Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Pegunungan Vosges, Terkenal Dengan Panorama dan Situs Sejarahnya

5 Fakta Pegunungan Vosges, Terkenal Dengan Panorama dan Situs Sejarahnya
potret lanskap Pegunungan Vosges, Prancis (commons.wikimedia.org/Jörg Braukmann)
  • Pegunungan Vosges di Prancis timur membentang sekitar 120 km, berpuncak Grand Ballon 1.424 mdpl, dengan granit di selatan dan batu pasir di utara.
  • Kawasan ini membentuk ekosistem hutan lebat lintas Prancis-Jerman, memiliki danau glasial, serta berperan sebagai koridor ekologi, penyimpan karbon, dan penjaga cadangan air.
  • Vosges memiliki warisan sejarah dan ekonomi, dari Biara Mont Sainte-Odile, batu pasir merah muda untuk Katedral Strasbourg, hingga lembah Alsace penghasil wine terkenal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pegunungan Vosges merupakan rangkaian pegunungan ikonik sepanjang sekitar 120 km di Prancis timur, yang terletak di dekat dengan perbatasan negara Jerman. Menurut Britannica, pegunungan yang secara geografis berada seluruhnya di dalam wilayah negara Prancis tersebut terbentuk dari bebatuan purba yang membentuk rangkaian bebatuan granit di selatan dan bebatuan pasir (sandstone) di bagian utaranya. Pegununungan Vosges memiliki sejumlah puncak dengan puncak tertingginya bernama puncak Grand Ballon dengan ketinggian sekitar 1.424 mdpl.

Terkenal dengan signifikansi budaya dan sejarahnya, sejak masa Kekaisaran Romawi kuno, wilayah pegunungan ini berfungsi sebagai perbatasan strategis dan daerah pedalaman yang kaya sumber daya alam serta merupakan bagian dari Provinsi Romawi bernama Gallia Belgica. Terdapat pula sejumlah situs bersejarah terkenal seperti situs biara abad pertengahan di wilayah pegunungan tersebut. Untuk aktivitas olah raga, wilayah ini dikenal dengan sejarah kompetisi sepeda terkenal Prancis. Ballon d'Alsace merupakan tanjakan gunung resmi pertama yang harus ditaklukkan pada acara kompetisi sepeda Tour de France tahun 1905.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai pegunungan ikonik yang menjadi salah satu spot turisme di Prancis ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!

  1. 1. Wilayah berhutan lebat di Eropa barat

    Pegunungan Vosges merupakan salah satu wilayah yang memiliki hutan lebat di Eropa barat
    Pegunungan Vosges merupakan salah satu wilayah yang memiliki hutan terlebat di Eropa barat (commons.wikimedia.org/MWolf89)

    Dilansir laman Biosphere-Vosges, Pegunungan Vosges di Prancis timur dan hutan Palatine di dekatnya yang berada di wilayah Jerman membentuk salah satu ekosistem hutan lebat terbesar dan paling berkelanjutan di wilayah Eropa Barat yang menyediakan sebuah ruang unik dalam konteks kerja sama ekologis dan tata kelola lingkungan di antara 2 perbatasan wilayah tersebut. Hutan lebat tersebut didominasi oleh spesies pohon beech eropa, oak, cemara norwegia dan pinus yang membentuk ekosistem hutan yang beragam.

    Hutan lebat di Pegunungan Vosges tersebut sangat penting bagi Eropa sebagai koridor ekologi dan penstabil iklim alami, tempat penyimpanan karbon di dalam tanah dan vegetasi, serta sumber daya kayu yang terbarukan. Selain itu hutan tersebut berperan penting dalam melestarikan keanekaragaman hayati serta keamanan cadangan air bersih di wilayah tersebut.

  2. 2. Memiliki sejumlah danau glasial yang indah

    potret Danau Lac de Schiessroth, salah satu Danau glasial di wilayah Pegunungan Vosges
    potret Danau Lac de Schiessroth, salah satu Danau glasial di wilayah Pegunungan Vosges (commons.wikimedia.org/Neptuna)

    Pegunungan Vosges adalah rumah bagi sejumlah danau glasial yang indah. Danau glasial adalah danau yang terbentuk dari aktivitas gletser atau pencairan es. Danau tersebut tercipta ketika gletser mengikis tanah hingga menjadi cekungan yang dalam dan kemudian mencair di dalamnya. Air dari lelehan es gletser yang mencair tersebut kemudian mengisi cekungan tanah tersebut. Air lelehan tersebut sering membawa serbuk batuan sehingga memberikan warna yang khas pada air danau seperti biru, biru kehijauan (turquoise) dan hijau.

    Menurut laman Nature in The Vosges Mountains, Pegunungan Vosges memiliki sejumlah danau glasial karena gletser besar menutupi bagian selatan pegunungan tersebut selama zaman periode es terakhir (Ice Age). Kemudian gletser Pegunungan Vosges tersebut mengikis tanah dan membuat cekungan besar dan dalam di permukaan tanah. Ketika es gletser tersebut meleleh, air lelehan esnya bersama air hujan akan memenuhi cekungan dan bagian sisi cekungan akan menjadi tebing dinding batu yang kemudian menciptakan bendungan alami bagi air lelehan es dan air hujan tersebut sehingga membentuk sebuah danau.

  3. 3. Penghasil batu Vosges sandstone yang ikonik

    potret Katedral Strasbourg yang struktur bangunannya dibuat dari batu pasir (pink sandstone) yang ditambang dari wilayah Pegunungan Vosges
    potret Katedral Strasbourg yang struktur bangunannya dibuat dari batu pasir (pink sandstone) yang ditambang dari wilayah Pegunungan Vosges (commons.wikimedia.org/Jonathan Martz)

    Pegunungan Vosges terkenal sebagai penghasil batu pasir bernuansa merah muda yang ikonik (Vosges pink sandstone). Secara umum, batu pasir atau sandstone adalah batuan sedimen yang terbuat dari partikel butiran pasir yang telah menyatu secara alami. Batu pasir yang bagus sangat baik untuk konstruksi bangunan karena daya tahannya yang luar biasa, insulasi termal yang baik serta memiliki estetika klasik.

    Menurut laman French Moments, batu pasir Pegunungan Vosges dikenal dengan rona warna merah mudanya yang ikonik. Batu pasir Pegunungan Vosges tersebut menjadi material utama untuk struktur berbagai bangunan bersejarah di wilayah tersebut, salah satunya yang terkenal adalah Katedral Strasbourg di Kota Strasbourg, Prancis yang merupakan salah satu masterpiece arsitektur Gotik yang terbaik di Eropa. Batu pasir Pegunungan Vosges tersebut mengandung kadar oksida besi yang tinggi dan dapat menyebabkan eksterior bangunan tersebut berubah warna tergantung pada cuaca dan sinar matahari.

  4. 4. Terdapat situs biara ikonik di wilayahnya

    situs biara bersejarah bernama Biara Mont Sainte-Odile di Pegunungan Vosges
    situs biara bersejarah bernama Biara Mont Sainte-Odile di Pegunungan Vosges (commons.wikimedia.org/Mattana)

    Di wilayah Pegunungan Vosges ini terdapat situs biara ikonik dari abad ke-7 M yang bernama Biara Mont Sainte-Odile terletak pada ketinggian sekitar 764 mdpl. Situs biara tersebut merupakan salah satu pesona spiritual di tengah keindahan alam Pegunungan Vosges yang ikonik. Saat ini biara tersebut bukanlah biara dalam artian tradisional tempat biarawan atau biarawati hidup dalam lingkungan tembok biara namun telah menjadi situs religius dan salah satu tempat ziarah kekristenan terkenal di Prancis yang menarik banyak peziarah untuk mengunjunginya. Sejumlah anggota komunitas religius masih hidup di sana untuk menjaga tradisi spiritual dan menyambut para peziarah.

    Biara tersebut berkaitan dengan kisah kehidupan seorang Kudus bernama Santa (St.) Odile dari abad ke-7 M yang buta sejak lahir namun mendapat karunia mukjizat kesembuhan ketika ia dibaptis. Meski cara hidup religius dan karyanya pernah ditentang secara keras oleh ayahnya sendiri, namun perjalanan hidup dan karyanya bersama teman-temannya yang melayani kaum lemah, sakit dan papa, akhirnya meluluhkan hati ayahnya yang seorang Adipati Alsace saat itu hingga membuatkannya biara di atas bukit untuk karya pelayanannya. St. Odile menjadi kepala biara pertama di sana dan dimakamkan di kompleks biara tersebut saat ia meninggal. Biara tersebut telah mengalami sejumlah renovasi dan restorasi dari kerusakan hingga menjadi bangunan yang dapat dilihat hingga hari ini.

  5. 5. Penghasil anggur (wine) terkenal

    potret puncak Grand Ballon, yang merupakan puncak tertinggi Pegunungan Vosges
    potret puncak Grand Ballon yang merupakan puncak tertinggi Pegunungan Vosges (commons.wikimedia.org/Jörg Braukmann)

    Pegunungan Vosges yang salah satu bagiannya masuk ke dalam wilayah Alsace merupakan salah satu penghasil anggur (wine) terbaik di dunia. Sejumlah sumber informasi menuliskan, secara geografis, Pegunungan Vosges bertindak sebagai penghalang alami hujan dan angin laut dari arah barat. Hal tersebut menciptakan efek "bayangan hujan" atau "rain shadow" yang menjadikan lembah-lembah Pegunungan Vosges di wilayah Alsace menjadi salah satu wilayah terkering dan paling cerah di Prancis.

    Iklim yang unik tersebut dikombinasikan dengan tanah vulkanik yang subur memungkinkan buah anggur untuk matang sepenuhnya dengan ciri khas rasanya masing-masing. Beberapa merk wine yang terkenal dari wilayah Alsace ini adalah: Domaine Trimbach wine, Famille Hugel wine yang didirikan pada abad ke-17, Domaine Zind-Humbrecht, Domaine Weinbach dan Domaine Marcel Deiss.

    Bagaimana apakah kamu tertarik untuk berkunjung ke wilayah Pegunungan Vosges ini, ketika nanti ada kesempatan untuk berwisata ke Prancis?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More