7 Wisata Musim Dingin di Hokkaido yang Jauh Lebih Hemat daripada Sapporo

Banyak orang mengira winter di Hokkaido itu selalu Sapporo. Padahal, kamu bisa menikmati salju dengan nyaman di kota lain. Kalau kamu pintar memilih kota basis, biaya menginap jadi lebih ringan. Perjalanan juga terasa lebih santai tanpa mengurangi pengalaman.
Di luar Sapporo, kamu bisa menemukan festival salju besar dan suasana kota yang lebih tenang. Ada kota kanal yang romantis dan onsen untuk rehat total. Kamu juga bisa mengejar pengalaman melihat es laut yang langka. Berikut tujuh destinasi winter di Hokkaido yang lebih hemat dari Sapporo yang layak kamu coba.
1. Asahikawa

Asahikawa enak buat dijadikan basis karena pilihan akomodasinya variatif dan cenderung terjangkau. Banyak hotel bisnis yang praktis plus penginapan budget untuk yang mau lebih irit. Suasananya tidak sepadat kota wisata besar, jadi harga kamar sering lebih masuk akal, apalagi kalau sudah booking lebih awal. Di awal Februari, festival saljunya juga bisa jadi highlight perjalananmu.
Trik hematnya, menginap di Asahikawa dan gunakan siang hari untuk keliling spot salju di sekitar. Kamu tetap dapat pengalaman liburan musim dingin tanpa harus tinggal di area yang mahal. Perjalanan jadi lebih fleksibel karena kamu tidak mengejar jadwal ketat. Uang untuk makan dan belanja pun biasanya lebih terkontrol.
2. Otaru

Otaru punya suasana musim dingin yang romantis, terutama di kanal dan kota tua. Kota ini cocok buat kamu yang ingin menikmati suasana winter dengan santai. Dibanding kota besar, ritmenya terasa lebih ringan dan tenang. Awal sampai pertengahan Februari biasanya ada Otaru Snow Light Path yang membuat sudut kota terlihat hangat.
Kamu bisa datang ke Otaru untuk day trip kalau waktumu terbatas. Kalau ingin lebih puas, menginap semalam bisa jadi opsi terbaik. Agar hemat, fokus di area yang berdekatan dan pilih makan di tempat lokal. Otaru paling enak dinikmati pelan-pelan, bukan dengan mengejar banyak spot.
3. Obihiro dan Tokachigawa Onsen

Kalau kamu ingin musim dingin yang santai dan damai, Tokachi bisa jadi alternatif yang pas. Obihiro punya suasana kota yang rapi dan gampang dijelajahi, jadi enak untuk jadi base. Sementara Tokachigawa Onsen cocok saat kamu ingin fokus istirahat dan menghangatkan badan. Onsen ini terkenal dengan moor hot spring, yaitu air panas dari lapisan gambut kaya unsur organik yang memberi sensasi khas.
Budget terasa lebih ringan karena kamu tidak perlu itinerary yang padat. Kamu bisa jalani hari dengan makan enak, jalan santai, lalu berendam. Dengan jadwal seperti ini, kamu jarang perlu keluar ongkos tambahan untuk pindah pindah lokasi. Pengeluaran dadakan juga lebih mudah ditekan karena ritme liburan yang tenang.
4. Kushiro dan Lake Akan

Wilayah timur Hokkaido biasanya terasa lebih alami saat winter dan tidak terlalu ramai. Suasananya lebih tenang dibanding destinasi yang paling populer. Kushiro cocok jadi titik awal kalau kamu suka kota pelabuhan dan pemandangan luas. Dari Kushiro, kamu bisa lanjut ke Lake Akan untuk merasakan Hokkaido yang lebih hening dan dekat alam.
Di sekitar Lake Akan, aktivitas musim dingin yang sering dicari adalah memancing wakasagi di danau beku saat kondisi memungkinkan. Serunya, kamu tidak hanya melihat salju, tapi benar-benar beraktivitas di atas danau. Aktivitasnya sederhana, tapi memorable karena benar-benar berbeda. Setelahnya, kamu bisa menutup hari dengan berendam di onsen dan rileks.
5. Abashiri

Abashiri cocok buat kamu yang ingin merasakan musim dingin yang benar-benar berbeda. Daya tarik utamanya adalah drift ice di Laut Okhotsk yang bergerak pelan di permukaan laut. Musimnya biasanya hadir dari akhir Januari sampai sekitar Maret. Banyak orang mengejar momen terbaiknya di Februari, meski tetap tergantung kondisi alam.
Pengalaman yang paling ikonik di sini adalah naik kapal pemecah es Aurora saat musim drift ice. Dari sisi budget, Abashiri sering terasa lebih aman karena fokus wisatanya jelas dan tidak bikin kamu harus keliling banyak kota. Kamu cukup merencanakan rute yang simpel untuk mengejar highlight utamanya. Tetap cek jadwal operasional dan cuaca sebelum berangkat, karena kondisi es laut bisa berubah dari hari ke hari.
6. Hakodate

Hakodate pas buat kamu yang ingin winter trip versi santai dengan nuansa kota. Kota ini tidak sepadat pusat wisata besar, jadi suasananya lebih enak. Kamu bisa menikmati area pelabuhan, bangunan bersejarah, dan suasana malam yang fotogenik.
Supaya lebih hemat, pilih penginapan yang agak jauh dari pusat keramaian. Dari sana, kamu bisa mengandalkan bus atau tram untuk berkeliling. Banyak spot di Hakodate yang bisa ditempuh dengan jalan kaki atau perjalanan pendek. Biaya tentunya jadi lebih murah karena kamu tidak perlu sering naik naik transport jarak jauh. Hakodate cocok kalau kamu ingin menikmati suasana kota bersalju tanpa perlu dikejar itinerary ketat.
7. Biei dan Furano

Biei dan Furano cocok buat kamu yang mengejar pemandangan salju yang sinematik. Lanskapnya didominasi hamparan putih luas yang bikin foto terlihat bersih. Bukit-bukitnya landai, dan suasana pedesaannya terasa khas Hokkaido. Shirogane Blue Pond di Biei juga ramai saat musim dingin karena tampilannya terasa beda dari musim lain.
Banyak orang menghemat biaya dengan menjadikan Asahikawa sebagai base menginap. Dari sana kamu bisa pergi pagi, keliling Biei dan Furano, lalu balik sore atau malam. Cara ini membantu kamu menghindari harga penginapan yang cenderung lebih mahal dan cepat habis. Perjalanan jadi lebih efisien dan kamu tetap dapat hasil foto yang memuaskan.
Hokkaido punya banyak spot winter seru selain Sapporo. Kalau kamu memilih basis yang lebih hemat dan mengatur rute dengan cerdas, pengalaman saljunya tetap maksimal tanpa bikin kantong jebol. Tinggal pilih destinasi yang paling cocok dengan gaya liburanmu, lalu nikmati musim dingin Hokkaido dengan lebih santai dan efisien.


















