan bikin perjalanan terasa lebih berkesan. Nah, kalau suatu saat punya kesempatan liburan ke China, destinasi sejarah mana yang paling ingin kamu datangi duluan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More